Virtual Address
Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo

Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat menyerang siapa saja. Lupus bisa menyerang berbagai bagian dan organ tubuh, mulai dari kulit, sel darah, sendi, ginjal, jantung, paru-paru, sumsum tulang belakang, hingga ke otak.
Meskipun lupus sudah cukup familiar di telinga, tapi tahukah Anda bahwa lupus memiliki beberapa jenis? Sangat penting untuk mengetahui jenis lupus, karena agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.
Lupus eritematosus sistemik merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Jenis lupus ini terjadi secara sistemik atau menyeluruh pada tubuh penderitanya, dan bisa menyerang berbagai organ, tapi paling sering terjadi pada sendi, ginjal, dan kulit. Gejala utama pada lupus sistemik ini adalah terjadinya inflamasi kronis pada organ-organ tersebut.
Jenis lupus ini merupakan lupus pada kulit yang dapat berdiri sendiri dan merupakan bagian dari SLE. CLE terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE), subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE), dan chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE).
Lupus eritematosus neonatal merupakan jenis lupus yang menyerang bayi baru lahir. Lupus ini akibat autoantibodi, yaitu anti-Ro, anti-La, dan anti-RNP. Ibu yang melahirkan bayi dengan lupus jenis ini belum tentu mengidap lupus juga. Namun, seorang ibu tidak perlu khawatir, karena lupus eritematosus neonatal ini biasanya hanya terjadi pada kulit saja dan akan menghilang dengan sendirinya.
Meskipun demikian, lupus jenis ini juga bisa menyebabkan congenital heart block, yaitu gangguan irama jantung pada bayi yang baru lahir. Namun, kondisi tersebut sangat jarang terjadi, dan bisa diatasi dengan pemasangan alat pacu jantung
Jenis obat-obatan tertentu bisa menimbulkan efek samping yang terlihat mirip dengan gejala lupus pada orang yang tidak mengidap SLE. Namun, jenis lupus ini hanya bersifat sementara dan akan menghilang dengan sendirinya beberapa bulan setelah mengonsumsi obat yang memicu gejala lupus tersebut dihentikan. Obat-obatan yang bisa menyebabkan jenis lupus ini, antara lain metildopa, D-penicillamine (obat untuk mengatasi keracunan logam berat), procainamide, serta minocycline (obat jerawat).