Virtual Address

Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo

Apa Itu Fobia: Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Pengobatannya

Seperti yang kita ketahui banyak diantara kita yang takut dengan tingkat level yang tinggi terhadap sesuatu atau disebut fobia, jadi sebenarnya apa itu fobia? Nahh untuk itu yuk simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Fobia

Fobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu. Ketakutan tersebut timbul saat menghadapi situasi, berada di suatu tempat, atau melihat hewan tertentu.

Beberapa fobia yang sering terjadi di antaranya adalah fobia ketinggian, hewan, jarum suntik, serta ruangan sempit. Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan bekerja atau dalam lingkungan sosial.

Gejala Fobia

Tanda dari fobia sesorang sangat mudah dikenali dengan melihat reaksi takut yang berlebihan ketika melihat objek atau menghadapi situasi tertentu seperti arachnophobia (takut melihat laba-laba).

Baca Juga  Yuk Lakukan Berbagai Aktivitas Ngabuburit yang Sehat!

Selain itu, fobia juga bisa disertai dengan serangan panik yang ditandai dengan bingung, pusing, mual, terasa sesak dan nyeri di dada, sesak napas, jantung berdekat cepat, gemetar, berkeringat, mulut terasa kering, menangis terus menerus, serta takut sendirian.

Penyebab Fobia

Penyebab fobia hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, diduga ada beberapa faktor yang dapat memicu fobia, di antaranya adalah:

  • Peristiwa traumatis atau pengalaman buruk di masa kecil.
  • Terjadi perubahan pada fungsi otak.
  • Genetik dan lingkungan. Misalnya, seseorang dibesarkan oleh orang tua yang sering mengalami kecemasan.

Diagnosis Fobia

Diagnosis fobia dapat ditetapkan dokter berdasarkan gejala-gejala yang mengarah pada kondisi tersebut, kemudian diperkuat oleh riwayat penyakit, riwayat penggunaan obat, serta riwayat kehidupan sosial.

Baca Juga  Perbedaan Kata Mudik dan Pulang Kampung

Pengobatan Fobia

Penanganan terhadap fobia dapat dilakukan melalui terapi psikologi dan obat-obatan. Salah satu terapi yang efektif adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini akan membantu  penderita mengubah cara pandang dan cara sikap terhadap suatu masalah. Ahli terapi akan membantu penderita mengatasi rasa takut melalui teknik pemaparan atau desentisasi.

Beberapa teknik terapi yang dipadukan dengan ditunjang oleh penerapan gaya hidup sehat (seperti istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan yang sehat secara teratur, dan rajin berolahraga) akan menunjukkan hasil yang lebih efektif.

Obat-obatan yang mungkin akan diresepkan dokter untuk meredakan gejala pobia adalah obat penghambat pelepasan serotonin(SSRIs), penghambat beta (beta blockers), dan Benzodiazepine. Benzodiazepine diberikan untuk mengatasi kecemasan yang parah. Pemberian benzodiazepine biasanya akan dikurangi secara bertahap seiring membaiknya kondisi untuk menghindari terjadinya ketergantungan.

Baca Juga  Cara Menumbuhkan Rambut Secara Alami