<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Sejarah &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/sejarah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jun 2023 17:14:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Sejarah &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengungkap Sejarah Touchscreen: Perjalanan Menuju Interaksi Modern</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-touchscreen</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-touchscreen#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OtoTekno]]></category>
		<category><![CDATA[Layar Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Layar HP]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Touchscreen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=5062</guid>
					<description><![CDATA[Teknologi touchscreen telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita saat ini. Layar sentuh telah mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat elektronik, mulai dari ponsel pintar hingga mesin ATM dan kios self-service. Namun, sedikit yang tahu tentang perjalanan panjang yang diambil oleh teknologi ini sebelum menjadi apa yang kita kenal hari ini. Dalam artikel ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Teknologi touchscreen telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita saat ini. Layar sentuh telah mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat elektronik, mulai dari ponsel pintar hingga mesin ATM dan kios self-service. Namun, sedikit yang tahu tentang perjalanan panjang yang diambil oleh teknologi ini sebelum menjadi apa yang kita kenal hari ini. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah touchscreen dan melihat bagaimana inovasi yang luar biasa membawa kita ke era interaksi modern.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Awal Mula</h2>
<p>Konsep dasar dari touchscreen pertama kali muncul pada tahun 1960-an. Bentuk awal dari teknologi ini menggunakan sensor tekanan dan penalaran optik untuk mendeteksi sentuhan. Pada tahun 1965, E.A. Johnson dari Royal Radar Establishment, Inggris, mematenkan ide penggunaan sensor tekanan untuk mengenali gerakan pada layar. Ini merupakan langkah awal penting dalam perkembangan touchscreen.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Perkembangan Layar Sentuh Resisitif</h2>
<p>Pada tahun 1970-an, perusahaan-perusahaan seperti Elographics dan IBM memperkenalkan layar sentuh resisitif. Teknologi ini menggunakan lapisan tipis yang terdiri dari dua lapisan konduktif yang dipisahkan oleh bahan non-konduktif. Ketika tekanan diterapkan pada layar, dua lapisan konduktif tersebut bersentuhan, menghasilkan sinyal yang dapat diinterpretasikan oleh komputer. Layar sentuh resisitif adalah salah satu teknologi touchscreen pertama yang umum digunakan dalam aplikasi komersial.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Era Layar Sentuh Kapasitif</h2>
<p>Pada tahun 2007, perkenalan iPhone oleh Apple membawa perubahan revolusioner dalam teknologi touchscreen. iPhone menggunakan layar sentuh kapasitif yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat hanya dengan menggunakan ujung jari mereka, tanpa perlu menerapkan tekanan yang signifikan. Teknologi ini berdasarkan pada kemampuan lapisan konduktif untuk mendeteksi perubahan medan elektrostatik ketika ada sentuhan.</p>
<p>Layar sentuh kapasitif memiliki keuntungan yang signifikan dibandingkan dengan teknologi sebelumnya. Mereka memberikan respons yang lebih cepat, lebih akurat, dan memiliki tingkat ketahanan yang lebih tinggi terhadap goresan dan deformasi fisik. Inovasi ini memicu popularitas smartphone dan perangkat elektronik lainnya yang menggunakan touchscreen kapasitif.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Perkembangan Lebih Lanjut: Multi-Touch dan Gestur</h2>
<p>Setelah kesuksesan iPhone, teknologi touchscreen terus berkembang dengan cepat. Inovasi terbesar selanjutnya adalah pengenalan kemampuan multi-touch dan pengenalan gestur. Multi-touch memungkinkan pengguna untuk menggunakan lebih dari satu jari untuk mengoperasikan layar secara bersamaan, seperti melakukan zoom in atau out dengan menggesekkan jari pada layar. Sementara itu, pengenalan gestur memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat melalui gerakan tangan, seperti menggoyangkan perangkat untuk memuat ulang halaman web.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Penerapan di Berbagai Sektor</h2>
<p>Dengan berkembangnya teknologi touchscreen, penggunaan layar sentuh semakin meluas di berbagai sektor. Mereka digunakan dalam industri otomotif, sistem navigasi, mesin ATM, kios self-service, perangkat medis, dan banyak lagi. Dalam beberapa tahun terakhir, bahkan kita telah melihat pengembangan layar sentuh fleksibel dan transparan yang membuka pintu bagi inovasi lebih lanjut di masa depan.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>
<p>Sejarah teknologi touchscreen telah melalui perjalanan yang panjang dan menarik. Dari konsep awal sensor tekanan hingga pengenalan layar sentuh kapasitif dan fitur multi-touch, inovasi terus mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat elektronik. Layar sentuh telah membawa kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi dalam hidup kita sehari-hari. Dengan terus berkembangnya teknologi, kita dapat berharap melihat lebih banyak inovasi yang menarik dan membuat interaksi manusia dengan perangkat semakin mudah dan intuitif di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-touchscreen/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Amal Internasional, Sejarah dan Perayaannya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/hari-amal-internasional</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/hari-amal-internasional#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 May 2022 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Amal]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4919</guid>
					<description><![CDATA[Hari Amal Internasional – Tahukah Anda bahwa tanggal 5 September adalah&#160;hari spesial&#160;dan istimewa? Sejarah hari ini, 5 september ditandai sebagai Hari Amal Internasional atau&#160;International Day of Charity. Pada hari ini memungkinkan semua orang menjangkau dan membantu mereka yang membutuhkan dukungan dan bantuan dari kita. Yuk simak sejarah, perayaan dan cara donasi online pada&#160;Hari Amal Internasional! [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Hari Amal Internasional </strong>– Tahukah Anda bahwa tanggal 5 September adalah&nbsp;hari spesial&nbsp;dan istimewa? Sejarah hari ini, 5 september ditandai sebagai Hari Amal Internasional atau&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Amal_Internasional" rel="nofollow noopener" target="_blank">International Day of Charity</a>. Pada hari ini memungkinkan semua orang menjangkau dan membantu mereka yang membutuhkan dukungan dan bantuan dari kita. Yuk simak sejarah, perayaan dan cara donasi online pada&nbsp;Hari Amal Internasional!</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-1">Sejarah Hari Amal</h2>
<p>Hari Amal Internasional atau International Day of Charity dirayakan pada tanggal 5 September setiap tahun. Tepat tahun 2012, Perayaan ini dinyatakan secara resmi oleh Majelis Umum PBB.</p>
<p>Pada tahun 2011, masyarakat sipil Hongaria berinisiatif mendirikan Hari Amal Internasional dengan dukungan dari Parlemen Hongaria dan Pemerintah.</p>
<p>Kenapa tanggal 5 September?</p>
<p>Alasan memilih tanggal 5 September adalah untuk memperingati hari ulang tahun meninggalnya Bunda Teresa (penerima Hadiah Nobel Permadamaian tahun 1979). Bunda Teresa yang bekerja tanpa lelah dalam mengatasi kemiskinan, kesusahan, penderitaan orang-orang termiskin di dunia.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-2">Perayaan Hari Amal</h2>
<p>Hari Amal Internasional ini diperingati untuk meningkatkan tanggung jawab sosial di antara kita semua. Meningkatkan solidaritas dan dukungan publik untuk tujuan beramal bagi sesama.</p>
<p>Sejarah hari ini, menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk mengadakan acara amal dan membantu mereka yang sedang kesusahan.</p>
<p>Pada hari ini, PBB mengundang semua negara anggota, berbagai organisasi, komunitas sosial dan kita semua warga negara untuk merayakan dengan berkontribusi dengan cara apapun yang kita bisa. PBB juga menyarakan untuk melakukan sumbangan amal, peduli pendidikan dan mengadakan kegiatan tentang pentingnya beramal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/hari-amal-internasional/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Aksara Internasional, 8 September 1967</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/hari-aksara-internasional</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/hari-aksara-internasional#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 May 2022 10:23:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Aksara]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4914</guid>
					<description><![CDATA[Hari Aksara Internasional &#8211; Tahukah Anda bahwa hari ini, 8 september adalah hari spesial dalam dunia literasi? UNESCO menetapkan tanggal 8 September sebagai peringatan Hari Aksara/Literasi Internasional (International Literacy Day). Hari aksara/literasi pertama kali dirayakan pada tanggal 8 September 1967. Sejarah hari ini, mengajarkan tentang pentingnya melek huruf bagi individu, komunitas dan masyarakat di seluruh dunia. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Hari Aksara Internasional</strong> &#8211; Tahukah Anda bahwa hari ini, 8 september adalah hari spesial dalam dunia literasi? UNESCO menetapkan tanggal 8 September sebagai peringatan Hari Aksara/Literasi Internasional (International Literacy Day). </p>
<p>Hari aksara/literasi pertama kali dirayakan pada tanggal 8 September 1967. Sejarah hari ini, mengajarkan tentang pentingnya melek huruf bagi individu, komunitas dan masyarakat di seluruh dunia. Mari kita baca lebih lanjut tentang pentingnya Hari Aksara/Literasi Internasional, sejarah dan perayaannya!</p>
<p><a href="/">Hari Literasi Internasional</a> dirayakan pada tanggal 8 September setiap tahun di seluruh dunia. Perayaan hari spesial ini untuk mempromosikan dan mendukung pengembangan literasi dan keterampilan khususnya membaca dan menulis. Dengan adanya perayaan hari spesial ini, siapapun berhak memiliki akses terhadap pendidikan yang berkualitas dan mendapatkan peluang belajar yang layak.</p>
<p>Selain itu, perayaan hari literasi sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dunia akan masalah-masalah pendidikan yang dihadapi oleh orang-orang di seluruh dunia. Sehingga perayaan ini menjadi salah satu bentuk dukungan kampanye yang membantu meningkatkan melek huruf untuk semua orang.LihatDaftar Isi</p>
<h2 class="wp-block-heading">Hari Aksara 2019: Literacy &amp; Multilingualism</h2>
<p>Tema hari aksara/literasi pada tahun 2019 adalah&nbsp;<strong>Literacy and Multilingualism</strong>. Kita tahu bahwa dengan kemajuan setiap negara masih ada tantangan tentang dunia literasi. Hal ini terlihat tidak meratanya akses pendidikan di berbagai negara termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, perlu untuk fokus terhadap&nbsp;<strong>keragaman linguistik</strong>&nbsp;dalam pendidikan dan pengembangan literasi untuk mengatasi tantangan dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Pada tahun 2018 tema hari aksara/literasi adalah&nbsp;<strong>Literacy and Skills Development</strong>. Hal ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan terpadu yang secara bersamaan mendukung pengembangan literasi dan keterampilan. Sehingga dapat meningkatkan kehidupan dan pekerjaan orang dan dapat berkontribusi pada masyarakat yang adil dan berkelanjutan.</p>
<p>Pada tahun 2018 juga fokus pada berbagai keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk pekerjaan maupun karier, terutama keterampilan teknis, kejuruan dan keterampilan digital.</p>
<p>Kita tahu bahwa hari spesial ini, hari aksara/literasi adalah bagian dari program PBB yang bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan. Salah satu target tujuan PBB adalah memastikan semua orang (khususnya pemuda) mendapatkan akses pendidikan yang setidaknya mereka dapat membaca, menulis dan berhitung. Sehingga orang-orang (dewasa) yang tidak memiliki keterampilan dan peluang ini juga disediakan dan mereka bisa mendapatkan akses pendidikan yang sama.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Sejarah Hari Aksara</h2>
<p>Pada tanggal 26 Oktober 1966, UNESCO mengumumkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional. Hal itu bertujuan untuk memerangi masalah buta huruf di seluruh dunia. Begitu juga, hari literasi bertujuan untuk mempromosikan literasi sebagai alat yang dapat memberdayakan individu maupun seluruh masyarakat di dunia.</p>
<p>Oleh karena itu, banyak orang di seluruh dunia yang akan mendapatkan peluang kerja dan dapat meningkatkan kehidupan mereka.</p>
<p>Nah gagasan Hari Aksara Internasional ini lahir di Konferensi Dunia Menteri Pendidikan tentang pemberantasan buta aksara yang di adakan di Teheran (ibu kota Iran) tahun 1965. Kemudian pada tahun 2015, hari spesial dan bersejarah ini diadopsi sebagai bagian dari program pembangunan berkelanjutan PBB.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Kenapa Hari Aksara Penting?</h2>
<p>Tema hari literasi internasional selalu berbeda setiap tahun. Hal ini bertujuan sebagai perhatian terhadap literasi dalam segala bentuknya di dunia yang terus berubah. Karena kita semua tahu bahwa tanpa melek huruf, kita tidak bisa membuat perubahan di dunia dan juga tidak bisa memperbaiki dan meningkatkan kehidupan kita.</p>
<p>Menurut UNESCO, Literasi adalah “obat terbaik” dan menjadi kunci bagi hak semua orang untuk mendapatkan pendidikan. Hal itu selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan UNESCO, yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan, ketidaksetaraan dan meningkatkan tingkat melek huruf di seluruh dunia.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Alasan Hari Literasi dirayakan</h2>
<p>Jika makanan itu penting untuk hidup dan sukses, begitu juga melek huruf penting bagi semua orang. Perayaan hari literasi sebagai bentuk perhatian terhadap dunia literasi dan salah satu program pembangunan sosial dan manusia.</p>
<p>Begitu juga, literasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan status keluarga. Oleh karena itu, hari spesial ini dirayakan untuk mendorong orang-orang menuju pendidikan berkelanjutan dan memahami tanggung jawab mereka untuk keluarga, masyarakat dan negara.</p>
<p>UNESCO juga terus menjadi pemeran utama dalam meningkatkan literasi duni dan mempromosikan Hari Literasi Internasional kepada pemerintah, komunitas dan masyarakat. Melalui tema dan beberapa program, UNESCO bertujuan untuk menyoroti peran literasi dan pengembanguan keterampilan dalam konteks dunia yang selalu berubah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/hari-aksara-internasional/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkembangan dan Sejarah Bola Voli di Indonesia</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/perkembangan-dan-sejarah-bola-voli-di-indonesia</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/perkembangan-dan-sejarah-bola-voli-di-indonesia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2022 15:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Bola Voli Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PBVSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4891</guid>
					<description><![CDATA[Sejarah Bola Voli di Indonesia &#8211; Seperti yang sudah diketahui bahwa saat ini perkembangan salah satu cabang olahraga spesial di indonesia yang sedang naik daun yaitu bola voli, lalu pernahkah anda berfikir mengenai sejarah bola voli? Apakah anda berfikir bahwa bola voli dari dulu ya seperti itu sudah, baik sebagai manusia yang hebat alangkah baiknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sejarah Bola Voli di Indonesia</strong> &#8211; Seperti yang sudah diketahui bahwa saat ini perkembangan salah satu cabang olahraga spesial di indonesia yang sedang naik daun yaitu bola voli, lalu pernahkah anda berfikir mengenai sejarah bola voli?</p>
<p>Apakah anda berfikir bahwa bola voli dari dulu ya seperti itu sudah, baik sebagai manusia yang hebat alangkah baiknya kita lihat bersama bagaimana sejarah bola voli ini ya.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-1">Awal 9 Februari 1985</h2>
<p>Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama ation) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di HolyokeMintonette.</p>
<p>Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Educ, Massachusetts (Amerika Serikat).</p>
<p>William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942.</p>
<p>YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus.</p>
<p>Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William<br>Setelah bertemu dengan James Naismith.</p>
<p>(seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939) Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette.</p>
<p>Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani.</p>
<p>William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith.</p>
<p>Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan.</p>
<p>Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball).</p>
<p>Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-2">Mulai di sebut Volley Ball</h2>
<p>Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School.</p>
<p>Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committe of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru.</p>
<p>Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.</p>
<p>Kedua tim tersebut diketuai oleh seorang Mayor dan Kepala pasukan pemadam kebakaran Holyoke. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa.</p>
<p>Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut.</p>
<p>Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-3">Demonstrasi pertandingan bola voli pertama</h2>
<p>Demonstrasi pertandingan yang dibawakan oleh kedua tim, serta penjelasan yang telah disampaikan oleh Morgan-pun telah membawa sebuah perubahan pada Mintonette.</p>
<p>Perubahan pertama yang terjadi pada permainan tersebut terjadi pada namanya. Atas saran dari Profesor Alfred T. Halstead yang juga menyaksikan dan memperhatikan demonstrasi serta penjelasan Morgan, nama Mintonette-pun berubah menjadi Volleyball (bola voli).</p>
<p>Dengan seiring berkembangnya <a href="https://santuynesia.com/alat-komunikasi-tradisional-dan-modern" target="_blank" data-type="post" data-id="3727" rel="noreferrer noopener nofollow">telekomunikasi</a> dan informasi di dunia maka cabang olah raga bola voli ini menjadi booming dikalangan pemuda.</p>
<p>Pemilihan nama Volleyball sebagai pengganti Mintonette-pun tidak dilakukan dengan tanpa pertimbangan.</p>
<p>Nama Volleyball dipilih berdasarkan gerakan-gerakan utama yang terdapat pada permainan tersebut, yaitu gerakan memukul bola sebelum bola tersebut jatuh ke tanah (volley).</p>
<p>Pada awalnya, nama Volleyball-pun dieja secara terpisah (dua kata), yaitu “Volley Ball”. Kemudian pada tahun 1952, Komite Administratif USVBA (United States Volleyball Association) memilih untuk mengeja nama tersebut dalam satu kata, yaitu “Volleyball”.</p>
<p>USVBA adalah persatuan olahraga bola voli yang terdapat di Amerika Serikat. Asosiasi ini pertama kali didirikan pada tahun 1928, dan pada saat ini USVBA lebih dikenal dengan nama USAV (USA Voleyball).</p>
<p>Setelah demonstrasi tersebut, komite YMCA berjanji untuk mempelajari peraturan-peraturan permainan yang telah ditulis dan diserahkan ke Morgan.</p>
<p>Beberapa peraturan yang pertama kali ditulis oleh Morgan adalah penggunaan net setinggi 6 feet 6 inch (ukuran ini disesuaikan dengan tinggi rata-rata orang Amerika yang pada abad ke-19 tersebut ternyata lebih pendek), lapangan berukuran 7.6 x 15.2 m2, dan dimainkan oleh beberapa orang pemain.</p>
<p>Dalam peraturan lama tersebut, permainan terbagi atas sembilan babak. Pada setiap babak, masing-masing tim memperoleh kesempatan untuk melakukan servis (memukul bola di awal permainan/pukulan bola pertama).</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-4">Perkembangan Bola Voli di Indonesia</h2>
<p>Sejarah bola voli di Indonesia bermula sejak tahun 1982 pada zaman penjajahan Belanda. Guru-guru pendidikan jasmani didatangkan dari Negeri Belanda untuk mengembangkan olahraga umumnya dan bola voli khususnya.</p>
<p>Di samping guru-guru pendidikan jasmani, tentara Belanda banyak andilnya dalam pengembangan permainan bola voli di Indonesia.</p>
<p>Terutama dengan bermain di asrama-asrama, dilapangan terbuka dan mengadakan pertandingan antar kompeni Belanda sendiri.</p>
<p>Permainan bola voli di Indonesia sangat pesat di seluruh lapisan mayarakat, sehingga timbul klub – klub di kota besar di seluruh Indonesia.</p>
<p>Dengan dasar itulah maka pada tanggal 22 januari 1955 PBVSI (persatuan bola voli seluruh indonesia) didirikan di Jakarta bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama.</p>
<p><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Bola_Voli_Seluruh_Indonesia" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">PBVSI</a> sejak itu aktif mengembangkan kegiatan-kegiatan baik ke dalm maupun ke luar negeri sampai sekarang.</p>
<p>Perkembangan permainan bola voli sangat menonjol saat menjelang Asian Games IV 1962 dan Ganefo I 1963 di Jakarta, baik untuk pria maupun untukwanitanya.</p>
<p>Pertandingan bola voli masuk acara resmi dalam PON II 1951 di Jakarta dan POM I di Yogyakarta tahun 1951. setelah tahun 1962 perkembangan bnola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan banyaknya klub-klub bola voli di seluruh pelosok tanah air.</p>
<p>Hal ini terbukti pula dengan data-data peserta pertandingan dalam kejuaran nasional. PON dan pesta-pesta olahraga lain, di mana angka menunjukkan peningkatan jumlahnya.</p>
<p>Boleh dikatakan sampai saat ini permainan bola voli di Indonesia menduduki tempat ketiga setelah sepak bola dan bulu tangkis.</p>
<p>Untuk pertama kalinya dalam sejarah perbolavolian Indonesia, PBVSI telah dapat mengirimkan tim bola voli yunior Indonesia ke kejuaraan Dunia di Athena Yunani yang berlangsung dari tanggal 3-12 september 1989.</p>
<p>Tim bola voli yunior putra Indonesia ini dilatih oleh Yano Hadian dengan dibantu oleh trainer Kanwar, serta pelatih dari Jepang Hideto Nishioka.</p>
<p>Sedangkan pelatih fisik diserahkan kepada Engkos Kosasih dari bidang kepelatihan PKON (pusat kesehatan olahraga nasional) KANTOR MENPORA.</p>
<p>Sehingga dari sini anda akan memahami bagaimana sejarah bola voli mulai dari awal penemuan dan pendirian bola voli di dunia.</p>
<p>Yang mana kemudian bisa menjadi sejarah bola voli di indonesia, ini membuktikan bahwa bola voli di indonesia memiliki respon yang bagus. Lalu bagaimanakah anda dengan bola voli di indonesia?</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/perkembangan-dan-sejarah-bola-voli-di-indonesia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah dan Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an, Malam Ke 17 Ramadhan</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-dan-keutamaan-malam-nuzulul-quran</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-dan-keutamaan-malam-nuzulul-quran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Nuzulul Qur&#039;an]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4830</guid>
					<description><![CDATA[Pada&#160;bulan ramadhan&#160;terdapat salah satu malam istimewa yang keutamaannya tiada tara dari pada seribu bulan, apakah itu? Itu adalah malam Nuzulul Qur’an, berikut ini adalah penjelasan mengenai Sejarah dan keutamaan Nuzulul Qur’an berdasarkan beberapa Hadist dan ayat Al qur’an. Pada bulan ramadhan memperingati malam nuzulul quran yaitu pada malam ke 17 ramadhan dimana pada malam itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada&nbsp;<a href="https://santuynesia.com/manfaat-salat-tarawih-bagi-kesehatan" data-type="post" data-id="4750" rel="nofollow noopener" target="_blank">bulan </a><a href="https://santuynesia.com/manfaat-salat-tarawih-bagi-kesehatan" target="_blank" data-type="post" data-id="4750" rel="noreferrer noopener nofollow">ramadhan</a>&nbsp;terdapat salah satu malam istimewa yang keutamaannya tiada tara dari pada seribu bulan, apakah itu? Itu adalah malam Nuzulul Qur’an, berikut ini adalah penjelasan mengenai Sejarah dan keutamaan Nuzulul Qur’an berdasarkan beberapa Hadist dan ayat Al qur’an.</p>
<p>Pada bulan ramadhan memperingati malam nuzulul quran yaitu pada malam ke 17 ramadhan dimana pada malam itu adalah malam awal dirunkannya Al Qur’an ke dunia, berikut ini Sejarah dan keutamaan nuzulul qur’an.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-1">Pengertian Malam Nuzulul Qur’an<img decoding="async" src="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002645-300x169.jpg" alt=""></h2>
<p>Menurut bahasa pengertian Nuzulul Quran ialah suatu peristiwa penting pada saat diturunkannya Al-Quran kepada Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril dengan berangsur-angsur berawal dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah yang berkisar sekitar 22 Tahun 2 bulan 22 Hari.</p>
<p>Didalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 185 menerangkan bahwa kalangan ulama sepakat berpendapat bahwa jatuh pada bulan Ramadhan. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran Q.S Al Baqarah ayat 185 sebagai berikut.</p>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);letter-spacing:1px">شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ</p>
<p><strong>Artinya :</strong></p>
<p><em>(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.</em>&nbsp;<strong>(Q.S Al Baqarah :185)</strong></p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-2">Sejarah Turunnya Al Qur’an (Nuzulul Qur’an)<img decoding="async" srcset="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002751-300x200.jpg 300w, https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002751.jpg 576w" src="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002751-300x200.jpg" alt=""></h2>
<p>Menurut sejarah islam Al – Qur’an diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Muhammad SAW di Gua Hiro, Mekkah, Arab Saudi. Setelah itu Alquran turun berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun. Sebagian meriwayatkan Alquran turun selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.</p>
<p>Selama itu, Alquran difirmankan Allah kepada Muhammad sebanyak 30 juz atau 114 surat atau sekitar 6666 ayat. Alquran turun di dua tempat, yaitu di Mekkah (yang kemudian ayatnya disebut Makkiyah) dan Madinah (disebut ayat Madaniyah).</p>
<p>Wahyu pertama yang turun adalah Surat Al ‘Alaq ketika Nabi Muhammad berusia 40 tahun pada tanggal 17 Ramadhan di Gua Hira. Wahyu yang selanjutnya di turunkan jedanya selama 3 tahun.</p>
<p>Berdasarkan sejarah lokasi penurunannya di bagi menjadi dua, yaitu di Makkah dengan jumlah 86 surat yang diturunkan selama 13 tahun, dan digolongkan ke dalam surat Makiyyah. Serta di Madinah dengan jumlah 28 surat yang diturunkan selama 10 tahun dan di golongkan ke dalam surat Madaniyyah.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-3">Sejarah Periodisasi diturunkannya Al Quran (Nuzulul Qur’an)<img decoding="async" srcset="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003448-300x200.jpg 300w, https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003448.jpg 576w" src="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003448-300x200.jpg" alt=""></h2>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-4">Periode Makkah pertama</h3>
<p>Pada periode mekkah pertama berjalan selama 4 sampai dengan 5 tahun. Pada masa ini, dakwah Islam masih terbatas pada ruang lingkup yang kecil, dan ayat yang diturunkan pun pada umumnya membahas tentang pelajaran bagi Rasulullah untuk membentuk kepribadiannya, pembahasan tentang dasar-dasar akhlak Islamiyah, pengetahuan tentang sifat Allah serta bantahan mengenai pandangan hidup di masyarakat Jahiliyah kala itu.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-5">Periode Makkah kedua</h3>
<p>Pada periode Makkah kedua berlangsung selama 4 sampai dengan 9 tahun. Pada masa ini dakwah Islam sudah mulaiterbuka. Masyarakat Makkah sudah mulai berfikir untuk menghalangi dakwah.</p>
<p>Ayat-ayat yang diturunkan pada masa ini umumnya tentang kewajiban sebagai seorang muslim, pembaasan tentang ke esaan Allah, pembahasan tentang hari kiamat, serta ancaman dan kecaman kepada orang musyrik yang mempunyai prilaku buruk.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-6"><strong>Periode Madinah</strong></h3>
<p>Pada periode Madinah terjadi selama 10 tahun. Saat itu Rasulullah mulai hijrah dari Makkah ke Madinah, dan masyarakat sekitar mulai terbentuk keimanannya. Disana, masyarakat Yahudi dan Islam hidup berdampingan, namun seiring berjalannya waktu, kaum Yahudi pun mulai ikut menentang dakwah Nabi Muhammad SAW.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-7">Keutamaan pada Malam Nuzulul Qur’an<img decoding="async" srcset="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002845-300x186.jpg 300w, https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002845.jpg 320w" src="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_002845-300x186.jpg" alt=""></h2>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-8">1. Lailatul Qadar adalah Malam Nuzulul Qur’an</h3>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);letter-spacing:1px">إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْر</p>
<p>“Kami telah menurunkan Al Qur’an ini pada malam ‘Lailatul Qadar’.”&nbsp;<strong>(QS Al Qadr: 1).</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-9">2. Ibadah pada Malam Nuzulul Qur’an adalah Lebih Baik dari 1000 Bulan</h3>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);letter-spacing:1px">لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْر</p>
<p>“Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.”&nbsp;<strong>(Al Qadr: 3).</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-10">3. Para Malaikat dan Jibril Turun untuk Mengatur Segala Urusan</h3>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);letter-spacing:1px">تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ</p>
<p>“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”&nbsp;<strong>(Al Qadar: 4).</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-11">4. Nuzulul Qur’an&nbsp;adalah Malam Kesejahteraan</h3>
<p>Para malaikat pun memberikan salam kepada kaum Mukminin mereka sampai terbit fajar.</p>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);">سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ</p>
<p>“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”&nbsp;<strong>(Al Qadar: 5)</strong>.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-12">5. Nuzulul Qur’an adalah Malam yang Penuh Berkah</h3>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);">إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ</p>
<p>“Kami telah menurunkan Al-Qur’an ini pada malam yang penuh berkah.”&nbsp;<strong>(QS Ad Dukhan: 2)</strong>.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-13">6. Nuzulul Qur’an adalah Malam Penetapan Takdir Seluruh Makhluk dalam satu tahun</h3>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);">فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ</p>
<p>“Pada malam itu ditetapkan segala urusan yang penuh hikmah.”&nbsp;<strong>(QS Ad Dukhan: 3).</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-14">7. Allah akan mengampuni Dosa di Masa Lalu</h3>
<p>Akan Allah ampuni Dosa – Dosa dimasa lampau bagi orang yang beribadah pada malam Nuzulul Qur’an dengan Ikhlas dan Iman. Dalilnya adalah sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam:</p>
<p class="has-text-align-right" style="font-size:clamp(14.642px, 0.915rem + ((1vw - 3.2px) * 0.575), 22px);">مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَاًبا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ</p>
<p>“Barang siapa yang bangun (untuk beribadah) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan keikhlasan, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.”&nbsp;<strong>(HR Bukhari dan Muslim)</strong></p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-15">Ibadah yang di utamakan di Malam Nuzulul Qur’an<img decoding="async" srcset="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003256-300x169.jpg 300w, https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003256-700x394.jpg 700w, https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003256.jpg 768w" src="https://web.archive.org/web/20210228090621im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/20200504_003256-300x169.jpg" alt=""></h2>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-16">1. Membaca Al Qur’an</h3>
<p>Sebagaimana disampaikan oleh Sahabat Abdullah bin Abbas yang diriwayatkan oleh Bukhari, “Dahulu, Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah SAW pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Al Quran bersamanya.”&nbsp;<strong>(H.R Bukhori)</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-17">2. Mentadabur Al Qur’an</h3>
<p>Rasulullah SAW pun mengajarkan para umat muslim untuk mempelajari arti dan makna setiap ayat yang tertulis pada lembarannya. Inilah yang dimaksud dengan tadabur Quran.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-18">3. Shalat Lail atau Shalat Malam</h3>
<p>Sebagaimana Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah, “Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”&nbsp;<strong>(H.R Bukhori)</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-19">4. I’tikaf atau Berdiam Diri</h3>
<p>Berdiam diri disini bukan berarti kamu hanya termenung dan tidak melakukan apa-apa. Kamu bisa menunaikan salat sunah dua rakaat, melanjutkan membaca Al Quran, mempelajari maknanya, mempelajari tajwid, atau berzikir dan berdoa memohon ampunan atau apa saja yang sedang kamu fikirkan.</p>
<p>Demikianlah Sejarah dan keutamaan Nuzulul Qur’an yang dapat saya paparkan semoga dalam Nuzulul Qur’an nanti kita sama – sama mendapat pahala berdasarkan sejarah dan keutamaan Nuzulul Qur’an, selamat beribadah dan semoga artikel Sejarah dan Keutamaan nuzulul qur’an ini bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-dan-keutamaan-malam-nuzulul-quran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan Hari Raya dan Sejarah Kenaikan Isa Al Masih</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-kenaikan-isa-al-masih</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-kenaikan-isa-al-masih#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 06:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Isa Al Masih]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4823</guid>
					<description><![CDATA[SantuyNesia &#8211; Salah satu peringatan Hari Besar agama Kristen teradapat beberapa perayaan terkhusus adalah perayaan Hari Besar Sejarah Kenaikan Isa Al Masih, yang akan di bahas selain kebiasaan – kebiasaan Gereja Kristen maupun Protestan yang di rayakan serta di bahasa pula sejarah kenaikan isa Al Masih dibawah ini. Siapakah Isa Al Masih? Yesus dari Nazaret atau Yesus Kristus, adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="/">SantuyNesia</a></strong> &#8211; Salah satu peringatan Hari Besar agama Kristen teradapat beberapa perayaan terkhusus adalah perayaan Hari Besar Sejarah Kenaikan Isa Al Masih, yang akan di bahas selain kebiasaan – kebiasaan Gereja Kristen maupun Protestan yang di rayakan serta di bahasa pula sejarah kenaikan isa Al Masih dibawah ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-1">Siapakah Isa Al Masih?</h2>
<p>Yesus dari Nazaret atau Yesus Kristus, adalah tokoh utama Kekristenan. Menurut ajaran sebagian besar denominasi Kristen, Yesus dipandang sebagai Putra Allah (Anak Allah). Umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah Mesias (atau Kristus, Yang Diurapi) yang dinantikan.</p>
<p>Kebanyakan akademisi sepakat bahwa Yesus adalah orang Galilea, rabi Yahudi yang mewartakan pesannya secara lisan, dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, dan disalibkan sesuai perintah Prefek Romawi Pontius Pilatus.</p>
<p>Dalam Islam, Yesus (umumnya ditransliterasikan sebagai Isa) dipandang sebagai Al-Masih (Mesias) dan salah satu nabi Allah yang penting. Menurut umat Muslim, Yesus merupakan seorang pembawa kitab suci dan dilahirkan dari seorang perawan, namun bukan Putra Allah. Bagi sebagian besar kalangan Muslim, Yesus tidak disalibkan tetapi secara jasmani diangkat ke Surga oleh Allah.</p>
<p>Sitem yudaisme menolak mereka berkeyakinan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan, dengan alasan bahwa kematian Yesus di kayu salib menandakan bahwa ia ditolak oleh Allah dan kebangkitannya adalah suatu legenda Kristen.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-2">Peristiwa Kenaikan Yesus Kristus</h2>
<p>Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, di mana disaksikan oleh murid-murid-Nya, Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan, seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.</p>
<p>Selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya pada hari Minggu (yaitu 3 hari sesudah kematian-Nya di atas kayu salib), Yesus menunjukkan diri-Nya kepada para murid, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Yesus berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.</p>
<p>Injil Markus, Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul mencatat peristiwa kenaikan ini secara eksplisit. Injil Matius dan Injil Yohanes tidak menyebutkan secara jelas, melainkan hanya merujuknya.</p>
<p>Markus mencatat bahwa sesudah Tuhan Yesus menyampaikan pesan-pesan terakhir kepada murid-murid-Nya, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.&nbsp;<strong>(Markus 16:19)</strong></p>
<p>Lukas mencatat: Yesus membawa mereka ke luar kota Yerusalem sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.&nbsp;<strong>(Lukas 24:50-52)</strong></p>
<p>Matius 26:64 – Jawab Yesus: “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.” <strong>(Matius 26:64)</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-3">Kronologi Kenaikan Isa Al Masih</h3>
<p>Pada hari kenaikan-Nya, ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang—demikian kata-Nya–“telah kamu dengar daripada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”</p>
<p>Percakapan ini rupanya berlanjut sambil berjalan ke luar kota Yerusalem ke arah Betania di sebelah timur.</p>
<p>Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”</p>
<p>Jawab Yesus: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”</p>
<p>Kisah Para Rasul mencatat: Sesudah Yesus mengatakan kata-kata terakhirnya, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.</p>
<p>Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.”&nbsp;<strong>(Kisah Para Rasul 1:9-11)</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="rtoc-4">Lokasi Kenaikan Isa Al Masih</h3>
<p>Beberapa kita injil debagai rujukan dimana tempat Isa Al Masih diangkat ke langit, berikut ini beberapa rujukan tempat dimana Peristiwa Sejarah Kenaikan Isa Al Masih.</p>
<ol class="wp-block-list"><li>Di luar kota Yerusalem, dekat Betania, di bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya “seperjalanan Sabat” jauhnya dari Yerusalem. “Seperjalanan Sabat” itu berjarak kira-kira 2000 langkah atau sekitar 1,5 km (1 mil).</li><li>Sejarah kenaikan ini bukan di dalam kota Betania, yang terletak di sebelah timur Bukit Zaitun, kira-kira 3 kilometer (2 mil) di timur Yerusalem.</li><li>Bukit Zaitun (bahasa Inggris: Mount Olivet atau Mount Olive) terdiri dari 3 puncak yang memanjang sekitar 2 kilometer (1,5 mil).</li><li>Gereja “Church of the Holy Ascension” pernah didirikan di sana, sebelum direbut oleh Saladin tahun 1187 dan diubah menjadi masjid “Kapel Kenaikan” (Chapel of Ascension) sampai sekarang. Menurut tradisi, ini adalah tempat kenaikan Yesus.</li></ol>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-5">Keajaiban yang Terjadi Pasca Kenaikan Isa Al Masih</h2>
<ol class="wp-block-list"><li>Berikut ini beberapa rujukan yang diambil tentang keajaiban yang terjadi setelah peristiwa sejarah kenaikan Isa Al Masih.</li><li>Injil Markus mencatat secara garis besar bahwa sesudah itu pergilah murid-murid Yesus memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.</li><li>Injil Lukas mencatat bahwa segera setelah pulang ke Yerusalem dengan sukacita, para murid senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah. Catatan kecil ini menjadi penghubung ke Kisah Para Rasul yang juga ditulis oleh Lukas.</li><li>Kisah Para Rasul mencatat bahwa rasul-rasul itu kembali ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. Setelah menunggu 10 hari di Yerusalem, para murid mengalami pencurahan Roh Kudus pada hari raya Shavuot atau Pentakosta, dan kemudian mereka mulai memberitakan Injil ke seluruh dunia. Jadi pada akhirnya sama dengan catatan dalam Injil Markus.</li></ol>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-6">Perayaan Hari Raya Kenaikan Isa Al Masih menurut Adat Kesenian Kristen</h2>
<p>Hari raya Kenaikan Yesus Kristus atau Kenaikan Isa Almasih (Mikraj Isa Almasih) adalah nama hari raya umat Kristen untuk memperingati kenaikan Yesus ke sorga. Perayaan berpindah ini selalu jatuh pada hari Kamis, 40 hari setelah hari raya Paskah, 10 hari sebelum hari raya Pentakosta.</p>
<p>Kisah Kenaikan telah sering menjadi subjek Seni Kristen. Memasuki abad ke-6 ikonografi Kenaikan telah terbentuk dan memasuki abad ke-9 adegan Kenaikan sudah digambarkan pada kubah-kubah gereja. Rabbula Gospels (c. 586) memuat sejumlah lukisan Kenaikan tertua.</p>
<p>Kebanyakan lukisan Kenaikan mempunyai dua bagian, yaitu bagian atas untuk pemandangan sorgawi dan bagian bawah untuk pemandangan duniawi. Kristus yang sedang terangkat naik bisa membawa panji Kebangkitan atau dalam postur memberi berkat dengan tangan kanan-Nya.</p>
<p>Gerakan pemberkatan oleh Kristus dengan tangan kanan ditujukan kepada kelompok di dunia di bawah-Nya dan memberi makna bahwa Ia sedang memberkati seluruh Gereja. Di tangan kiri-Nya, Ia bisa membawa suatu kitab Injil atau gulungan, memberi makna pengajaran dan pemberitaan Injil.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-7">Bangunan Bersejarah Bukti Kenaikan Isa Al Masih<img decoding="async" src="https://web.archive.org/web/20210302073141im_/https://specialdays.id/wp-content/uploads/2020/05/200px-Intihuatana_Solar_Clock.jpg" alt=""></h2>
<p>Situs Kenaikan secara tradisional adalah Bukit Zaitun (“Mount Olivet” atau “Mount of Olives”), di mana terletak desa Betania. Sebelum perpindahan agama Kaisar Konstantinus pada tahun 312 M, orang Kristen mula-mula memperingati Kenaikan Kristus dalam suatu gua di bukit itu, dan memasuki tahun 384 Kenaikan diperingati di tempat sekarang, lebih ke atas bukit dari gua tersebut.</p>
<p>Sekitar tahun 390 seorang perempuan Romawi kaya bernama Poimenia mendanai pembangunan gedung gereja yang disebut “Eleona Basilica” (elaion dalam bahasa Yunani berarti “kebun zaitun”, dari elaia “pohon zaitun,” dan sering disebutkan kemiripannya dengan kata eleos yang berarti “rahmat, anugerah”). Gereja ini dihancurkan oleh tentara Persia Sasaniyah pada tahun 614. Kemudian dibangun kembali, dihancurkan, dan dibangun lagi oleh tentara Perang Salib.</p>
<p>Gereja terakhir ini dihancurkan oleh kaum Muslim, menyisakan hanya suatu bangunan bersegi-delapan berukuran 12×12 meter (disebut sebuah martyrium—”memorial”—atau “Edicule”) yang masih ada sampai sekarang. Situs ini akhirnya dikuasai oleh dua emisari Saladin pada tahun 1198 dan tetap menjadi milik Wakaf Islam Yerusalem sejak saat itu.</p>
<p>Kapel Kenaikan (Chapel of the Ascension) sekarang merupakan tempat suci bagi orang Kristen dan Muslim, yang diyakini menandai tempat di mana Yesus terangkat naik ke sorga; dalam gereja/masjid bulat ini terdapat sebuah batu dengan bekas tapak kaki Yesus. Gereja Ortodoks Rusia juga memiliki sebuah Konven Kenaikan (Convent of Ascension) di puncak Bukit Zaitun.</p>
<p>Demikianlah Peringatan Hari Besar dan Sejarah kenaikan Isa Al Masih jangan Lupa Share ke teman – temanmu ya yang terpenting tulis kritik dan Saran di kolom komentar di bawah ya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-kenaikan-isa-al-masih/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perang Salib 1: Latar Belakang-Puncak Perang</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-salib-1</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-salib-1#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2022 16:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Salib]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4691</guid>
					<description><![CDATA[Bagaimana latar belakang sejarah Perang Salib 1? Seperti apa jalannya Perang Salib 1? Dan bagaimana akhir dari perang ini? Anda akan menemukan jawaban ketiga pertanyaan tersebut pada pembahasan kali ini. Perang Salib 1 adalah suatu perang yang terjadi karena keinginan kaum Kristen Eropa menjadikan Yerussalem dan tempat-tempat suci Kristen lainnya sebagai wilayah perlindungan mereka. Pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bagaimana latar belakang sejarah Perang Salib 1? Seperti apa jalannya Perang Salib 1? Dan bagaimana akhir dari perang ini? Anda akan menemukan jawaban ketiga pertanyaan tersebut pada pembahasan kali ini.</p>
<p>Perang Salib 1 adalah suatu perang yang terjadi karena keinginan kaum Kristen Eropa menjadikan Yerussalem dan tempat-tempat suci Kristen lainnya sebagai wilayah perlindungan mereka. Pada tahun 1095, para petinggi Kristen Eropa bersatu dan melancarkan serangan ke negara-negara Muslim di Timur Dekat (istilah tua dari Timur Tengah).</p>
<p>Berikut pembahasan lengkap mengenai <a href="https://santuynesia.com/sejarah-perang-salib-1" rel="nofollow noopener" target="_blank">sejarah Perang Salib 1</a>, mulai dari latar belakang peristiwa hingga puncak peperangan.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Latar Belakang Perang Salib 1</h2>
<p>Kebijakan ekspansi negara Muslim yang dibentuk pasca wafatnya Nabi Muhammad SAW, pada tahun 632 Masehi menjadi salah satu penyebab bertemunya bangsa Timur dengan bangsa Barat. Satu abad kemudian, Muslim berhasil menaklukkan wilayah-wilayah yang terletak di antara India Utara hingga Prancis.</p>
<p>Kejayaan Muslim semakin melambung tinggi pada dua abad kemudian. Muslim saat ini menikmati peradaban dan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa.</p>
<p>Akan tetapi, pada awal abad ke-10 dan awal abad ke-11, dunia Muslim mulai menunjukkan kemunduran dengan ditandai adanya perpecahan politik di internal Dinasti Abbasiyah. Dinasti Abbasiyah merupakan pemerintahan sekaligus pusat peradaban Islam. Perpecahan ini menjadikan Kristen di Spanyol mengalami kebangkitan dan bangsa-bangsa Eropa di Mediterania Timur kembali bermunculan.</p>
<p>Pada paruh kedua abad ke-11, dua kekuatan besar Muslim, dinasti Seljuk dan Fatimiyah saling berseteru. Kedua dinasti itu ingin menjadikan wilayah yang membentang dari Suriah hingga Palestina sebagai wilayah kekuasaannya.</p>
<p>Pada dekade terakhir abad ke-11 menjadi masa perpecahan politik terbesar di dunia Muslim. Menteri utama Seljuk, Sultan Seljuk Shah dan Nizham al Mulk meninggal dunia, tepatnya pada tahun 1092. Dua tahun kemudian, Khalifah Fatimiyah al Mustanshir dan Khalifah Abbasiyah al Muqtadhi juga meninggal dunia.</p>
<p>Meninggalnya tokoh-tokoh penting di dunia Muslim ini mengakibatkan kekosongan kekuasaan. Muncullah konflik internal di dunia Muslim untuk memperebutkan kursi kekuasaan. Persoalan yang terjadi bertubi-tubi di ‘badan’ Muslim ini dimanfaatkan Kristen Eropa melakukan serangan secara tak terduga.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Paus Urbanus II Bersuara</h2>
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="845" height="500" src="https://santuynesia.com/wp-content/uploads/2022/03/Paus-Urbanus-II.jpg" alt="Paus Urbanus II" class="wp-image-4693" srcset="https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Paus-Urbanus-II.jpg 845w, https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Paus-Urbanus-II-300x178.jpg 300w, https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Paus-Urbanus-II-768x454.jpg 768w" sizes="(max-width: 845px) 100vw, 845px" /></figure></div>
<p>Sedikit mundur ke belakang, pada paruh kedua abad ke-11, Seljuk tidak hanya berseteru dengan Fatimiyah, melainkan juga menyerbu wilayah Bizantium bagian timur, Anatolia. Anatolia dulunya merupakan wilayah kekuasaan Armenia.</p>
<p>Seljuk dibantu oleh militer Turki untuk menginvansi Bizantium. Pada tahun 1071, pasukan Turki berhasil mengalahkan pasukan Bizantium. Alhasil, kekaisaran Bizantium saat itu pun mengalami kemerosotan.</p>
<p>Kaisar Byzantium, Alexius Comnenus pada akhirnya membalas perbuatan pasukan Turki itu saat dunia Muslim mengalami perpecahan politik dan tertimpa berbagai persoalan. Mulanya Alexius ingin meminta bantuan raja Jerman, Henry IV untuk mengusir Turki. Namun, hal itu tidak dilakukan Alexius karena kekuatan raja Jerman itu sudah merosot karena berseteru dengan Paus.</p>
<p>Alexius pada akhirnya meminta bantuan Paus Urbanus II. Paus Urbanus II diminta untuk mengerahkan prajurit Italia untuk mengepung Turki. Tepat sekali. Paus Urabnus II pun memanfaatkan hal ini untuk menunjukkan kekuasaan dirinya.</p>
<p>Pada 17 November 1095, Paus Urbanus II menyampaikan pidato di Clermont Francia Barat. Ia mengajak warga Kristen dari berbagai kalangan untuk membantu Byzantium melawan pasukan Turki. Di sisi lain, Paus Urbanus II meminta momentum ini juga dimanfaatkan untuk merebut kembali Yerussalem dari tangan Muslim.</p>
<p>Di sisi lain, dalam pidatoya, Paus Urbanus II mengungkap kekesalannya terhadap pasukan Turki yang menduduki sejumlah wilayah Kristen. Paus Urbanus II geram mengetahui mereka melancarkan serangan ke gereja-gereja dan kekaisaran hingga hancur. Terlebih, pasukan Turki juga melakukan pembunuhan dan penangkapan banyak orang.</p>
<p>Atas dasar itu, Paus Urbanus II mengajak warga Kristen dari berbagai kalangan, baik ksatria, prajurit, warga miskin maupun kaya berkontribusi dalam menjalankan misi balas dendam terhadap pasukan Turki sekaligus merebut Yerussalem dari tangan Turki.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pasukan Salib Menuju ke Konstantinopel</h2>
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1024" height="699" src="https://santuynesia.com/wp-content/uploads/2022/03/Konstantinopel.jpg" alt="sejarah perang salib 1 2 3" class="wp-image-4692" srcset="https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Konstantinopel.jpg 1024w, https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Konstantinopel-300x205.jpg 300w, https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Konstantinopel-768x524.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></div>
<p>Setelah mendengar pidato Paus Urbanus II, warga Kristen pun tertarik menuju ke Konstantinopel untuk membantu Byzantium melawan Turki. Seorang bangsawan yang pertama kali memulai perjalanan ke Timur adalah Godfrey. Godfrey juga mengajak pasukannya untuk terlibat dalam misi ini.</p>
<p>Rombongan kedua yang juga melakukan perjalanan ke Timur adalah Bohemund, putra penguasa Norman, Robert Guisscard. Ia pun mengajak pasukannya namun jumlahnya lebih sedikit dari pasukan Godfrey. Rombongan Raymond dan puluhan rombongan berikutnya menyusul Godfrey dan Bohemund.</p>
<p>Rombongan Peter dan Walter sampai lebih dulu di Konstantinopel. Mereka disambut oleh kaisar Byzantium, Alexius Comnenus. Alexus meminta dua rombongan salib ini menyeberang Selat Bosphorus dan mendirikan perkemahan di kawasan perbatasan Byzantium sembari menunggu kedatangan rombongan yang lain.</p>
<p>Karena bosan menunggu, rombongan Peter dan Walter melakukan penjarahan di desa dekat perkemahan mereka. Rombongan tersebut pun bergerak menuju sebuah kota yang dikuasai oleh Turki, yakni Kota Nicaea.</p>
<p>Petinggi Turki, Kilij Arslan merespons kedatangan rombongan salib itu. Ia mengirim pasukan untuk memukul mundur mereka. Berhasil. Pasukan Kilij berhasil mengalahkan rombongan salib.</p>
<p>Kaisar Byzantium, Alexius Comnenus sempat pesimis mengetahui hal itu. Namun, setelah rombongan Godfrey, Bohemund dan Raymond datang, Alexius menjadi lebih percaya diri. Ketiga orang tersebut lalu menjadi pemimpin pasukan salib.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pasukan Salib Mengepung Kota Antiokhia</h2>
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="512" height="299" src="https://santuynesia.com/wp-content/uploads/2022/03/Antioch.jpg" alt="Antiokhia" class="wp-image-4694" srcset="https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Antioch.jpg 512w, https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2022/03/Antioch-300x175.jpg 300w" sizes="(max-width: 512px) 100vw, 512px" /></figure></div>
<p>Pada 27 Oktober 1097, pasukan salib mengepung kota Antiokhia yang terletak di Suriah Utara. Antiokhia dikenal sebagai kota terkuat di Suriah yang memiliki tembok kokoh yang bersentuhan dengan sungai Orontes.</p>
<p>Pasukan yang berada di dalam kota Antiokhia mendapatkan pasokan senjata maupun pangan yang memadai. Sementara pasukan salib tidak bisa masuk ke kota tersebut. Mereka pada akhirnya mendirikan tenda di dekat kota tersebut.</p>
<p>Selama berbulan-bulan melakukan pengepungan, pasukan salib mengalami kekurangan pasokan pangan. Bahkan, sekitar 70 ribu kuda yang dibawa mereka hanya tersisa 2.000-an ekor menjelang Januari 1098. Lebih buruknya, wabah penyakit sampar memperparah keadaan pasukan salib. Semangat pasukan salib pun memadam.</p>
<p>Namun, pada 4 Maret 1098, semangat pasukan salib mulai bersinar kembali. Saat itu, armada kapal Inggris mengirim pasokan pangan, senjata dan lainnya untuk perbekalan perang. Pasukan salib lalu memblokir kapal yang biasanya memasok pangan dan persenjataan ke kota Antiokhia dengan mendirikan sejumlah benteng. Alhasil, pasukan di dalam kota Antiokhia mulai melemah.</p>
<p>Pada 2 Juni 1098, pimpinan pasukan salib, Bohemund berhasil membujuk salah seorang penjaga Turki untuk membukakan gerbang Antiokhia bagian belakang. Bohemund dan pasukannya lalu masuk dan membuka seluruh gerbang kota tersebut.</p>
<p>Bohemund Cs kemudian melancarkan serangan terhadap penduduk Antiokhia. Lebih dari 10 ribu warga di sana dihabisi oleh mereka. Bahkan mayatnya dibiarkan begitu saja tanpa dikubur.</p>
<p>Merespons hal itu, seorang jendereal Turki, Kerbogha mengerahkan pasukan Muslim secara besar-besaran menuju ke Antiokhia. Akan tetapi, pasukan salib dengan cepat menutup gerbang Antiokhia. Pasukan Muslim pun tidak bisa memasuki kota tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, kondisi ini juga merugikan pasukan salib yang ‘terperangkap’ di dalam kota. Mereka kekurangan pasokan makanan, ditambah bau yang menyengat dari mayat-mayat yang mulai membusuk.</p>
<p>Semangat baru berkobar di pihak pasukan salib. Uskup Petrus Bartolomeus mengaku menemukan sebuah tombak di gereja Santo Petrus yang ada di Antiokhia. Dikabarkan bahwa tombak itu dulu digunakan untuk menembus tubuh Yesus.</p>
<p>Pada 28 Juni 1098, atas dasar penemuan tombak suci itu, semangat pasukan salib membara dan mulai melakukan penyerangan terhadap pasukan Muslim. Pasukan Muslim pun dipukul mundur oleh Bohemund Cs.</p>
<p>Pasca memenangkan peperangan, Bohemund memilih untuk menetap di Antiokhia. Bohemund beralasan dirinya memiliki kontribusi besar dalam penguasaan Antiokhia. Ia kemudian mengibarkan benderanya sendiri, tanpa pernah menyerahkan kota itu ke Alexius Comnenus.</p>
<p>Pemimpin pasukan salib lainnya, Raymond dan Godfrey tak sependapat dengan Bohemund. Mereka lebih memilih untuk meninggalkan Antiokhia.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Puncak Sejarah Perang Salib 1</h2>
<p>Meninggalkan kota Antiokhia, pasukan Raymond dan Godfrey melakukan perjalanan menuju Yerussalem. Pasukan salib yang berjumlah sekitar 40 ribu orang itu sampai di luar gerbang Yerussalem pada Juni 1099.</p>
<p>Pasukan salib mengalami hal yang sama dengan di Antiokhia selama berada di luar gerbang Yerussalem. Mereka kehausan, kelaparan, ditambah cuaca yang menyengat.</p>
<p>Pasukan salib mulai menyerang Yerussalem pada 13 Juni 1099. Pertahanan Yerussalem yang di dalamnya hanya terdapat 1.000-an pasukan Turki tak sekokoh pertahanan Antiokhia. Pasukan salib tak henti-hentinya mendobrak tembok-tembok pertahanan Yerussalem dengan alat pendongkrak yang terbuat dari batang pohon.</p>
<p>Cara ini ternyata tidak efektif untuk menghancurkan tembok Yerussalem. Pada saat bersamaan, pasukan salib lainnya yang mengendarai beberapa kapal sudah tiba di laut. Beberapa kapal itu kemudian dibawa ke daratan dan dihancurkan untuk diambil kayunya. Kayu-kayu ini dimanfaatkan pasukan salib untuk membuat menara pengepungan serta jembatan untuk membobol tembok Yerussalem.</p>
<p>Upaya pasukan salib pun membuahkan hasil. Mereka berbondong-bondong masuk ke dalam kota dan langsung melakukan penyerangan. Kejadian di Antiokhia lagi-lagi terulang. Pasukan salib dengan mudah memorak-porandakan kota tersebut. Penduduk di sana dibantai habis-habisan. Pasukan salib pun dengan mudah memenangkan pertempuran.</p>
<p>Beberapa hari kemudian, pasukan salib mendengar informasi bahwa pasukan Fatimiyah yang pernah berseteru dengan Turki Seljuk melakukan perjalanan menuju ke Yerussalem. Pasukan Fatimiyah juga ingin menguasai kota tersebut.</p>
<p>Pada 12 Agustus 1099, pasukan Fatimiyah telah menginjakkan kaki di Yerussalem. Yerussalem saat itu telah dikuasai oleh pasukan salib. Dengan mudah, pasukan Fatimiyah dipukul mundur oleh pasukan salib. Pasukan Fatimiyah kemudian memutuskan mundur dan tidak melancarkan serangan kedua kalinya.</p>
<p>Pasca memenangkan pertempuran, pemimpin pasukan salib, Raymond mendapatkan tawaran menjadi raja di kota Yerussalem. Namun, Raymond menolak tawaran tersebut. Menurutnya, gelar raja tidak pantas untuknya yang telah melakukan pembantaian di kota Yerussalem.</p>
<p>Tawaran menjadi raja kemudian dilimpahkan kepada pemimpin pasukan salib lainnya, Godfrey. Godfrey menerima tawaran tersebut sehingga ia mendapatkan gelar Barin dan Penjaga Makam Suci di Yerussalem.</p>
<p>Misi pasukan salib berhasil dicapai. Sebagian pasukan memutuskan untuk kembali ke Eropa.</p>
<p>Itulah sejarah Perang Salib 1 yang dimenangkan oleh pasukan salib. Sejarah ini tidaklah berhenti sampai di sini. Masih ada sejarah Perang Salib 2, 3 dan 4 yang menjadi lanjutan dari <a href="/tag/sejarah" target="_blank" data-type="URL" data-id="/tag/sejarah" rel="noreferrer noopener">sejarah Perang</a> Salib 1.</p>
<p>Semoga pembahasan kali ini bermanfaat untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-salib-1/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perang Korea &#038; Terpisahnya Wilayah Utara-Selatan</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-korea-utara-dan-selatan</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-korea-utara-dan-selatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 16:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4645</guid>
					<description><![CDATA[Sejarah perang Korea berlangsung selama 3 tahun, yakni pada bulan 25 Juni 1950 hingga 27 Juli 1953. Perang ini menelan jutaan korban jiwa, seluruh wilayah Korea pun mengalami kehancuran luar biasa. Korea adalah sebuah semenanjung yang berlokasi di Asia Timur. Korea Utara dan Korea Selatan adalah dua negara yang menempati semenanjung itu. Secara geografis, Korea [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejarah perang Korea berlangsung selama 3 tahun, yakni pada bulan 25 Juni 1950 hingga 27 Juli 1953. Perang ini menelan jutaan korban jiwa, seluruh wilayah Korea pun mengalami kehancuran luar biasa.</p>
<p>Korea adalah sebuah semenanjung yang berlokasi di Asia Timur. Korea Utara dan Korea Selatan adalah dua negara yang menempati semenanjung itu.</p>
<p>Secara geografis, Korea adalah sebuah wilayah yang tidak terlalu luas. Sebab, hanya menempati lahan 85.246 mil persegi. Korea dapat dikatakan sebagai wilayah kepulauan. Garis pantainya membentang sepanjang 5.400 mil dan sangat dipengaruhi oleh laut.</p>
<p>Korea Utara dan Korea Selatan memiliki kesamaan dari segi komposisi etnis atau bisa dikatakan serumpun. Lantas mengapa Korea Utara dan Korea Selatan tidak menjadi satu negara saja?</p>
<p>Sejatinya, sebelum tahun 1945, Korea adalah wilayah satu kesatuan. Adalah Dinasti Tang, pada 668 masehi, yang mempersatukan Kerajaan Korea Kuno. Korea yang bersatu ini bertahan hingga 1.300 tahun. Lalu, apa penyebabnya wilayah Korea terpecah menjadi dua? Jawabannya dapat Anda temukan dalam pembahasan berikut ini.</p>
<p>Simak dengan seksama sejarah perang Korea dan terpisahnya wilayah utara-selatan berikut ini!</p>
<h2 class="wp-block-heading">Latar Belakang Sejarah Perang Korea</h2>
<p>Perang Korea atau Korean War adalah perang yang berlangsung di Semenanjung Korea antara Korea Utara dan Korea Selatan. Perang ini terjadi pada 25 Juni 1950 hingga 27 Juli 1953. Namun, kita dapat mengatakan bahwa perang antara Korea Utara dan Korea Selatan ‘belum berakhir’ karena belum ada kesepakatan damai yang jelas antara kedua negara tersebut.</p>
<p>Saat berlangsungnya perang, Korea Utara mendapat sokongan dari negara-negara komunis, di antaranya Uni Soviet dan Republik Rakyat China. Sementara itu, Korea Selatan pun mendapat bantuan dari negara-negara yang menjadi pasukan koalisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di antaranya Amerika Serikat dan Sekutunya.</p>
<p>Bagaimana latar belakang pecahnya perang antara Korea Utara dan Korea Selatan?</p>
<p>Mulanya, Semenanjung Korea diduduki oleh Jepang sejak tahun 1910. Pada tahun 1945, Uni Soviet menguasai Semenanjung Korea bagian utara berikut Manchuria, China Utara. Tak lama kemudian, Amerika Serikat menduduki Semenanjung Korea bagian selatan. Kekuasaan Jepang terhadap Semenanjung Korea pun runtuh, dan digantikan oleh Uni Soviet di bagian utara dan Amerika Serikat di bagian selatan.</p>
<p>Pada Juli hingga Agustus 1945, Sekutu dan Uni Soviet mengadakan Konferensi Potsdam untuk menentukan nasib Semenanjung Korea ke depannya. Konferensi ini diadakan tanpa melibatkan dan melakukan konsultasi dengan pihak Korea selaku ‘tuan rumah’.</p>
<p>Konferensi Potsdam mencapai kesepakatan bahwa Semenanjung Korea dibagi menjadi dua wilayah, yakni wilayah selatan dikendalikan oleh Amerika Serikat dan wilayah utara dikemudikan oleh Uni Soviet. Kedua wilayah ini juga diberikan batas pemisah, yang dikenal dengan sebutan ‘garis pararel ke-38’.</p>
<p>Pada tahun 1948, terbentuklah dua negara baru di Semenanjung Korea, yakni Republik Korea yang berlokasi di Semenanjung Korea bagian selatan dan Republik Demokratik Rakyat Korea yang berlokasi di Semenanjung Korea bagian utara.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Perang di Semenanjung Korea Pecah</h2>
<p>Situasi di Semenanjung Korea mulai menegang pada tahun 1949. Kemudian, pada tanggal 25 Juni 1950, Korea Utara melancarkan serangan ke Korea Selatan sekaligus melanggar garis batas wilayah yang telah disepakati sebelumnya. Korea Utara beralasan ingin menangkap pasukan Korea Selatan yang sebelumnya melancarkan serangan ke pasukannya dan kabur.</p>
<p>Namun, diketahui bahwa serangan Korea Utara telah disepakati oleh negara-negara penyokongnya, yakni Uni Soviet dan China dan telah direncanakan jauh-jauh hari. Pasukan Korea Selatan pun kocar-kacir karena memang tidak siap menghadapi serangan tersebut dan kurang persenjataan.</p>
<p>Korea Selatan kemudian mengadukan kejadian tersebut ke Dewan Keamanan PBB. Dewan Keamanan PBB lalu meminta Korea Utara menarik pasukannya mundur dari garis perbatasan wilayah. PBB pun mengerahkan sejumlah pasukan dari 21 negara ke Korea Selatan, yakni pasukan dari Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Prancis, Kolombia, Australia, Kanada, Ethiopia, Yunani, Inggris, Selandia Baru, Afrika Selatan, Ethiopia, Turki, Filipina, Luxemburg, India, Italia, Norwegia dan Denmark, Swedia.</p>
<p>Dari 21 negara di atas, Amerika Serikat menjadi negara yang paling banyak mengerahkan pasukannya. Pemimpin pasukan PBB ini juga dikemudikan oleh orang Amerika Serikat, yakni Jenderal Douglas McArthur.</p>
<p>Pada Juli 1950, pasukan PBB akhirnya tiba di Semenanjung Korea. Pasukan PBB ini berhasil mengubah suasana peperangan yang sebelumnya mengakibatkan Korea Selatan kocar-kacir.</p>
<p>Sebelumnya, Korea Utara begitu bebas ‘menjelajahi’ Semenanjung Korea bagian selatan dan hampir tidak ada yang menghalanginya. Semenjak pasukan PBB dikerahkan, pasukan Korea Utara tidak berkutik, mereka pun tidak bisa bergerak lebih jauh menjelajahi wilayah Korea Selatan.</p>
<p>Bahkan, pada Oktober 1950, Korea Utara mulai tertekan akibat serangan dari pasukan PBB. Pasukan Korea Utara yang ada di Korea Selatan diusir, bahkan dikejar oleh pasukan PBB hingga memasuki wilayah Korea Utara.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Serangkaian Serangan Pasukan PBB Ke Korea Utara</h2>
<p>Pasukan PBB yang dipimpin oleh Jenderal Douglas McArthur melancarkan serangkaian serangan ke Korea Utara. Serangan tersebut dilakukan melalui sebuah operasi amfibi yang dinamakan Operasi Kromit. Ada 75 ribu tentara dan 261 kapal yang dikerahkan dalam operasi amfibi ini.</p>
<p>Adapun tujuan dari Operasi Kromit adalah mengusir pasukan Korea Utara dan melindungi Korea Selatan. Titik mulai Operasi Kromit berlokasi di kota Incheon. Sehingga, dalam sejarah perang Korea, operasi ini juga disebut sebagai ‘Pertempuran Incheon’ (Incheon War).</p>
<p>Dalam Pertempuran Incheon, pasukan PBB melakukan pengeboman di Incheon dan Wolmido menggunakan tujuh kapal penghancur dan empat kapal tempur penjelajah. Pengeboman Incheon juga dilakukan melalui pendaratan amfibi.</p>
<p>Setelah menyerang Incheon, pasukan PBB menyasar Seoul dan Sariwon. Situasi Korea Selatan pun menjadi lebih aman.</p>
<p>Pasukan PBB terus bergerak menuju ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Pada 19 Oktober 1950, Pyongyang berhasil diduduki oleh pasukan PBB. Lebih lanjut, pasukan Douglas McArthur melancarkan penyerangan ke Yongju dan Kujin. Douglas McArthur Cs pun berhasil menaklukkannya.</p>
<p>Tertekannya Korea Utara atas serangan dari pasukan PBB membuat China bereaksi. China yang merupakan tetangga sekaligus penyokong Korea Utara mengerahkan 200.000 pasukan ke Semenanjung Korea pada akhir Oktober 1950.</p>
<p>Di sisi lain, Uni Soviet mendukung langkah China. China dan Korea Utara pun mendapatkan bantuan persenjataan dari Uni Soviet. Akan tetapi, Uni Soviet masih belum memutuskan untuk menerjunkan pasukannya langsung ke Semenanjung Korea.</p>
<h2 class="wp-block-heading">China Ikut Campur Membantu Korea Utara</h2>
<p>Sejatinya, China sudah tidak setuju dengan keputusan PBB yang mengerahkan pasukan dari 21 negara untuk mengamankan situasi situasi di Korea Selatan. Menurut China, keputusan tersebut hanya akal-akalan yang dilakukan Amerika Serikat untuk menduduki Semenanjung Korea.</p>
<p>Perdana Menteri China, Zhou Enlai menyebut pengerahan pasukan PBB ke Semenanjung Korea mengancam keamanan nasional China yang letaknya berbatasan dengan Korea Utara. Hal ini wajar jika China ikut campur membantu Korea Utara melawan pasukan PBB.</p>
<p>Kehadiran China dalam peperangan di Semenanjung Korea ini sangat menguntungkan pihak Korea Utara. China melakukan berbagai serangan ke pasukan PBB yang saat itu berhasil memukul mundur Korea Utara.</p>
<p>Pada Akhir Oktober 1950 hingga akhir tahun 1950, China berhasil memenangkan Pertempuran Unsan, Pertempuran Onjong dan Pertempuran Pakchon. Pertempuran di Sungai Ch’ongch’on pun berhasil dimenangkan oleh China.</p>
<p>China kemudian menyasar Seoul. Pada 7 Januari 1951, China berhasil menguasai Ibu Kota Korea Selatan itu. Di sisi lain, intervensi China juga mampu mengamankan ibu kota Korea Utara, Pyongyang yang sebelumnya dikuasai oleh pasukan PBB.</p>
<p>Salah satu kesuksesan dari China dan Korea Utara ditunjukkan melalui pemukulan gong dan peniupan terompet yang keras. Pasukan PBB dan Korea Selatan dibuat panik karena hal itu.</p>
<p>Pada Maret 1951, pasukan PBB dan Korea Selatan berhasil mengamankan wilayahnya dari pendudukan China dan Korea Utara. China lalu meminta bantuan udara dari Uni Soviet. Uni Soviet akhirnya mengerahkan dua divisi pasukan udara dan 600 truk.</p>
<p>Pada April 1951, pemimpin pasukan PBB Jenderal Douglas McArthur dipecat dan digantikan oleh Jenderal Matthew Ridgway. Adapun alasan dipecatnya Douglas McArthur karena prediksinya yang menyebut China tidak akan melakukan intervensi perang salah. Prediksi itu membuat Douglas McArthur mengerahkan pasukan hingga masuk ke wilayah Korea Utara. Alasan kedua yang membuat Douglas McArthur dipecah adalah karena dia tidak pernah terlibat perang langsung di Semenanjung Korea dan hanya mengendalikan pasukan PBB dari Tokyo, Jepang. Lebih lanjut, Douglas McArthur bersikukuh melancarkan serangan ke China dan menjatuhkan bom ke Korea Utara (sesuatu yang tidak diharapkan Presiden Amerika Serikat saat itu, Harry S. Truman).</p>
<p>Sedikit mundur lagi ke bulan Maret 1951, China kembali melancarkan serangan ke pasukan PBB dan Korea Utara. China, saat itu, mengerahkan kurang lebih 700 ribu pasukan.</p>
<p>Negara komunis itu berhasil menerobos perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara, hingga mendekati Seoul. Akan tetapi, pada Mei 1951, China tak berkutik menjelajahi lebih jauh wilayah Korea Selatan. Pasukan Amerika Serikat pun mampu memukul mundur China dari wilayah Korea Selatan.</p>
<p>Pertempuran masih saja terjadi pada bulan-bulan berikutnya. Namun, kedua belah pihak, baik pihak Korea Utara dan Korea Selatan memilih untuk menerapkan strategi bertahan (defensif) agar wilayahnya tidak jatuh ke tangan musuh.</p>
<p>Buntunya pertempuran akibat penerapan starategi bertahan ini membuat kedua belah pihak melakukan perundingan untuk mencapai solusi menyudahi pertempuran. Perundingan pertama digelar pada Juli 1951, namun saat itu pertempuran masih saja berlangsung.</p>
<p>Kemudin, pada 27 Juli 1953, kedua belah pihak akhirnya mencapai persetujuan genjatan senjata sampai batas waktu yang tidak ditentukan melalui Perjanjian Panmunjom. Artinya, pertempuran di Semenanjung Korea antara Korea Utara dan Korea Selatan beserta negara-negara penyokongnya berakhir tanpa adanya pemenang yang jelas.</p>
<p>Melalui perjanjian inilah Semenanjung Korea dibagi menjadi dua negara yang terpisah hingga sekarang, yakni Korea Selatan yang terletak di Semenanjung Korea bagian selatan dan Korea Utara yang terletak di Semenanjung Korea bagian utara.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pasca Perang di Semenanjung Korea</h2>
<p>Melalui perjanjian Panmunjom, ditetapkan 4 kilometer Demilitarized Zone (DMZ) atau zona bebas militer. DMZ ini terletak di perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Siapapun tidak boleh melewati perbatasan tersebut.</p>
<p>Tak lama kemudian, pasukan tentara sejumlah negara di Eropa yang netral dikerahkan untuk mengamankan situasi di DMZ. Pada tahun 1954, pihak-pihak yang terlibat perang melakukan pertukaran mayat untuk dikebumikan dengan layak.</p>
<p>Perang selama tiga tahun ini pun merusak berbagai infrastuktur baik di Korea Utara dan Korea Selatan. Korea Utara menjadi negara yang mengalami kerusakan yang paling parah. Sebab, pengeboman berkali-kali terjadi di wilayah tersebut.</p>
<p>Merespons hal itu, Korea Utara bergerak cepat. Dengan bantuan China, Uni Soviet dan beberapa negara komunis di Eropa Timur, Korea Utara kembali membangun infrastruktur negaranya. Alhasil, pada dekade 60-an, pertumbuhan industri di negara tersebut mengalami pertumbuhan yang pesat.</p>
<p>Di sisi lain, Korea Utara juga memperkuat pertahanan militernya dan mendirikan jaringan terowongan militer bawah tanah yang kompleks untuk mengantisipasi terjadinya perang di hari-hari berikutnya.</p>
<p>Korea Selatan juga membenahi infrastrukturnya yang mengalami kerusakan dengan bantuan negara-negara PBB. Jika dibandingkan denga Korea Utara, pasca perang, Korea Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi lebih lambat. Pergantian kekuasaan pun sering terjadi sehingga membuat kondisi politik dan sosial di sana menjadi tidak menentu.</p>
<p>Akan tetapi, memasuki dekade 80-an, Korea Selatan mulai menunjukkan taringnya. Pertumbuhan ekonomi dan ekonomi melesat jauh melampaui negara tetangganya. Capaian itu membuat Korea Selatan menjadi negara maju (hingga sekarang).</p>
<p>Di sisi lain, pada tahun 90-an, Korea Utara mengalami resesi atau kemunduran ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah sekutu-sekutu komunis mulai menjauhinya.</p>
<p>Di lain pihak, China menganggap keterlibatannya di perang Semenanjung Korea membawa dampak positif bagi negaranya. Secara internal, warga China menaruh perhatiannya kepada kegaharan militer yang dimiliki negaranya. Secara eksternal, negara-negara di luar mulai menaruh kewaspadaannya terhadap kegaharan militer China.</p>
<p>Kebetulan, sebelumnya China memang kerap mengalami kekalahan saat bertempur melawan negara-negara lainnya. Namun, pasca perang di Semenanjung Korea, pamor China dan pemimpinnya saat itu, Mao Zedong melejit tinggi. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri, ada banyak korban jiwa yang berjatuhan di pihak China dalam peperangan tersebut.</p>
<p>Bagi Amerika Serikat, perang di Semenanjung Korea bukanlah perang populer dibandingkan <a href="https://santuynesia.com/sejarah-perang-vietnam" target="_blank" data-type="post" data-id="3455" rel="noreferrer noopener nofollow">Perang Vietnam</a> dan perang-perang lainnya yang mana Amerika Serikat terlibat di dalamnya. Hal ini disebabkan hanya sedikit masyarakat Amerika Serikat yang menaruh perhatian terhadap perang di Semenanjung Korea itu. Pada akhirnya, perang ini disebut sebagai The Forgotten War atau Perang yang Terlupakan.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Korban yang Berjatuhan dalam Sejarah Perang Korea</h2>
<p>Hampir 3 juta jiwa menjadi korban tewas dalam perang di Semenanjung Korea itu. Sementara dari pihak-pihak yang terlibat perang, korban tewas Korea Selatan dan pasukan PBB dilaporkan mencapai 180 ribu jiwa. Korea Utara dan negara-negara penyokongnya menjadi pihak yang parah dalam hal korban tewas. Dilaporkan korban tewas Korea Utara Cs mencapai 700 ribu lebih jiwa.</p>
<p>Salah satu penyebab dari banyaknya korban tewas di pihak Korea Utara adalah minimnya persenjataan anti udara untuk perang. Sehingga, serangan udara yang dilakukan Korea Selatan dan pasukan PBB sulit ditepis oleh Korea Utara, China maupun Uni Soviet.</p>
<p>Itulah sejarah perang Korea antara Korea Selatan dan Korea Utara yang berlangsung di Semenanjung Korea selama tiga tahun (1950-1953). Dapat dikatakan perang di Semenanjung Korea itu menjadi sejarah yang paling menyedihkan bagi kedua negara tersebut. Tidak sedikit keluarga yang terpisah karena Semenanjung Korea terbelah menjadi dua.</p>
<p>Semoga pembahasan tentang sejarah perang Korea ini bermanfaat untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-korea-utara-dan-selatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perang Khaibar Antara Umat Islam dan Kaum Yahudi</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-khaibar</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-khaibar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 15:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Khaibar]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4641</guid>
					<description><![CDATA[Sudahkah Anda tahu sejarah perang Khaibar? Perang Khaibar merupakan perang antara umat Islam dengan kaum Yahudi di Khaibar. Khaibar merupakan daerah subur yang menjadi benteng utama kaum Yahudi di jazirah Arab. Letaknya, sekitar 150 km dari Madinah, Arab Saudi. Di kubu Muslim, perang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan, Nabi Muhammad yang memimpin ekspedisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sudahkah Anda tahu sejarah perang Khaibar? Perang Khaibar merupakan perang antara umat Islam dengan kaum Yahudi di Khaibar.</p>
<p>Khaibar merupakan daerah subur yang menjadi benteng utama kaum Yahudi di jazirah Arab. Letaknya, sekitar 150 km dari Madinah, Arab Saudi.</p>
<p>Di kubu Muslim, perang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan, Nabi Muhammad yang memimpin ekspedisi militer menuju Khaibar. Dengan dukungan kabilah setempat, perang ini berakhir dengan kemenangan umat Islam.</p>
<p>Bagaimana kisah selengkapnya? Simak sejarah perang khaibar di bawah ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Sejarah Perang Khaibar</h2>
<p><a href="/tag/sejarah" target="_blank" data-type="URL" data-id="/tag/sejarah" rel="noreferrer noopener">Sejarah</a> perang Khaibar berlangsung pada tahun 629 Masehi antara umat Islam dengan kaum Yahudi di wilayah Khaibar, sekitar 150 km dari Madinah, Arab Saudi. Khaibar menjadi daerah pusat kaum Yahudi di jazirah Arab di mana dihuni oleh Bani Qaiquna, Bani Nadhir dan Bani Quraizhah.</p>
<p>Di daerah inilah kaum Yahudi berbuat khianat terhadap Nabi Muhammad SAW. Sementara perang Khaibar merupakan babak akhir dari pengkhiatan mereka kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pengkhianatan Yahudi Terhadap Nabi Muhammad SAW</h2>
<p>Kaum Yahudi setidaknya tiga kali berkhianat kepada Nabi Muhammad SAW. Pengkhianatan pertama dilakukan oleh kaum Yahudi dari Bani Qaiquna. Pengkhiatan pertama ini bermula ketika orang-orang Islam diejek dan diganggu saat mengunjungi pasar mereka.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Pelecehan Terhadap Wanita Muslim</h3>
<p>Ibnu Hisyam meriwayatkan dari Abu Aun, bahwa ada seorang perempuan Muslimah yang mengunjungi pasar kaum Yahudi dan duduk di dekat seorang pengrajin perhiasan. Tiba-tiba beberapa orang Yahudi mendekati perempuan itu dengan maksud mengganggunya.</p>
<p>Mereka singkap kerudung perempuan itu. Dan bahkan pengrajin perhiasan itu mengikat ujung baju dari perempuan itu. Sehingga, ketika ia bangkit dari duduknya, auratnya terbuka. Perempuan itu pun menjadi tertawaan bagi orang-orang Yahudi di sekelilingnya.</p>
<p>Merespons hal itu, sang perempuan berteriak. Sehingga, laki-laki Muslim di dekatnya membantunya, dan bahkan membunuh salah seorang Yahudi. Nahas, laki-laki Muslim itu juga terbunuh di tangan orang-orang Yahudi lainnya.</p>
<p>Kejadian ini kemudian tersebut di kalangan umat Islam. Mereka pun meresponsnya dengan menyatakan siap menyerang kaum Yahudi Bani Qunaiqa.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Rencana Pembunuhan Terhadap Nabi</h3>
<p>Pengkhianatan kedua dilakukan oleh kaum Yahudi dari Bani Nadhir. Nabi Muhammad saat itu datang ke Bani Nadhir untuk meminta diyat atas dua korban dari Bani Amir yang dihabisi oleh Amr bin Umaiyyah adh-Dhamri. Diyat atau denda merupakan harta yang wajib dikeluarkan karena tindakan pidana dan diberikan kepada korban atau keluarganya.</p>
<p>Saat itu memang terdapat persekutuan dan perjanjin antara Bani Amir dan Bani Nadhir. Namun, saat Nabi Muhammad SAW mendatanginya, Bani Nadhir justru memberi respons tak mengenakkan.</p>
<p>Mulanya, pihak Bani Nadhir ‘seolah’ menyambut Nabi Muhammad SAW dengan hangat. Namun, orang-orang Bani Nadhir kemudian berkumpul dan membuat rencana untuk membunuh Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Amr pun naik ke atas rumah dan berencana menjatuhkan batu besar ke arah Nabi Muhammad SAW. Namun, Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk memberitahu rencana buruk Bani Nadhir. Nabi Muhammad SAW pun langsung memutuskan untuk kembali ke Madinah.</p>
<p>Setelah kejadian itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat Islam untuk memerangi kaum Yahudi Bani Nadhir. Nabi Muhammad SAW pun memutuskan untuk mengusir mereka.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Kaum Yahudi Bersekongkol untuk Memerangi Nabi</h3>
<p>Pengkhianatan ketiga dan menjadi yang terakhir dilakukan oleh kaum Yahudi dari Bani Quraizhah. Bani Quraizhah merupakan kabilah besar Yahudi yang berlokasi di sekitar Madinah.</p>
<p>Seorang pemuka Quraisy, Huyay bin Akhtab meminta Bani Quraizhah untuk memerangi Nabi Muhammad SAW dan umat Islam dari belakang. Mulanya, pihak Bani Quraizhah yang diwakili oleh Ka’ab bin Asad menolak permintaan Huyay bin Akhtab. Namun, pemuka Quraisy itu berjanji dirinya dan kelompoknya akan bergabung dengan Bani Quraizhah jika berhasil mengalahkan pasukan Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Karena janji ‘menggiurkan’ itu, Ka’ab bin Asad akhirnya menuruti permintaan Huyay bin Akhtab. Bani Quraizhah pun melakukan serangan terhadap pasukan Nabi Muhammad SAW dari belakang.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Nabi Muhammad SAW Turun Tangan</h2>
<p>Bani Quraizhah melakukan penyerangan di saat umat Islam perang terhadap pasukan Ahzab (dalam perang Ahzab atau perang Khandaq). Salah satu kabilah yang menjadi pasukan Ahzab adalah Bani Ghathafan.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW pun menjalankan strategi jitu dengan maksud semua kelompok berhenti memerangi umat Islam. Nabi Muhammad SAW memerintahkan utusannya untuk mendatangi Bani Ghathafan, Bani Quraizhah dan Quraisy.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Strategi Cerdik Nabi Menciutkan Musuh</h3>
<p>Nabi Muhammad SAW melalui utusannya meminta Bani Ghathafan untuk menarik diri dari perang Ahzab dengan imbalan sepertiga hasil panen kurma di Madinah. Sementara utusan Nabi Muhammad SAW kepada Bani Quraizhah berhasil membuatnya ragu dan mengurungkan niatnya untuk memerangi umat Islam bersama pasukan Ahzab. Adapun utusan untuk Quraisy memberitahu bahwa Bani Quraizhah menyesal telah bergabung dengannya. Pasukan Ahzab saat itu pun gagal mencapai misinya, yakni menguasai Madinah, setelah diserang oleh angin besar pada malam hari.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Jalannya Perang Khaibar</h2>
<p>Penyebab utama meletusnya Perang Khaibar adalah kaum Yahudi balas dendam karena terusir dari Madinah sehingga menetap di Khaibar. Ya, pada tahun 625 Masehi, Nabi Muhammad SAW mengusir kaum Yahudi dari Madinah karena melakukan pengkhianatan (sebagaimana dijelaskan di atas). Sebagian mereka yang terusir adalah Huyay bin Akhtab, Salam bin Abi Al-Haqiq dan Kinanah bin Rabi’ bin Abi al-Haqiq.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Provokasi &amp; Konspirasi Kaum Yahudi Terhadap Islam</h3>
<p>Melalui balas dendamnya, kaum Yahudi memprovokasi atau menghasut bangsa Arab untuk memerangi Nabi Muhammad SAW. Perlahan wilayah Khaibar yang ditinggali kaum Yahudi itu menjadi pusat konspirasi yang membahayakan bagi umat Islam yang saat itu baru saja berkembang.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW pun terpaksa mengirim pasukan umat Islam untuk memerangi kaum Yahudi yang berkhianat itu. Beliau bersama 1.400 pasukannya berangkat menuju Khaibar dengan ‘bekal’ keimanan yang tinggi dan keberanian yang tinggi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Perbandingan Kekuatan Pasukan Muslim &amp; Yahudi</h3>
<p>Perlu diketahui, terkait jumlah pasukan umat Islam, para sejarawan memberikan tafsiran berbeda-beda. Ada yang mengatakan bahwa pasukan umat Islam saat itu berjumlah 1.400 orang. Adan juga yang menyebut jumlah pasukan umat Islam yang terlibat perang sama dengan jumlah orang yang hadir di Hudaibiyah, yakni 1.500 orang. Pun ada yang menyebut jumlah pasukan umat Islam mencapai 1.540 orang.</p>
<p>Di sisi lain, para sejarawan menyebut jumlah penduduk Khaibar yang siap perang jauh lebih besar dibandingkan pasukan umat Islam, yakni mencapai 10 ribu hingga 20 ribu orang. Karena hal ini, penduduk Khaibar bahkan tidak percaya bagaimana mungkin Nabi Muhammad SAW berani menghadapi kaum Yahudi sebesar itu. Terlebih, Yahudi Khaibar memiliki benteng-benteng kokoh yang sulit ditembus.</p>
<p>Lebih lanjut, kaum Yahudi Khaibar juga memiliki alat atau senjara perang yang sangat banyak dibandingkan pasukan umat Islam. Mereka pun menguasai persediaan air yang tidak ada habisnya.</p>
<p>Dengan ‘bekal’ perang yang sangat memadai, sebagian kaum Yahudi berupaya membuat umat Islam pesimis. Mereka menilai pasukan Nabi Muhammad SAW tidak akan bisa menjebol benteng-benteng pertahanan kaum Yahudi Khaibar, apalagi mengalahkannya.</p>
<p>Umat Islam saat itu menyadari bahwa wilayah Khaibar merupakan benteng utama yang kokoh bagi kaum Yahudi. Kekejaman dan kebengisan tentaranya pun telah diketahui oleh umat Islam. Namun, mereka tidak gentar untuk terus bergerak maju.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Pasukan Muslim Melumpuhkan Sekutu Kaum Yahudi Khaibar</h3>
<p>Pasukan umat Islam dalam perjalanannya menuju Khaibar memilih untuk melewati jalan di antara Khaibar dan Ghathafan (di mana penduduk Ghatafan berniat membantu kaum Yahudi untuk memerangi umat Islam). Hal ini bukanlah tanpa alasan. Ini merupakan strategi agar Bani Ghathafan ciut nyalinya dan membatalkan niatnya untuk membantu kaum Yahudi.</p>
<p>Strategi ini pun berjalan sukses. Bani Ghatafhan mengira umat Islam memerangi keluarganya dan merampas harta bendanya. Alhasil, karena khawatir, kelompok Ghatafhan memutuskan untuk mengurungkan niatnya membantu kaum Yahudi dalam melawan umat Islam.</p>
<p>Perlu diketahui, Bani Ghatahafan memang berencana membantu kaum Yahudi untuk melawan pasukan umat Islam. Rencana ini berkaitan dengan perwakilan kaum Yahudi Khaibar, Kinanah bin Abi Huqaiq yang menjanjikan hasil setahun kurma di wilayahnya untuk Bani Ghathafan.</p>
<p>Bani Ghathafan menerima tawaran tersebut. Mereka kemudian menunjuk Uyainah bin Hisn untuk memimpin pasukan Bani Ghathafan dalam membantu kaum Yahudi Khaibar. Tiga hari sebelum pasukan umat Islam masuk ke Khaibar, Bani Ghathafan sudah memasuki daerah Natha.</p>
<p>Mengetahui hal itu, Nabi Muhammaf SAW mengutus Sa’ad bin Ibadah untuk menjumpai pimpinan Bani Ghathafan, Uyainah bin Hisn. Sa’ad menyampaikan pesan Nabi Muhammad SAW kepada Uyainah, bahwa Allah SWT telah menjanjikan kemenangan untuk umat Islam atas peperangan Khaibar.</p>
<p>Sa’ad pun menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW bersedia memberikan hasil bumi selama setahun jika Bani Ghathafan batal membantu kaum Yahudi Khaibar. Namun, Uyainah tak mengindahkan tawaran tersebut. Dan pada malam harinya, orang-orang Ghathafan mengaku mendengarkan teriakan misterius yang mengabarkan bahwa keluarga, harta dan daerah Bani Ghathadan telah diserbu oleh pasukan umat Islam.</p>
<p>Sebelum matahari terbit, Nabi Muhammad SAW dan pasukan umat Islam hampir masuk ke wilayah Khaibar. Mereka kemudian melaksanakan salat subuh sebelum memasuki wilayah Yahudi itu.</p>
<p>Saat fajar tiba, pasukan umat Islam masuk dan menyerang Khaibar secara tiba-tiba. Bahkan, serangan tiba-tiba itu membuat penduduk di sana yang hendak berangkat untuk meladang porak-poranda. Mereka betul-betul kaget dengan serangan umat Islam.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Pasukan Muslim Memperjuangkan Panji Kemenangan</h3>
<p>Abu Bakar yang merupakan bagian dari pasukan umat Islam mengambil panji-panji (dari pasukan umat Islam). Namun, Abu Bakar kembali tanpa menggenggam kemenangan. Kemudian, Umar juga mengambil panji-panji dari pasukan umat Islam, namun ia pun gagal membawa kemenangan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad, Imam al-Nasai, Ibnu Hibban dan Hakim dari Hadits Buraidah Ibn Khatib.</p>
<p>Mengetahui hal itu, Nabi Muhammad SAW pun berencana mengirimkan panji-panji untuk memerangi kaum Yahudi pada esok harinya. Nabi Muhammad SAW menyebut melalui kepemimpinan panji-panji itu, umat Islam akan meraih kemenangan.</p>
<p>Para pasukan umat Islam dibuat penasaran, siapa panji-panji yang akan dipilih Nabi Muhammad pada esok hari. Lebih dari itu, mereka pun berharap dirinyalah yang dipilih sebagai panji-panji tersebut.</p>
<p>Keesokan harinya, pada waktu pagi, pasukan umat Islam menemui Nabi Muhammad SAW untuk mengetahui siapa panji-panji yang dipilih beliau. Nabi Muhammad SAW lalu mencari keberadaan Ali bin Abi Thalib.</p>
<p>Seorang dari pasukan umat Islam menyebut Ali sedang sakit mata. Namun, Nabi Muhammad SAW tetap mengutus seseorang untuk menjemput Ali. Tak lama, Ali sudah datang dan Nabi Muhammad langsung mendoakannya agar tak lagi sakit mata. Sehingga, sakit mata Ali pun sembuh total. Nabi Muhammad SAW kemudian menyerahkan panji-panji kepadanya.</p>
<p>Ali menerima amanah dari Nabi Muhammad SAW tersebut. Ia pun berjanji akan memerangi kaum Yahudi dan berharap kesemuanya memeluk Islam.</p>
<p>Ali bersama pasukan umat Islam kemudian memerangi kaum Yahudi dan berhasil menaklukkan Khaibar. Mereka pun berhasil mendapatkan harta rampasan dari benteng-benteng Yahudi di Khaibar.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Benteng Pertahanan Kaum Yahudi Khaibar</h3>
<p>Adapun benteng-benteng Yahudi yang dimaksud adalah Benteng Naim hingga Benteng an-Nizar. Benteng Naim adalah benteng pertahanan pertama kaum Yahudi. Benteng ini memiliki rintangan berlapis yang sulit ditembus. Lebih dari itu, benteng ini merupakan tempat di mana para tokoh dan pahlawan Yahudi yang berjumlah sekitar 1.000 orang.</p>
<p>Bahkan, pasukan umat Islam dihujani anak panah dari kaum Yahudi. Untuk melindungi Nabi Muhammad SAW, para pasukan pun rela menjadi tameng. Kendati demikian, benteng pertama Yahudi ini berhasil ditaklukkan pasukan umat Islam.</p>
<p>Kedua, yakni Benteng Ash-Sha’b. Benteng ini merupakan benteng kedua kaum Yahudi setelah Benteng Naim. Pasukan Umat Islam mengepung Benteng Ash-Sha’b selama tiga hari dengan dikomandoi oleh al-Hubab bin al-Mundzir. Di hari ketiga, Nabi Muhammad SAW mengucapkan doa khusus untuk menaklukkan benteng kedua Yahudi tersebut.</p>
<p>Ketiga, yaitu Benteng Zubair. Benteng ini merupakan benteng kokoh Yahudi yang berlokasi di puncak bukit yang sangat sulit dijangkau karenanya jalannya cukup terjal. Namun, atas perintah Nabi Muhammad SAW, pasukan umat Islam mengepung benteng ini selama tiga hari dan berhasil menaklukkannya.</p>
<p>Keempat, yaitu Benteng Ubay. Di bagian luar benteng ini, pasukan kaum Yahudi menantang pasukan umat Islam untuk bertarung satu lawan satu. Perwakilan kaum Yahudi pun kalah dan pasukan umat Islam berhasil memasuki Benteng Ubay. Di dalam, pertarungan sengit kembali pecah. Namun, pasukan umat Islam lagi-lagi berhasil menaklukkan benteng Yahudi ini.</p>
<p>Kelima, yaitu Benteng an-Nizar. Benteng an-Nizar adalah tempat terakhir berlangsungnya pertempuran di Khaibar. Benteng ini disebut-sebut paling kokoh di antara benteng-benteng lainnya. Bahkan, kaum Yahudi meyakini pasukan Nabi Muhammad SAW tidak akan bisa menjebolnya dengan cara apapun.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW kemudian meminta pasukan umat Islam menggunakan ‘manjaniq’ (trebuchet atau ketapel tempur). Pada akhirnya pertahanan Benteng an-Nizar yang katanya sulit ditembus itu berhasil dijebol oleh pasukan umat Islam. Sisa kaum Yahudi pun melarikan diri menuju benteng-benteng lainnya untuk berlindung dari serangan pasukan umat Islam.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Kaum Yahudi Ajukan Perdamaian</h2>
<p>Setelah terkepung 14 hari oleh pasukan umat Islam, kaum Yahudi akhirnya merasa putus harapan. Kaum Yahudi, dengan perwakilan Kinanah bin Abi Huqaiq, pun mengajukan perdamaian kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Abi Huqaiq bernegosiasi dengan Nabi Muhammad SAW agar kaum Yahudi yang tersisa tidak dijatuhi hukuman mati, para perempuan dan anak-anak Yahudi juga tidak ditawan. Kaum Yahudi yang tersisa itu, kata Abi Huqaiq, akan meninggalkan wilayah Khaibar dan menyerahkan harta, emas, perak, baju dan peralatan perang kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW pada akhirnya menyetujui perjanjian damai tersebut. Kendati demikian, orang-orang Yahudi yang tersisa memohon kepada beliau agar dibolehkan mengolah kebun kurma di Khaibar sekalipun meninggalkan wilayah tersebut.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW menerima permohonan itu. Tanah di Khaibar pun dibagi menjadi 30 kelompok, yang mana setiap kelompok dibagi 100 bagian, hingga totalnya 3.600 bagian. Adapun umat Islam mendapat jatah setengahnya, yakni 1.800 bagian.</p>
<p>Demikian sejarah Perang Khaibar antara umat Islam dengan kaum Yahudi. Semoga kita dapat memetik pelajaran penting dari sejarah Perang Khaibar ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sejarah-perang-khaibar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
