<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Gaya Hidup &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/gaya-hidup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Mar 2022 12:18:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Gaya Hidup &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenali Berbagai Jenis Lupus</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-lupus</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-lupus#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 12:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Lupus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4453</guid>
					<description><![CDATA[Lupus&#160;adalah penyakit autoimun yang dapat menyerang siapa saja. Lupus bisa menyerang berbagai bagian dan organ tubuh, mulai dari kulit, sel darah, sendi, ginjal, jantung, paru-paru, sumsum tulang belakang, hingga ke otak. Meskipun lupus sudah cukup familiar di telinga, tapi tahukah Anda bahwa lupus memiliki beberapa jenis? Sangat penting untuk mengetahui jenis lupus, karena agar bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Lupus&nbsp;adalah penyakit autoimun yang dapat menyerang siapa saja. Lupus bisa menyerang berbagai bagian dan organ tubuh, mulai dari kulit, sel darah, sendi, ginjal, jantung, paru-paru, sumsum tulang belakang, hingga ke otak. </p>
<p>Meskipun lupus sudah cukup familiar di telinga, tapi tahukah Anda bahwa lupus memiliki beberapa jenis? Sangat penting untuk mengetahui jenis lupus, karena agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Penyakit Lupus terbagi Menjadi Beberapa Jenis</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus/SLE)</h3>
<p>Lupus eritematosus sistemik merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Jenis lupus ini terjadi secara sistemik atau menyeluruh pada tubuh penderitanya, dan bisa menyerang berbagai organ, tapi paling sering terjadi pada sendi, ginjal, dan kulit. Gejala utama pada lupus sistemik ini adalah terjadinya inflamasi kronis pada <a href="https://santuynesia.com/organ-pencernaan-manusia" target="_blank" data-type="post" data-id="4338" rel="noreferrer noopener nofollow">organ-organ</a> tersebut.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Lupus Eritematosus Kutaneus (Cutaneous Lupus Erythematosus/CLE)</h3>
<p>Jenis lupus ini merupakan lupus pada kulit yang dapat berdiri sendiri dan merupakan bagian dari SLE. CLE terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu&nbsp;<em>acute cutaneous lupus erythematosus</em>&nbsp;(ACLE),&nbsp;<em>subacute cutaneous lupus erythematosus</em>&nbsp;(SCLE), dan&nbsp;<em>chronic cutaneous lupus erythematosus</em>&nbsp;(CCLE).</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Lupus Eritematosus Neonatal</h3>
<p>Lupus eritematosus neonatal merupakan jenis lupus yang menyerang bayi baru lahir. Lupus ini akibat autoantibodi, yaitu anti-Ro, anti-La, dan anti-RNP. Ibu yang melahirkan bayi dengan lupus jenis ini belum tentu mengidap lupus juga. Namun, seorang ibu tidak perlu khawatir, karena lupus eritematosus neonatal ini biasanya hanya terjadi pada kulit saja dan akan menghilang dengan sendirinya.&nbsp;</p>
<p>Meskipun demikian, lupus jenis ini juga bisa menyebabkan&nbsp;<em>congenital heart block</em>, yaitu gangguan irama jantung pada bayi yang baru lahir. Namun, kondisi tersebut sangat jarang terjadi, dan bisa diatasi dengan pemasangan alat pacu jantung</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Lupus Akibat Penggunaan Obat</h3>
<p>Jenis obat-obatan tertentu bisa menimbulkan efek samping yang terlihat mirip dengan gejala lupus pada orang yang tidak mengidap SLE. Namun, jenis lupus ini hanya bersifat sementara dan akan menghilang dengan sendirinya beberapa bulan setelah mengonsumsi obat yang memicu gejala lupus tersebut dihentikan. Obat-obatan yang bisa menyebabkan jenis lupus ini, antara lain metildopa,&nbsp;<em>D-penicillamine&nbsp;</em>(obat untuk mengatasi keracunan logam berat),&nbsp;<em>procainamide</em>, serta&nbsp;<em>minocycline</em>&nbsp;(obat jerawat).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-lupus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Fobia: Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Pengobatannya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/apa-itu-fobia</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/apa-itu-fobia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Fobia]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala Fobia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Fobia]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Fobia]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa Takut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4446</guid>
					<description><![CDATA[Seperti yang kita ketahui banyak diantara kita yang takut dengan tingkat level yang tinggi terhadap sesuatu atau disebut fobia, jadi sebenarnya apa itu fobia? Nahh untuk itu yuk simak penjelasan berikut ini. Apa Itu Fobia Fobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu. Ketakutan tersebut timbul saat menghadapi situasi, berada di suatu tempat, atau melihat hewan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Seperti yang kita ketahui banyak diantara kita yang takut dengan tingkat level yang tinggi terhadap sesuatu atau disebut fobia, jadi sebenarnya apa itu fobia? Nahh untuk itu yuk simak penjelasan berikut ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu Fobia</h2>
<p>Fobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu. Ketakutan tersebut timbul saat menghadapi situasi, berada di suatu tempat, atau melihat hewan tertentu. </p>
<p>Beberapa fobia yang sering terjadi di antaranya adalah fobia ketinggian, hewan, jarum suntik, serta ruangan sempit. Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan bekerja atau dalam lingkungan sosial.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Gejala Fobia</h2>
<p>Tanda dari fobia sesorang sangat mudah dikenali dengan melihat reaksi takut yang berlebihan ketika melihat objek atau menghadapi&nbsp;situasi tertentu seperti <a href="https://santuynesia.com/gejala-dan-penyebab-arachnophobia" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">arachnophobia</a> (takut melihat laba-laba). </p>
<p>Selain itu, fobia juga bisa disertai dengan serangan panik yang ditandai dengan bingung, pusing, mual, terasa sesak dan nyeri di dada, sesak napas, jantung berdekat cepat, gemetar, berkeringat, mulut terasa kering, menangis terus menerus, serta takut sendirian.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Penyebab Fobia</h2>
<p>Penyebab fobia hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, diduga ada beberapa faktor yang dapat memicu fobia, di antaranya adalah:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Peristiwa&nbsp;traumatis&nbsp;atau pengalaman buruk di masa kecil.</li><li>Terjadi perubahan pada fungsi otak.</li><li>Genetik dan lingkungan. Misalnya, seseorang dibesarkan oleh orang tua yang sering mengalami kecemasan.</li></ul>
<h2 class="wp-block-heading">Diagnosis Fobia</h2>
<p>Diagnosis fobia dapat ditetapkan dokter berdasarkan gejala-gejala yang mengarah pada kondisi tersebut, kemudian diperkuat oleh riwayat penyakit, riwayat penggunaan obat, serta riwayat kehidupan sosial.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Pengobatan Fobia</h2>
<p>Penanganan terhadap fobia dapat dilakukan melalui terapi psikologi dan obat-obatan. Salah satu terapi yang efektif adalah terapi perilaku <a href="https://santuynesia.com/pendekatan-kognitif-dalam-pembelajaran-pada-anak" target="_blank" data-type="post" data-id="3762" rel="noreferrer noopener nofollow">kognitif</a>. Terapi ini akan membantu&nbsp; penderita mengubah cara pandang dan cara sikap terhadap suatu masalah. Ahli terapi akan membantu penderita mengatasi rasa takut melalui teknik pemaparan atau desentisasi. </p>
<p>Beberapa teknik terapi yang dipadukan dengan ditunjang oleh penerapan <a href="/gaya-hidup/sehat" target="_blank" rel="noreferrer noopener">gaya hidup sehat</a> (seperti istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan yang sehat secara teratur, dan rajin berolahraga) akan menunjukkan hasil yang lebih efektif.</p>
<p>Obat-obatan yang mungkin akan diresepkan dokter untuk meredakan gejala pobia adalah obat penghambat pelepasan serotonin(SSRIs), penghambat beta&nbsp;<em>(beta blockers),</em> dan<i> Benzodiazepine</i><strong style=""><i>.</i></strong> <em>Benzodiazepine&nbsp;</em>diberikan untuk mengatasi kecemasan yang parah. Pemberian&nbsp;<em>benzodiazepine&nbsp;</em>biasanya akan&nbsp;dikurangi secara bertahap seiring membaiknya kondisi untuk menghindari terjadinya ketergantungan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/apa-itu-fobia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Kata Mudik dan Pulang Kampung</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/perbedaan-mudik-dan-pulang-kampung</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/perbedaan-mudik-dan-pulang-kampung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang Kampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4251</guid>
					<description><![CDATA[Perbedaan Kata Mudik dan Pulang Kampung &#8211; Halo sobat santuynesia bagaimana kabarmu hari ini? Sudah siap buat lebaran? Hehe,&#160; hari lebaran sangat identik dengan Mudik atau bisa juga Pulang kampung. Nah, kira-kira kamu tau tidak apa sih perbedaan mudik dan pulang kampung. Pengertian Mudik&#160; Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Mudik adalah kegiatan perantau/pekerja migran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Perbedaan Kata Mudik dan Pulang Kampung</strong> &#8211; Halo sobat santuynesia bagaimana kabarmu hari ini? Sudah siap buat lebaran? Hehe,&nbsp; hari lebaran sangat identik dengan Mudik atau bisa juga Pulang kampung. Nah, kira-kira kamu tau tidak apa sih perbedaan mudik dan pulang kampung.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-1">Pengertian Mudik&nbsp;</h2>
<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Mudik adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga bertemu dengan orang tua.</p>
<p>Transportasi yang sering digunakan mudik antara lain: pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik. Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-2">Pengertian Pulang Kampung</h2>
<p>Pulang kampung dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), secara sederhana diartikan dengan berlayar atau pulang.&nbsp;Wikipedia&nbsp;mengartikannya sebagai kegiatan tahunan dari para pekerja atau orang yang berada di perantauan atau buruh migran untuk pulang kampung pada even tertentu. Sifat kegiatan ini adalah tahunan. Orang yang ada di daerah atau negara lain, pada even tertentu pulang ke kampung halamannya.</p>
<p>Ada jutaan orang memilih jalan pulang kampung halaman pada even tertentu itu. Dengan berbagai cara mereka pulang. Letak daerah yang jauh, mereka rela antre tiket kereta api atau bus berhari-hari. Sedangkan yang bisa ditempuh dalam sehari perjalanan, tidak kurang jumlahnya yang memakai sepeda motor. Suatu keadaan yang kadang miris melihatnya, apalagi orang yang tidak memiliki kemampuan lebih, memulih mudik dengan sepeda motor dengan ditumpangi tiga hingga empat orang –tentu dua diantaranya anak yang masih di bawah umur. Jalan ini dipilih karena ingin merasakan kampung halaman tersebut.</p>
<p>Pulang kampung memiliki arti penting, baik mereka yang masih memiliki orang tua atau mereka yang sudah tiada lagi orang tuanya. Mereka yang meninggalkan kampung, pada akhirnya tidak benar-benar meninggalkan, karena pada even tertentu, mereka akan pulang –walau seluruh anggota keluarganya sudah tiada, mereka akan menjenguk kampung yang biasanya mengukir banyak cerita. Belum lagi kampung, biasanya menjadi ruang lain mengekspresikan keberhasilan seseorang –umumnya diukur secara material dan pendapatan.</p>
<p>Pada dasarnya pulang kampung bisa dimaknai sebagai jalan berkarya –atau berkarya kembali secara lebih hebat. Dengan pilihan ini, maka bagaimana pun proses pulang kampung yang dijalani, tetap memiliki arti penting. Dengan berbagai bentuk perjuangan dari proses pulang kampung itu, akan tergantikan dengan semangat yang dilahirkan kemudian. Justru yang rugi adalah mereka yang pulang kampung dengan susah payah, namun itu semua tidak bisa membuatnya menambah semangat untuk berkarya yang lebih besar lagi, yang lebih hebat.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="rtoc-3">Kesimpulan</h2>
<p>Berdasarkan pengertian diatas perbedaan Mudik dan Pulang kampung terletak pada ruang lingkup dan ke umuman bahasa. Jika Mudik itu tradisi kembali ke halaman pada waktu atau even-even tertentu dalam kaitannya ini menyangkut tentang Hari Besar Agama Seperti Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.</p>
<p>Sedangkan Pulang kampung ia kegiatan kembali ke rumah halaman tidak berdasarkan even-even tertentu atau bebas bisa setiap minggu atau bahkan tiap hari.</p>
<p>Itu saja perbedaan mengenai <a href="/">Mudik dan Pulang Kampung</a>. Saran dan Kritik silahkan tulis di kolom komentar yaa!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/perbedaan-mudik-dan-pulang-kampung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konsep Berpikir Diakronik dan Sinkronik Beserta Contohnya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/konsep-berpikir-diakronik-dan-sinkronik</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/konsep-berpikir-diakronik-dan-sinkronik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Feb 2022 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Diakronik]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkronik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4168</guid>
					<description><![CDATA[Berpikir sejarah dapat dilakukan dengan cara diakronik dan sinkronik. Kedua cara berpikir sejarah ini memiliki ciri-ciri dan konsep yang berbeda. Apakah Anda sudah tahu ciri-ciri dan konsep dari diakronik dan sinkronik? Jika belum tahu, simak ulasan tentang konsep berpikir diakronik dan sinkronik beserta contohnya di bawah ini. Berpikir Diakronik Kata ‘diakronik’ berasal dari bahasa Latin, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Berpikir sejarah dapat dilakukan dengan cara diakronik dan sinkronik. Kedua cara berpikir sejarah ini memiliki ciri-ciri dan konsep yang berbeda. Apakah Anda sudah tahu ciri-ciri dan konsep dari diakronik dan sinkronik?</p>
<p>Jika belum tahu, simak ulasan tentang konsep berpikir diakronik dan sinkronik beserta contohnya di bawah ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="berpikir-diakronik">Berpikir Diakronik</h2>
<p>Kata ‘diakronik’ berasal dari bahasa Latin, yakni ‘dia’ yang berarti melalui atau melampaui dan ‘chronicus’ yang berarti waktu. Sehingga, berpikir diakronik dalam sejarah diartikan sebagai cara menganalisis atau menelusuri suatu peristiwa sejarah dari awal hingga akhir kejadian. Berpikir diakronik juga dapat diartikan memanjang dalam waktu namun terbatas dalam ruang.</p>
<p>Dari pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa berpikir diakronik ‘mengandalkan’ kronologis dalam menganalisis peristiwa sejarah. Kronologis ialah catatan peristiwa-peristiwa yang diurutkan berdasarkan waktu kejadian.</p>
<p>Dengan kronologis, kita dapat merekonstruksi kembali suatu peristiwa sejarah berdasarkan urutan waktu secara tepat. Selain itu, kita juga dapat membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi pada waktu yang sama namun di tempat yang berbeda yang saling berhubungan.</p>
<p>Berikut adalah konsep dari berpikir diakronik:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Memahami peristiwa dalam masyarakat sebagai sesuatu yang terus bergerak dan saling berkaitan atau memiliki hubungan sebab dan akibat;</li><li>Mempelajari kehidupan di masyarakat secara memanjang dan mempunyai dimensi waktu;</li><li>Dapat menguraikan proses perubahan peristiwa yang terjadi dari waktu ke waktu.</li></ul>
<p>Adapun ciri-ciri dari berpikir diakronik, di antaranya:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Memanjang dalam waktu namun terbatas dalam ruang;</li><li>Mempelajari peristiwa sejarah berdasarkan berlalunya waktu;</li><li>Memiliki cakupan kajian yang luas;</li><li>Kajiannya memanjang dan mempunyai dimensi waktu;</li><li>Bersifat dinamis;</li><li>Bersifat vertikal;</li><li>Terdapat konsep perbandingan berdasarkan perkembangan zaman.</li></ul>
<p>Tujuan dari berpikir diakronik adalah agar kita mempelajari peristiwa&nbsp;<a href="https://santuynesia.com/historiografi" target="_blank" data-type="post" data-id="3503" rel="noreferrer noopener nofollow">sejarah</a>&nbsp;berdasarkan kronologis atau urutan waktu yang tepat dan teratur. Seperti halnya kita mempelajari kronologi pertempuran arek-arek Suroboyo yang menggunakan batasan waktu, yakni pada 25 Oktober 1945 hingga 27 November 1945. Dari rentang waktu tersebut, kita mencari dan merinci peristiwa apa saja yang terjadi pada pertempuran arek-arek Suroboyo.</p>
<p>Agar lebih mudah memahami konsep dari cara berpikir diakronik, simak contoh peristiwa sejarah di bawah ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="contoh-berpikir-diakronik">Contoh Berpikir Diakronik</h2>
<p>Berikut adalah contoh dari berpikir diakronik tentang&nbsp;<em>‘Pertempuran Arek-arek Suroboyo’</em>&nbsp;yang terjadi pada 25 Oktober hingga 27 November 1945:</p>
<p>Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Inggris yang tergabung dalam Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) bersama Netherlands Indies Civil Administration (NICA) menginjakkan kaki di tanah Surabaya. Mereka ingin ‘mengembalikan’ Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda sebagai negeri jajahan Hindia Belanda.</p>
<p>Pada tanggal 27 Oktober 1945, tepatnya setelah peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda (sehingga menjadi berwarna merah putih, ‘bendera Indonesia’), pertempuran pertama meletus antara Indonesia dan Inggris. Pada tanggal 29 Oktober 1945, pertempuran itu ‘secara resmi’ ditandatangani antara Indonesia dan Inggris.</p>
<p>Pada 30 Oktober 1945, pertempuran mencapai puncaknya. Pimpinan tentara Inggris di Jawa Timur, Brigadir Jenderal Mallaby tewas pada pukul 20.30 WIB. Jenderal Mallaby kemudian diganti oleh Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansegh.</p>
<p>Pada 10 November 1945, Jenderal Mansegh mengeluarkan ultimatum untuk meminta pihak Indonesiau untuk menyerahkan seluruh persenjataan dan meyetop perlawanan terhadap Inggris. Namun, ultimatum itu tak dihiraukan oleh arek-arek Suroboyo, sehingga meletuslah serangan besar-besaran dari tentara Inggris atau AFNEI.</p>
<p>Arek-arek Suroboyo pun melakukan perlawanan. Pertempuran hebat akhirnya meletus antara Inggris dan arek-arek Suroboyo. Pertempuran 10 November 1945 ini kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan.</p>
<p>Pertempuran berakhir pada 28 November 1945. Korban dari pihak Surabaya diperkirakan mencapai 20.000 orang. Sementara pihak Inggris diperkirakan 1.500 orang.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="berpikir-sinkronik">Berpikir Sinkronik</h2>
<p>Kata ‘sinkronik’ berasal dari bahasa Yunani, yakni ‘syn’ yang berarti dengan dan ‘chronoss’ yang berarti waktu. Berpikir sinkronik ialah mempelajari peristiwa sejarah dengan segala aspeknya pada waktu tertentu dan secara mendalam.</p>
<p>Jika berpikir diakronik diartikan memanjang dalam waktu namun terbatas dalam ruang, berpikir sinkronik diartikan sebaliknya, yakni meluas dalam ruang namun terbatas dalam waktu. Hal ini sebagaimana disampaikan Kuntowijoyo, bahwa konsep sinkronik mengedepankan penggambaran yang luas dalam ruang dan tidak begitu memikirkan dimensi waktu.</p>
<p>Berikut adalah konsep dari berpikir sinkronik:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Menjelaskan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian per bagian;</li><li>Kerangka berpikir sinkronik melihat kehidupan sosial secara luas dengan berdimensi ruang;</li><li>Menjelaskan fungsi dan struktur dari setiap unit dalam kondisi yang tetap</li></ul>
<p>Adapun ciri-ciri dari berpikir sinkronik, di antaranya:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Memahami peristiwa sejarah pada waktu tertentu;</li><li>Memahami peristiwa sejarah tertentu secara mendalam</li><li>Fokus terhadap pola-pola, gejala dan karakter pada suatu peristiwa sejarah;</li><li>Bersifat horizontal;</li><li>Tidak ada konsep perbandingan;</li><li>Cakupan kajian sangat sempit dan sistematis.</li></ul>
<p>Agar lebih mudah memahami konsep dari cara berpikir sinkronik, simak contoh peristiwa sejarah di bawah ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="contoh-berpikir-sinkronik">Contoh Berpikir Sinkronik</h2>
<p>Berikut adalah contoh dari berpikir diakronik tentang&nbsp;<em>‘Pembacaan Teks Proklamasi’</em>:</p>
<p>Pembacaan teks proklamasi dilakukan pada 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia.</p>
<p>Pembacaan teks proklamasi berlokasi di rumah Soekarno, tepatnya di Jl. Pegangsaan Timur no. 56 (saat ini jalan ini berubah nama menjadi Jalan Proklamasi). Hadir kurang lebih 500 orang pada momen penting itu. Mereka berasal dari berbagai kalangan dengan membawa benda apapun yang bisa dijadikan senjata.</p>
<p>Bukan tanpa alasan, mereka membawa benda apapun yang bisa dijadikan senjata karena Jepang masih berada di Jakarta sekalipun kalah dari sekutu dengan ditandai hancurnya kota Hiroshima dan Nagasaki. Dengan kata lain, kondisi Jakarta saat itu belum betul-betul kondusif.</p>
<p>Mulanya, pembacaan teks proklamasi diagendakan berlokasi di lapangan Ikeda. Namun lokasi dipindahkan ke tempat tinggal Soekarno karena untuk menghindari pertumpahan darah. Akibatnya, lebih dari 100 orang anggota barisan pelopor yang telah berada di lapangan Ikeda berjalan ke rumah Soekarno.</p>
<p>Mereka terlambat sehingga tidak sempat mendengarkan pembacaan teks proklamasi. Mereka kemudian menuntut untuk pembacaan ulang. Namun permintaan mereka ditolak serta diberikan amanat oleh Moh. Hatta.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="perpaduan-cara-berpikir-diakronik-dan-sinkronik">Perpaduan Cara Berpikir Diakronik dan Sinkronik</h2>
<p>Cara berpikir diakronik dan sinkronik memang memiliki perbedaan. Sebagaimana penjelasan di atas, berpikir diakronik menggunakan penelusuran masa lalu yang menekankan pada waktu kejadian dan proses terjadinya suatu peristiwa sejarah. Sementara berpikir sinkronik memperluas ruang yang terjadi dan mementingkan struktur yang terdapat pada suatu peristiwa.</p>
<p>Namun, kedua cara berpikir ini dapat dipadukan atau digabungkan. Perpaduan cara berpikir diakronik dan sinkronik akan menghasilkan pemahaman bukan hanya tentang apa yang terjadi, melainkan juga mengapa peristiwa sejarah itu terjadi. Selain itu, perpaduan ini juga dapat menjelaskan keterkaitan antar bagian, urutan kronologis dan dinamis dalam rentang waktu tertentu.</p>
<p>Demikian ulasan tentang konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah beserta contohnya. Semoga ulasan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru untuk Anda</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/konsep-berpikir-diakronik-dan-sinkronik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menerapkan Kebiasaan Keuangan Yang Baik</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/kebiasaan-keuangan-yang-baik</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/kebiasaan-keuangan-yang-baik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 02:45:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mus.my.id/kebiasaan-keuangan-yang-baik</guid>
					<description><![CDATA[Santuynesia &#8211; Teman-teman, bagaimana dengan perencanaan keuangan Anda untuk tahun 2021? Tentunya sudah diatur dan diperhitungkan dengan rapi, bukan? Nah, jika anda mempunyai tujuan keuangan yang matang, tentunya anda berharap semua tujuan keuangan tersebut dapat tercapai di tahun 2021. Dengan memiliki tujuan keuangan yang tersusun rapi, artinya anda sudah mempunyai modal paling dasar untuk mewujudkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://santuynesia.com/kebiasaan-keuangan-yang-baik" rel="nofollow noopener" target="_blank">Santuynesia</a></strong> &#8211; Teman-teman, bagaimana dengan perencanaan keuangan Anda untuk tahun 2021? Tentunya sudah diatur dan diperhitungkan dengan rapi, bukan? </p>
<p>Nah, jika anda mempunyai tujuan keuangan yang matang, tentunya anda berharap semua tujuan keuangan tersebut dapat tercapai di tahun 2021. </p>
<p>Dengan memiliki tujuan keuangan yang tersusun rapi, artinya anda sudah mempunyai modal paling dasar untuk mewujudkan berbagai tujuan keuangan tersebut, yaitu Niat dan Perencanaan. </p>
<p>Namun, niat dan perencanaan belaka tidak cukup. Niat dan rencana tersebut tentunya harus dibarengi dengan sesuatu yang tidak kalah pentingnya yaitu konsistensi perilaku keuangan Anda dalam mencapai tujuan keuangan tersebut.</p>
<p>Konsistensi ini bisa menjadi musuh paling berbahaya bagi kita semua jika tidak dikelola dengan baik. </p>
<p>Lalu, bagaimana menjaga konsistensi kita dalam mewujudkan tujuan keuangan yang telah ditetapkan? </p>
<p>Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengembangkan kebiasaan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Keuangan" target="_blank" aria-label="keuangan  (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener nofollow" class="rank-math-link">keuangan </a>yang baik. </p>
<p>Berikut adalah 5 kebiasaan keuangan harian yang harus Anda terapkan untuk mencapai tujuan keuangan yang Anda tetapkan:</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Catat semua pendapatan dan pengeluaran secara teratur.</h3>
<p>Dengan mengetahui secara detail semua pendapatan dan pengeluaran Anda serta situasi keuangan Anda dari waktu ke waktu, Anda dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk menghabiskan pengeluaran Anda atau kapan Anda “istirahat” sebentar.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Hindari membeli sesuatu yang tidak direncanakan.</h3>
<p>Membeli sesuatu di luar perencanaan (pembelian impulsif) merupakan salah satu musuh utama dalam perencanaan keuangan. </p>
<p>Ini adalah sesuatu yang seringkali tanpa disadari membuat kita frustasi untuk mencapai tujuan finansial. </p>
<p>Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan menyusun daftar barang yang Anda butuhkan saat ingin berbelanja dan selalu ikuti daftar tersebut. </p>
<p>Ketika ada keinginan untuk membeli suatu barang dari daftar, tanyakan lagi pada diri Anda apakah ini benar-benar suatu kebutuhan atau hanya sekedar keinginan sesaat?</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Biasakan untuk menentukan batas pengeluaran tertinggi untuk suatu barang atau kebutuhan.</h3>
<p>Misalnya, saat Anda perlu membeli hadiah untuk teman atau menghabiskan akhir pekan dengan makan di restoran atau menonton film, tentukan berapa banyak yang dapat Anda belanjakan dan pertahankan! </p>
<p>Tentu kita tetap bisa memberikan kado yang tak terlupakan kepada teman-teman dan bersantai di akhir pekan, namun ingat jangan mengeluarkan uang terlalu banyak alias jangan mengeluarkan uang terlalu banyak dan melebihi kemampuan Anda.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Budayakan Menabung.</h3>
<p>Selalu sisihkan penghasilan yang Anda terima untuk berbagai kebutuhan masa depan seperti dana pensiun dan dana darurat. </p>
<p>Untuk dana darurat, tahan keinginan untuk menggunakan dana tabungan ini di luar penggunaannya. </p>
<p>Ingat, tidak ada kata terlambat! Jadi, jika Anda belum menerapkannya dalam beberapa saat, Anda bisa mulai sekarang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Simpan uang di dompet Anda sesedikit mungkin.</h3>
<p>Dengan uang tunai terbatas di dompet Anda, ini dapat membantu Anda mengurangi pembelian impulsif, terutama ketika toko tidak menerima pembayaran tanpa uang tunai.</p>
<p>Bagaimana? Dapatkah Anda memupuk kebiasaan keuangan yang baik ini yang bertujuan untuk “menjaga” konsistensi perilaku keuangan Anda hingga tujuan keuangan Anda tercapai. </p>
<hr class="wp-block-separator"/>
<p>Ref: sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10420</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/kebiasaan-keuangan-yang-baik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
