<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Bisnis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/ekonomi/bisnis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Feb 2022 14:53:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Bisnis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>9 Ide Bisnis Dibidang Kuliner yang Perlu Dicoba</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/ide-bisnis-dibidang-kuliner</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/ide-bisnis-dibidang-kuliner#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4103</guid>
					<description><![CDATA[Ide Bisnis Dibidang Kuliner &#8211; Ada beberapa ide bisnis di bidang kuliner yang perlu dicoba. Ide bisnis kuliner ini bisa dibilang cukup menggiurkan karena potensi konsumen untuk membeli kuliner tersebut yang cukup besar. Dalam teori Abraham Maslow tentang segitiga kebutuhan, memang salah satu kebutuhan utama manusia yaitu makanan. Tanpa ada makanan yang mencukupi, maka manusia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Ide Bisnis Dibidang Kuliner</strong> &#8211; Ada beberapa ide bisnis di bidang kuliner yang perlu dicoba. Ide bisnis kuliner ini bisa dibilang cukup menggiurkan karena potensi konsumen untuk membeli kuliner tersebut yang cukup besar.</p>
<p>Dalam teori Abraham Maslow tentang segitiga kebutuhan, memang salah satu kebutuhan utama manusia yaitu makanan. Tanpa ada makanan yang mencukupi, maka manusia akan mati. Oleh sebab itulah berbisnis kuliner pasti akan laku keras, karena orang akan mati kalau tidak membeli makanan.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="ide-bisnis-dibidang-kuliner-yang-perlu-dicoba">Ide Bisnis Dibidang Kuliner yang Perlu Dicoba</h2>
<p>Lalu apa saja sih ide bisnis dibidang kuliner&nbsp;yang perlu dicoba? Berikut ini kami paparkan 9 ide bisnis dibidang kuliner yang perlu dicoba.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="1-membuka-usaha-kedaiy-cilok">1. <strong>Membuka Usaha Kedaiy Cilok</strong></h3>
<p>Ingin dapat pelanggan yang banyak? Buka usaha kedaiy Cilok aja. Usaha ini cukup menggiurkan karena kebanyakan orang menyukai bisnis ini. Semua orang suka cilok. Tua muda semuanya suka cilok.</p>
<p>Beberapa minggu yang lalu ada pedagang cilok&nbsp; di Boyolali yang viral. Bukan hanya karena paras penjualnya yang cantik, tapi karena kuliner cilok sendiri memang disukai banyak orang.</p>
<p>Ukuran cilok yang enak tentu saja yang mempunyai bumbu pas. Sambal harus pas cita rasanya.</p>
<p>Selain itu perhatikan pula bahan-bahan yang dipakai untuk membuat ciloknya. Usahakan menggunakan bahan-bahan cilok yang memang dari tepung berkualitas.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="2-usaha-katering-untuk-aqiqah">2. <strong>Usaha Katering untuk Aqiqah</strong></h3>
<p>Ide bisnis kuliner kedua yang tak kalah menariknya yaitu usaha katering. Orang-orang yang berbisnis katering untuk aqiqah biasanya cukup laris karena semua orang memang butuh aqiqah.</p>
<p>Setiap anak yang lahir di dunia harus diaqiqahi. Adanya kepercayaan teologi yang semacam ini membuat&nbsp;<a href="https://santuynesia.com/cara-memulai-bisnis-online" target="_blank" data-type="post" data-id="92" rel="noreferrer noopener nofollow">bisnis</a> aqiqah&nbsp;laris manis di konsumen.</p>
<p>Agar banyak orang puas dengan layanan aqiqah di tempatmu. Berikanlah menu aqiqah dengan cita rasa yang seenak mungkin. Semakin enak cita rasanya, maka semakin banyak pula konsumen yang membeli layanan aqiqah di tempatmu.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="3-usaha-kuliner-olos">3. <strong>Usaha Kuliner Olos</strong></h3>
<p>Usaha kuliner yang cukup laris berikutnya yaitu olos. Beberapa tahun belakangan usaha kuliner olos memang sedang viral.</p>
<p>Banyak orang-orang membuka usaha olos dengan pembeli yang cukup banyak. Semua orang nampaknya sangat suka dengan olos.</p>
<p>Agar olos mampu menggaet pembeli dalam jumlah banyak, disarankan menambahkan variasi bumbu-bumbu olos. Buatlah adonan olos yang segurih mungkin. Jika olos yang dibuat kalian gurih, maka konsumenmu akan semakin banyak pula.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="4-membuka-usaha-kuliner-buble-tea">4. <strong>Membuka Usaha Kuliner Buble Tea</strong></h3>
<p>Belakangan ini banyak orang-orang membuka usaha kuliner buble tea. Usaha kuliner ini cukup digemari karena memang buble tea banyak penggemarnya.</p>
<p>Buble tea adalah minuman dari Jepang yang telah dikonversi ke dalam lidah masyarakat Indonesia. Agar rasanya lebih sesuai dengan lidah Indonesia, kalian bisa menambhakan taping yang cita rasanya lebih melokal.</p>
<p>Boleh deh ditambahi dawet, kismis, irisan buah pisang, dan beberapa taping menarik lainnya. Untuk lokasi jualannya disarankan pilih lokasi yang dekat dengan kampus atau sekolah.</p>
<p>Agar mampu menjangkau beragam segmen. Berikanlah beberapa varian rasa pada buble tea. Adanya varian rasa ini membuat pembeli bisa menentukan pilihannya untuk membeli buble tea.</p>
<p>Nah itulah empat ide bisnis di bidang kuliner yang perlu dicoba. Kalian mau pilih ide bisnis yang mana nih kira-kira? Semoga ide bisnismu laris manis di pasaran ya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/ide-bisnis-dibidang-kuliner/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesalahan dalam Berinvestasi yang Harus Dihindari</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/kesalahan-dalam-berinvestasi</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/kesalahan-dalam-berinvestasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2021 04:01:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Risk Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=248</guid>
					<description><![CDATA[Kesalahan dalam Berinvestasi &#8211; Otoritas Jasa Keuangan dalam materi edukasinya (20/11/2020) menyatakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan berinvestasi. Namun terkadang investor salah, sehingga investasinya tidak membawa hasil yang diharapkan. Menurut OJK, tujuh kesalahan yang sering dilakukan dalam berinvestasi harus dihindari, tetapi disini kita menambahkan beberapa kesalahan dalam berinvestasi, apa aja itu? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Kesalahan dalam Berinvestasi</strong> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan dalam materi edukasinya (20/11/2020) menyatakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan berinvestasi. Namun terkadang investor salah, sehingga investasinya tidak membawa hasil yang diharapkan.</p>
<p>Menurut OJK, tujuh kesalahan yang sering dilakukan dalam berinvestasi harus dihindari, tetapi disini kita menambahkan beberapa kesalahan dalam berinvestasi, apa aja itu? yuk simak penjelasannya berikut ini.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Kesalahan dalam Berinvestasi</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Tidak Ada Tujuan Investasi yang Jelas</h3>
<p>Tujuan investasi berkaitan erat dengan jumlah uang yang diharapkan di masa depan, pengembalian investasi dan tingkat risiko investasi yang bersedia Anda tanggung.</p>
<p>Jika Anda memiliki tujuan berinvestasi dana kuliah yang akan memakan waktu 10-15 tahun dari sekarang, maka berinvestasi di saham atau reksa dana adalah pilihan yang sangat baik.</p>
<p>Sebagian besar investor, terutama pemula, tidak memiliki tujuan investasi yang jelas. “Kebanyakan hanya ikut-ikutan, tapi tidak mengerti alat yang digunakan untuk investasi. Karena investasi butuh tujuan yang jelas,” kata OJK.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Risiko yang Tidak Realistis</h3>
<p>Kesalahan dalam berinvestasi, risiko selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan hasil investasi. Semakin banyak uang yang diinvestasikan, semakin besar risikonya. Banyak investor yang tergiur dengan tingkat keuntungan yang tidak masuk akal, terutama ketika risiko yang ditawarkan kecil.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar,&#8221; OJK menekankan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Memiliki Harapan yang Terlalu Tinggi</h3>
<p>Aturan utama yang berlaku untuk berinvestasi adalah bahwa semakin tinggi risiko yang bersedia Anda ambil, semakin tinggi pengembaliannya.</p>
<p>Dengan demikian, tidak mungkin untuk mengandalkan pengembalian yang tinggi jika Anda ragu untuk berinvestasi pada instrumen berisiko tinggi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Analisis yang Tidak Memadai</h3>
<p>Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, Anda harus membuat perhitungan yang jelas dan memadai. Silakan lakukan ini sebelum menginvestasikan dana yang cukup besar ke dalam kendaraan investasi.</p>
<p>“Perlu dianalisa secara cermat keuntungan yang mungkin diperoleh dalam jangka waktu tertentu dan risiko yang mungkin terjadi,” jelas OJK.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Salah Menilai Kinerja</h3>
<p>Seperti yang telah kami jelaskan di atas, masing-masing instrumen investasi memberikan pengembalian jangka panjang yang optimal, misalnya saham, dan ada juga instrumen yang memberikan hasil investasi optimal dalam jangka pendek hingga 3 tahun.</p>
<p>Jika saat ini Anda sedang berinvestasi di pasar saham dan melihat bahwa setelah 1-2 tahun imbal hasil berfluktuasi dan cenderung menurun, jangan panik tentang hal ini.</p>
<p>Fluktuasi saham sangat wajar dalam jangka pendek, sehingga jenis investasi ini lebih cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang di atas 10 tahun.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Periode Investasi, Instrumen dan Tujuannya Tidak Sesuai</h3>
<p>Setiap alat investasi memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Pilih instrumen yang sesuai dengan kebutuhan kita. Sesuaikan jangka waktu investasi dan tujuan yang ingin kita capai.</p>
<h3 class="wp-block-heading">7. Tidak Mengevaluasi Investasi Secara Teratur</h3>
<p>Sementara investasi berorientasi pada masa depan, investasi perlu ditinjau atau dinilai secara teratur.</p>
<p>Kami menyarankan Anda secara teratur dan terus-menerus memeriksa investasi Anda setidaknya setiap 3 bulan sekali.</p>
<h3 class="wp-block-heading">8. Tidak Ada Diversifikasi Investasi</h3>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diversifikasi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Diversifikasi</a> berarti pendistribusian portofolio yang dimiliki oleh berbagai jenis risiko investasi yang ada guna mengurangi tingkat potensi kerugian.</p>
<p>Misalnya, Anda mendistribusikan investasi dalam obligasi, saham, real estat, pinjaman peer-to-peer, dan logam mulia.</p>
<p>Ketika satu instrumen investasi jatuh nilainya, jenis investasi lain dapat mengimbangi kerugian yang Anda terima.</p>
<p>Tentu saja, Anda tidak bisa mendapatkan hal seperti ini jika Anda menginvestasikan semua uang Anda hanya dalam satu jenis kendaraan investasi.</p>
<p>Jangan sampai kita menaruh semua uang kita pada satu alat investasi. Karena jika alat tersebut mengalami kerugian, maka resikonya akan lebih besar.</p>
<h3 class="wp-block-heading">9. Jangan Fokus Pada Rencana yang Sudah Kamu Buat</h3>
<p>Kesalahan dalam berinvestasi menurut OJK, kedisiplinan diperlukan untuk menghindari hal-hal yang mengaburkan tujuan investasi kita. Karena pemeliharaan lebih sulit daripada memperoleh kekayaan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">10. Anda Salah dalam Memperhitungkan Risiko</h3>
<p>Tidak ada investasi yang tidak mengandung resiko sama sekali, semua jenis investasi pasti memiliki resiko dan yang membedakan hanyalah tingkat resiko yang dimiliki.</p>
<p>Jika Anda masih muda dan memiliki profil risiko yang agresif, tidak ada salahnya untuk mengambil risiko yang lebih tinggi untuk mendapatkan return yang lebih tinggi.</p>
<p>Jika Anda tidak yakin dengan jenis risiko yang akan Anda ambil, Anda harus mengetahui <a href="https://santuynesia.com/risiko-investasi" target="_blank" data-type="post" data-id="243" rel="noreferrer noopener nofollow">resiko investasi</a> dan tujuan investasi serta jangka waktu investasi Anda sebelumnya.</p>
<h3 class="wp-block-heading">11. Membuat keputusan terlalu cepat</h3>
<p>Ini adalah kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor pemula. Semangat yang terlalu mulia tanpa pertimbangan yang matang bisa membuat kita salah mengambil keputusan. “Pada akhirnya itu menghambat peluang Anda untuk mendapatkan pengembalian yang tinggi,” kata OJK.</p>
<h3 class="wp-block-heading">12. Anda Tidak Memperhitungkan Inflasi Tahunan</h3>
<p>Inflasi adalah kenaikan umum harga dalam perekonomian, yang menyebabkan penurunan daya beli penduduk. Ini adalah salah satu alasan mengapa nilai uang Anda menurun setiap tahun.</p>
<p>Jika Anda mengabaikan inflasi dan hanya menyimpan uang Anda di tabungan, jangan heran jika uang Anda jatuh nilainya.</p>
<p>Tingkat inflasi rata-rata di Indonesia adalah antara 3% dan 8% per tahun, dan sebagai investor yang cerdas, Anda harus dapat menemukan kendaraan investasi yang memiliki tingkat pengembalian lebih tinggi daripada tingkat inflasi.</p>
<p>Nahh, demikianlah ulasan kesalahan dalam berinvestasi yang harus dihindari, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.</p>
<hr class="wp-block-separator"/>
<p>Ref: koinworks, bareksa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/kesalahan-dalam-berinvestasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Risiko Investasi yang Perlu Diketahui Para Investor</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/risiko-investasi</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/risiko-investasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 02:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Risiko Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=243</guid>
					<description><![CDATA[Risiko Investasi &#8211; Setiap investasi tentu memiliki risikonya masing-masing, baik itu reksa dana, instrumen obligasi, saham atau lainnya. Risiko dapat diartikan sebagai suatu kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan sebelumnya. Dalam dunia investasi ada istilah “high risk – high return” yang artinya semakin tinggi risikonya maka semakin banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Risiko Investasi</strong> &#8211; Setiap investasi tentu memiliki risikonya masing-masing, baik itu reksa dana, instrumen obligasi, saham atau lainnya.</p>
<p>Risiko dapat diartikan sebagai suatu kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan sebelumnya.</p>
<p>Dalam dunia investasi ada istilah “high risk – high return” yang artinya semakin tinggi risikonya maka semakin banyak keuntungan yang bisa didapatkan.</p>
<p>Oleh karena itu, ketika Anda memutuskan untuk mulai berinvestasi, Anda perlu memahami apa saja risikonya.</p>
<p>Dengan demikian, Anda akan dapat memilih instrumen yang tepat, dengan mempertimbangkan tujuan keuangan, kondisi keuangan, dan ketahanan Anda terhadap risiko yang ada.</p>
<p>Pasalnya, investasi bisa menjadi tidak efektif jika tidak disesuaikan dengan faktor-faktor di atas.</p>
<p>Sayang, bukan?</p>
<p>Oiya, sebelumnya kita sudah bahas juga tentang memilih <a href="https://santuynesia.com/investasi-saham-atau-reksa-dana" target="_blank" data-type="post" data-id="217" rel="noreferrer noopener nofollow">investasi saham atau reksa dana</a>. Kalau begitu, mari kita mulai membahas risiko yang ada di dunia investasi selanjutnya!</p>
<h2 class="wp-block-heading">Risiko Investasi yang Perlu Diketahui Para Investor</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Risiko Suku Bunga</h3>
<p>Risiko suku bunga adalah risiko yang timbul dari penurunan nilai relatif aset berbunga (seperti pinjaman atau obligasi) yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga.</p>
<p>Perubahan suku bunga pasar tentunya akan mempengaruhi pendapatan investasi atau imbal hasil yang diperoleh.</p>
<p>Biasanya, bahkan jika suku bunga naik, harga obligasi berbunga tetap akan turun, dan sebaliknya.</p>
<p>Metode tertua yang masih digunakan untuk mengukur risiko suku bunga adalah dengan menggunakan maturitas obligasi.</p>
<p>Misalnya, suku bunga obligasi pada umumnya adalah 8-10%, tetapi kemudian pemerintah menerbitkan sukuk untuk penjualan eceran dengan suku bunga hingga 12%.</p>
<p>Dengan demikian, investor pasti akan lebih memilih sukuk ini untuk ritel.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Risiko Pasar</h3>
<p>Berikutnya adalah risiko investasi berdasarkan fluktuasi pasar atau fluktuasi nilai aset bersih (NAB).</p>
<p>Fluktuasi ini disebabkan oleh perubahan emosional di pasar keuangan seperti saham dan obligasi.</p>
<p>Perubahan dapat terjadi karena beberapa faktor seperti krisis ekonomi, masalah, kerusuhan, spekulasi, dan perubahan politik.</p>
<p>Risiko investasi ini juga sering disebut sebagai risiko sistematis, artinya risiko ini tidak dapat dihindari dan investor pasti akan mengalaminya terlepas dari profil risikonya.</p>
<p>Padahal, adanya risiko ini bisa menyebabkan investor kehilangan modal.</p>
<p>Misalnya ada masalah dengan kesehatan presiden suatu negara, hal ini dapat menyebabkan fluktuasi nilai mata uang negara tersebut terhadap dolar, kemudian naik.</p>
<p>Saat Anda dihadapkan pada fluktuasi pasar, tidak perlu panik dan segera menarik dana investasi Anda.</p>
<p>Pasalnya, penurunan atau peningkatan aset seperti itu sebenarnya tidak terjadi setiap saat.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Risiko Likuiditas</h3>
<p>Risiko investasi semacam ini biasanya bersumber dari kesulitan dalam menyediakan dana dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p>Misalnya, ada salah satu pihak yang tidak dapat membayar kewajibannya pada saat jatuh tempo secara tunai.</p>
<p>Sementara suatu pihak dapat dikatakan memiliki harta yang cukup berharga untuk melunasi utangnya, apabila harta tersebut tidak dapat diubah menjadi uang tunai, maka harta tersebut dapat dikatakan tidak likuid.</p>
<p>Adapun hal ini dapat terjadi jika pihak yang berhutang tidak dapat menjual hartanya karena tidak ada pihak lain yang berminat untuk membelinya.</p>
<p>Namun perlu dicatat bahwa risiko likuiditas berbeda dengan penurunan tajam harga aset.</p>
<p>Jika terjadi penurunan harga aset, pasar menganggap aset tersebut tidak berharga.</p>
<p>Sedangkan jika terjadi risiko likuiditas, hal ini dapat terjadi karena tidak ada pihak yang tertarik untuk menukar atau membeli aset karena sulitnya menggabungkan kedua belah pihak.</p>
<p>Akibatnya, risiko likuiditas biasanya paling mungkin terjadi di pasar negara berkembang atau pasar dengan volume rendah.</p>
<p>Risiko ini terkait dengan percepatan penerbitan surat berharga perusahaan yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Risiko Inflasi</h3>
<p>Risiko inflasi juga dikenal sebagai risiko daya beli, yang menunjukkan bahwa nilai moneter suatu investasi saat ini tidak akan setinggi di masa depan karena perubahan daya beli akibat inflasi.</p>
<p>Akibatnya, risiko investasi ini dapat merugikan daya beli masyarakat untuk berinvestasi akibat kenaikan harga rata-rata konsumen.</p>
<p>Risiko inflasi ini pada umumnya muncul pada saat investor memegang uang tunai atau berinvestasi pada instrumen yang berhubungan dengan inflasi.</p>
<p>Nilai uang atau aset mereka dapat dikurangi dengan inflasi.</p>
<p>Misalnya, jika seorang investor memiliki 40% dari portofolio tunai $100.000.000 dan inflasi 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $20.000.000 per tahun ($100 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Risiko Negara</h3>
<p>Risiko ini juga bisa disebut risiko politik.</p>
<p>Alasannya didasarkan pada kondisi politik negara dan karena perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan penurunan pendapatan.</p>
<p>Padahal, bukan tidak mungkin jika investasi yang dilakukan pada akhirnya hilang begitu saja atau merugi akibat perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Oleh karena itu, jika ada investor yang ingin menginvestasikan uangnya di luar negeri, ada baiknya melihat kondisi politik di dalam negeri.</p>
<p>Jika kondisi politik baik, juga akan berdampak positif pada jalur investasi di masa depan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Risiko Valas atau Nilai Tukar Mata Uang</h3>
<p>Risiko nilai tukar mata uang asing (Forex) adalah risiko yang disebabkan oleh perubahan nilai tukar di pasar.</p>
<p>Perubahan ini tidak lagi sesuai dengan harapan, terutama ketika nilainya dikonversi ke mata uang lokal.</p>
<p>Kesederhanaan risiko investasi ini bersumber dari fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain.</p>
<p>Biasanya, risiko nilai tukar mata uang asing disebut sebagai risiko nilai tukar atau risiko nilai tukar mata uang asing.</p>
<p>Misalnya, seorang investor ingin melakukan investasi yang mengharuskannya menggunakan dolar AS atau mata uang dolar AS.</p>
<p>Pada saat yang sama, nilai tukar rupee terhadap dolar AS melemah, sehingga investor harus membelanjakan rupee lebih banyak daripada saat rupee terapresiasi.</p>
<p>Sebab, penguatan dolar terhadap rupiah bisa membawa kerugian.</p>
<h3 class="wp-block-heading">7. Risiko Re-investment</h3>
<p>Risiko investasi terakhir yang harus diwaspadai investor adalah reinvestasi, atau risiko yang terkait dengan pengembalian aset keuangan, yang mengharuskan mereka melakukan tindakan reinvestasi.</p>
<p>Saat menginvestasikan kembali, ada kemungkinan lebih besar bahwa arus kas investasi akan membawa pengembalian yang lebih rendah ketika diinvestasikan kembali dalam sarana investasi lain.</p>
<p>Misalnya, seorang investor memiliki portofolio obligasi dengan kupon 3,45% untuk jangka waktu 5 tahun.</p>
<p>Jadi, lima tahun kemudian, imbal hasil obligasi turun menjadi 2,55%.</p>
<p>Namun kabar baiknya adalah karena pendapatan dari obligasi yang dimiliki investor termasuk dalam tingkat bunga tetap, investor menerima seluruh pembayaran bunga 5% dan jumlah pokok investasi sesuai kesepakatan.</p>
<p>Masalah akan muncul ketika seorang investor menginvestasikan kembali uangnya untuk membeli obligasi lain dari kelas yang sama (yang saat ini memiliki tingkat bunga 2,55%), jadi tentu saja dia tidak lagi menerima bunga kupon 5%, tetapi akan menerima tingkat bunga saat ini.</p>
<p>Jadi, ketika ingin berinvestasi kembali, investor perlu benar-benar memahami bagaimana mengelola atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_investasi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">memanajemen risiko investasi</a> ini.</p>
<p>Nahh, demikianlah penjelasanan tentang risiko investasi yang harus diketahui sebelum memulai berinvestasinya. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk kita semua.</p>
<hr class="wp-block-separator"/>
<p>Ref: koinworks.com/blog/risiko-investasi-yang-perlu-diketahui</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/risiko-investasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Peran Teknologi dalam Bisnis Yang Memiliki Banyak Manfaat</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/peran-teknologi-dalam-bisnis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/peran-teknologi-dalam-bisnis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=234</guid>
					<description><![CDATA[Peran Teknologi dalam Bisnis &#8211; Perkembangan teknologi tidak hanya berlaku untuk kemudahan individu semata, melainkan sudah merambah juga ke dunia usaha. Buktinya banyak perusahaan atau UKM yang melek teknologi demi kemajuan bisnis yang dijalankan. Dengan memanfaatkan teknologi, bukan tidak mungkin bisnis Anda semakin berkembang. Hasilnya pun akan berbeda jauh dengan usaha yang tidak mengandalkan teknologi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Peran Teknologi dalam Bisnis</strong> &#8211; Perkembangan teknologi tidak hanya berlaku untuk kemudahan individu semata, melainkan sudah merambah juga ke dunia usaha. Buktinya banyak perusahaan atau UKM yang melek teknologi demi kemajuan bisnis yang dijalankan. Dengan memanfaatkan teknologi, bukan tidak mungkin bisnis Anda semakin berkembang. Hasilnya pun akan berbeda jauh dengan usaha yang tidak mengandalkan teknologi sama sekali.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Peran Teknologi dalam Bisnis</h2>
<p>Peran teknologi dalam memajukan dunia bisnis di antaranya untuk media promosi, membangun serta menjaga hubungan dengan relasi bisnis atau pelanggan, menjaga data bisnis lebih baik, bisa berbisnis tanpa mengenal waktu, dan laporan keuangan yang lebih efisien. Untuk lebih jelasnya terkait peran teknologi dalam bisnis ini akan diuraikan pada poin-poin di bawah ini.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Media Promosi</h3>
<p>Peran teknologi dalam bisnis yang paling masif adalah sebagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">media promosi</a>. Jika dahulu Anda harus memiliki satu tempat usaha, sekarang tidak lagi mesti seperti itu. Dulu, Anda mesti mengeluarkan uang yang lebih untuk menyewa tempat usaha. Nah, teknologi memudahkan Anda dalam hal seperti itu, yakni tidak perlu lagi menyewa tempat usaha yang mahal. Cukup dengan mendaftar di salah satu media promosi online.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Membangun dan Menjaga Hubungan dengan Relasi Bisnis atau Pelanggan</h3>
<p>Membangun komunikasi dengan mitra bisnis atau para pelanggan sudah mulai dilakukan oleh mereka para pelaku wirausaha. Mereka mengandalkan kemajuan teknologi dengan membangun relasi secara online. Dengan adanya teknologi, Anda bisa melakukan pertemuan atau rapat secara online. Hanya satu hal yang penting, Anda harus bertanggung jawab dan bisa berkomitmen menjalin komunikasi lewat online.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Menjaga Data Bisnis dengan Lebih Baik</h3>
<p>Perusahaan besar sudah mulai menggunakan cloud sebagai basis penyimpanan data agar lebih aman. Data yang disimpan di Cloud bisa dikatakan lebih aman daripada hanya ditulis tangan. Karena bisa saja Anda lupa menyimpan buku catatan atau mungkin hilang atau bisa juga rusak karena terkena air. Pada intinya, kemungkinan resiko yang terjadi lebih krusial jika data disimpan hanya di atas kertas saja.</p>
<p>Untuk memasukkan data ke Cloud, Anda hanya membutuhkan USB, flash disk, atau hard disk. Manfaatnya memang memudahkan akses. Namun tidak hanya itu, Anda sekaligus berperan dalam menyelamatkan bumi dari penggunaan kertas yang berlebihan. Kemudian kantor tempat Anda bekerja tidak perlu lagi dipenuhi dengan lemari-lemari besar, karena semua data sudah disimpan di Cloud.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Bisa Melakukan Bisnis Tanpa Mengenal Waktu</h3>
<p>Perkembangan teknologi yang bisa diakses dalam dua puluh empat jam memberikan peluang kepada Anda untuk berbisnis tanpa mengenal waktu. Tentunya ini lebih efisien dibandingkan Anda membuka toko offline yang memiliki batas waktu tertentu. Kemudian, Anda bisa melakukan bisnis ini dimanapun dan kapan pun. Bahkan ketika Anda sedang dalam perjalanan, bisnis tetap akan berjalan dengan baik.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Laporan Keuangan yang Mudah</h3>
<p>Pengelolaan laporan keuangan akan lebih mudah dilakukan dengan cara online dibandingkan offline. Anda bisa menggunakan software atau aplikasi tertentu untuk membuat laporan keuangan. Dengan ini, Anda tidak perlu lagi membuat laporan keuangan manual dengan cara hitung yang manual juga. Karena di aplikasi tersebut sudah ada rumus tertentu yang dapat menghitung laporan keuangan perusahaan Anda.</p>
<p>Nah, demikianlah peran teknologi dalam <a href="/bisnis" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">bisnis</a>. Memahami teknologi untuk kebutuhan wirausaha menjadi hal yang sangat penting. Banyak perusahaan yang telah membuktikannya, bahwa mereka bisa sukses dengan bantuan teknologi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/peran-teknologi-dalam-bisnis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilih Investasi Saham atau Reksa Dana? Manakah yang Cocok Untukmu</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/investasi-saham-atau-reksa-dana</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/investasi-saham-atau-reksa-dana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2021 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=217</guid>
					<description><![CDATA[Saat berinvestasi saham atau reksa dana, ada 3 faktor utama yang perlu diperhatikan. Faktor-faktor tersebut adalah risiko yang bersedia Anda terima, tingkat pengembalian yang diinginkan, dan biaya yang bersedia Anda tanggung saat berinvestasi. Hal terpenting yang harus Anda ketahui adalah cara kerja kedua produk investasi yang berbeda ini. Pada reksa dana, investasi atau aset Anda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Saat berinvestasi saham atau reksa dana, ada 3 faktor utama yang perlu diperhatikan.</p>
<p>Faktor-faktor tersebut adalah risiko yang bersedia Anda terima, tingkat pengembalian yang diinginkan, dan biaya yang bersedia Anda tanggung saat berinvestasi.</p>
<p>Hal terpenting yang harus Anda ketahui adalah cara kerja kedua produk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">investasi</a> yang berbeda ini.</p>
<p>Pada reksa dana, investasi atau aset Anda akan didiversifikasi atau dipecah menjadi sejumlah instrumen dan ditempatkan pada lebih dari satu perusahaan.</p>
<p>Dengan demikian, ketika nilai saham suatu perusahaan menurun, nilai investasi tidak serta merta turun.</p>
<p>Investasi Anda akan tetap aman karena Anda masih memiliki investasi pada instrumen atau perusahaan lain oleh manajer investasi.</p>
<p>Tidak demikian halnya dengan saham. Ketika Anda membeli saham di perusahaan, investasi atau aset Anda hanya akan ditempatkan di satu perusahaan.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan perhatikan pada saat memilih antara berinvestasi saham atau reksa dana. Pilih investasi saham atau reksa dana? Berikut pertimbangannya!</p>
<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Dasar antara Saham dan Reksa Dana</h2>
<p>Saat berinvestasi di saham, ini berarti Anda memiliki kepentingan kepemilikan di salah satu perusahaan. Saham tersebut akan dibagikan dividen secara triwulanan atau tahunan.</p>
<p>Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dengan menjual kembali saham di pasar. Ketika harga beli lebih rendah dari harga jual, margin keuntungan akan dihasilkan.</p>
<p>Di sisi lain, reksa dana adalah kumpulan produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi, yang dapat berupa saham, obligasi, obligasi, dan deposito berjangka.</p>
<p>Saat berinvestasi saham, Anda dapat memilih jenis perusahaan berdasarkan kategori tertentu.</p>
<p>Anda juga dapat menentukan strategi investasi yang Anda inginkan, apakah Anda ingin mempertahankannya dalam jangka panjang atau mengambil perdagangan jangka pendek.</p>
<p>Namun pada umumnya, investasi saham dirancang untuk jangka panjang, yakni melebihi 10 tahun.</p>
<p>Sedangkan untuk reksa dana investasi, jangka waktu investasi sangat bergantung pada jenis reksa dana yang diperoleh.</p>
<p>Jika Anda membeli reksa dana pasar uang, maka investasi tersebut dirancang untuk jangka waktu pendek, yaitu kurang dari 2 tahun. Reksa dana investasi ditujukan untuk investasi jangka panjang mulai dari 7 tahun.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Tingkat Pengembalian yang diterima</h2>
<p>Penting untuk dicatat bahwa berinvestasi di saham jauh lebih berisiko daripada berinvestasi di reksa dana. Dengan risiko yang sangat tinggi ini, wajar saja jika Anda bisa mendapatkan pengembalian investasi yang lebih tinggi.</p>
<p>Berinvestasi di reksa dana jauh lebih aman karena dana yang dimiliki investor akan dikelola oleh manajer investasi.</p>
<p>Setiap keputusan tentang produk investasi mana yang akan dibeli atau berapa persentase untuk jenis investasi tertentu, manajer investasi akan membuat untuk investor.</p>
<p>Selain itu, reksa dana juga terdiversifikasi di dalamnya, yang juga mengurangi risiko.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Waktu yang dibutuhkan untuk Memahami Investasi</h2>
<p>Anda juga perlu mempertimbangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari cara berinvestasi. Ketika datang untuk berinvestasi di saham, Anda perlu memahami setiap perusahaan dan membaca laporan keuangan mereka.</p>
<p>Anda juga perlu memahami situasi ekonomi saat ini dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi perusahaan dan industri.</p>
<p>Di sisi lain, berinvestasi di reksa dana tidak membutuhkan waktu lama untuk memahami semua seluk-beluk perusahaan.</p>
<p>Yang perlu Anda lakukan adalah memilih produk investasi yang sesuai dengan jangka waktu investasi dan profil risiko Anda.</p>
<p>Dikombinasikan dengan reksa dana pilihan yang dikelola oleh manajer investasi terpercaya.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Berinvestasi Saham atau Reksa Dana, mana yang tepat untuk Anda?</h2>
<p>Jadi investasi mana yang tepat untuk Anda? Jika Anda seorang investor yang agresif, mau mengambil risiko tinggi, berinvestasi dalam jangka panjang dan meluangkan waktu untuk memahami seluk beluk perusahaan, maka saham mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.</p>
<p>Namun, jika Anda seorang investor yang memiliki sedikit pengalaman investasi, takut akan risiko investasi, dan tidak memiliki banyak dana untuk memulai pendanaan, maka reksa dana bisa menjadi pilihan.</p>
<p>Pada umumnya, <a href="https://santuynesia.com/investasi-saham-atau-reksa-dana" data-type="post" data-id="217" rel="nofollow noopener" target="_blank">investasi saham atau reksa dana</a> dikenal dengan high risk dan high return, artinya return dan risikonya sama besar.</p>
<p>Demikianlah penjelasan tentang investasi saham atau reksa dana, semoga Anda bisa menentukan pilihan yang tepat. </p>
<hr class="wp-block-separator"/>
<p>Ref: koinworks.com/blog/investasi-saham-atau-reksa-dana</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/investasi-saham-atau-reksa-dana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Meningkatkan Penjualan di Marketplace</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/cara-meningkatkan-penjualan-di-marketplace</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/cara-meningkatkan-penjualan-di-marketplace#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 12:10:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=190</guid>
					<description><![CDATA[Cari tahu yuk cara meningkatkan penjualan di marketplace Anda seperti di marketplace terbesar di Indonesia seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli dan lainnya. Kami mulai berjualan di marketplace, tapi ternyata tidak ada peningkatan penjualan, begitu adanya. Anda mungkin ingin mempertimbangkan tips berikut, tips ini juga dapat dilihat sebagai pendapat pembeli mengapa mereka ingin membeli produk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Cari tahu yuk cara meningkatkan penjualan di marketplace Anda seperti di marketplace terbesar di Indonesia seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli dan lainnya.</p>
<p>Kami mulai berjualan di marketplace, tapi ternyata tidak ada peningkatan penjualan, begitu adanya.</p>
<p>Anda mungkin ingin mempertimbangkan tips berikut, tips ini juga dapat dilihat sebagai pendapat pembeli mengapa mereka ingin membeli produk di pasar Anda.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Cara Meningkatkan Penjualan di Marketplace</h2>
<p>Anda bisa menggunakan cara meningkatkan penjualan di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">marketplace</a> seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan Lazada. Penasaran? Oiya tak hanya di marketplace aja tetapi bisa juga dong di usaha offline. Ayo, tunggu apalagi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Pahami Target Pasar</h3>
<p>Mengapa Anda perlu memahami bahwa target pasar Anda adalah nomor 1? Karena kembali ke tujuan penjualan, yaitu akuisisi pelanggan.</p>
<p>Meskipun bisnis marketplace ini bisa dijadikan sebagai bisnis sampingan, Anda juga harus rajin membangun bisnis ini.</p>
<p>Jika dikelompokkan bersama, ada 2 jenis pembeli di pasar: pembeli yang peduli dengan harga dan pembeli yang tidak peduli dengan harga:</p>
<h4 class="wp-block-heading">Pembeli Peduli Harga</h4>
<p>Kita dapat mengatakan bahwa pembeli jenis ini merupakan mayoritas pembeli di pasar, mereka biasanya tidak mengunjungi situs web resmi pabrikan.</p>
<p>Mereka lebih dominan saat mengecek pasar secara langsung dan biasanya mencari produk yang paling murah.</p>
<p>Pembeli tersebut memaksa penjual atau penjual untuk mengalahkan harga dan bersaing satu sama lain untuk harga rendah.</p>
<h4 class="wp-block-heading">Pembeli Cuek Harga</h4>
<p>Pembeli ini biasanya tidak fokus pada harga termurah, ia mengutamakan kualitas barang yang dijual.</p>
<p>Biasanya pembeli ini yang cuek dengan harga lebih memperhatikan rating dan review dari pembeli sebelumnya.</p>
<p>Pada dasarnya, mereka mempertimbangkan banyak faktor sebelum mengambil keputusan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Mengunggah Produk</h3>
<p>Cara penjual mengunggah barang juga mempengaruhi minat pembeli terhadap barang tersebut.</p>
<p>Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengunggah produk, mulai dari penggunaan foto produk hingga penulisan deskripsi.</p>
<p><strong>Gunakan foto sendiri atau foto dari pembeli</strong></p>
<p>Menggunakan foto Anda sendiri akan membuat produk yang Anda jual menjadi unik.</p>
<p>Tetapi jika Anda tidak memiliki foto produk sendiri, Anda dapat mengedit foto yang ada atau menggunakan foto dari dari pembeli.</p>
<p>Disarankan untuk menggunakan foto pabrikan, bukan pemasok. Anda dapat mencari foto di situs lain, memasukkan kata kunci, lalu mencari foto produk yang Anda inginkan.</p>
<p>Anda dapat menggunakan situs di bawah ini untuk menemukan gambar produk dari produsen:</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Jika Anda menjual barang-barang Cina, Anda dapat mencari foto di Aliexpress atau Taobao Lazada.</li><li>Jika Anda menjual produk dari Eropa dan Amerika Serikat, Anda dapat mencari di situs web Amazon.</li></ul>
<p>Rata-rata produsen produk Anda memiliki toko di situs yang tercantum di atas. Koleksi foto mereka juga lebih banyak dibandingkan koleksi foto dari vendor.</p>
<p><strong>Gunakan beberapa foto dengan kualitas yang bagus&nbsp;</strong></p>
<p>Untuk menjaga kualitas foto yang baik, Anda dapat mengambil gambar produk Anda sendiri.</p>
<p>Atau, Anda dapat menggunakan foto yang ada dan mengedit kualitasnya. Anda dapat mempertajam foto Anda dan juga menambahkan tanda air dari toko Anda.</p>
<p><strong>Tulis deskripsi yang lengkap dan panjang</strong></p>
<p>Penelitian menunjukkan bahwa 87% dari 1.000 responden mengatakan informasi produk sangat penting saat membeli produk.</p>
<p>Platform komersial ternama seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan lain sebagainya merupakan marketplace yang memberikan kebebasan kepada penjual untuk mendeskripsikan barang yang mereka jual.</p>
<p>Gunakan sebaik-baiknya fitur yang disediakan, tulislah atau jelaskan hal-hal yang apa saja pada produk yang Anda jual, yang akan meminimalkan calon pembeli yang banyak bertanya.</p>
<p><strong>Jangan copy paste deskripsi produk orang lain</strong></p>
<p>Tidak heran penjual sangat tidak menganjurkan plagiat deskripsi produk lain.</p>
<p>Dengan deskripsi yang kita buat sendiri, produk yang kita jual akan terlihat unik.</p>
<p>Perlu diingat.. Tidak mengcopy paste bukan berarti anda akan merubah nilai atau value dari produk yang dijual.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Promosi</h3>
<p>Ada dua cara promsoi yang bisa kita lakukan yaitu menggunakan sosial media atau menggunakan website kita sendiri.</p>
<p><strong>Menggunakan Media Sosial</strong></p>
<p>Anda dapat menggunakan media sosial sebagai alat penjualan. Upload produk dan berikan informasi tentang produk yang Anda jual.</p>
<p>Selain itu, Anda juga dapat menginformasikan kepada pengguna media sosial tentang produk yang Anda jual, seperti cara penggunaan atau manfaat produk tersebut.</p>
<p>Konten yang diunggah juga tidak harus berupa foto, tetapi bisa juga berupa video.</p>
<p>Gunakan hashtag untuk memudahkan calon pembeli menemukan produk yang Anda jual.</p>
<p><strong>Menggunakan Website</strong></p>
<p>Cara ini merupakan promosi yang menggunakan website sendiri, yang kita bangun dari 0 dan kita memposting produk-produk disana.</p>
<p>Buat website dan isi dengan konten produk yang dijual serta konten yang terkait dengan produk yang dijual, ini bisa berupa manfaat cara menggunakannya, dan sebagainya.</p>
<p>Mengoptimalkan kata kunci target Anda. Jika Anda tidak bisa membuat website, Anda juga bisa menggunakan jasa pembuatan website, Anda bisa mencarinya di website-website freelance di Indonesia.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Tingkatkan Performa Toko</h3>
<p><strong>Upgrade ke akun premium</strong></p>
<p>Mengapa saya perlu meningkatkan ke akun premium? Setelah meningkatkan ke akun premium, toko Anda akan terlihat lebih andal.</p>
<p>Ini akan membantu pelanggan lebih percaya diri membeli produk dari toko Anda. Oiya cara ini ngga wajib kok.</p>
<p><strong>Balas chat pembeli lebih cepat</strong></p>
<p>Tingkat respons Anda dalam obrolan pelanggan mencerminkan keseriusan Anda dalam menjual barang.</p>
<p>Pembeli mungkin berasumsi bahwa barang yang Anda jual kualitasnya buruk atau tidak sesuai dengan deskripsi.</p>
<p>Oleh karena itu, tingkatkan waktu respons pelanggan Anda.</p>
<p>Juga, jawablah pertanyaan calon pembeli dengan lengkap dan jelas sehingga pembeli senang dengan jawaban mereka dan meminimalkan jumlah pertanyaan yang muncul lagi.</p>
<p><strong>Cepat proses pesanan</strong></p>
<p>Segera memproses pesanan yang masuk, karena rating dan kinerja toko akan tergantung pada kecepatan pemrosesan pesanan.</p>
<p>Plus, pesanan yang diproses dengan cepat akan mengurangi jumlah pembeli yang bertanya, &#8220;Kak, apakah barangnya sudah dikirim?&#8221;, &#8220;Kak, ini kok belum diproses?&#8221;</p>
<p>Hal ini perlu diterapkan bagi yang baru merintis usaha, sebab dari sinilah bisnis kita berkembang. </p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Tingkatkan Cara Komunikasi</h3>
<p> Cara meningkatkan penjualan di marketplace yang terakhir ada tiga, yaitu cepat tanggap, sering melakukan follow up dan membuat konsep chat yang menarik.</p>
<p><strong>Cepat tanggap</strong></p>
<p>Tanggapi keluhan calon pelanggan dengan baik dan cepat agar Anda bisa menanganinya.</p>
<p>Hal ini akan membuat pelanggan lebih percaya pada toko yang Anda kelola.</p>
<p><strong>Selalu follow up</strong></p>
<p>Lacak calon pembeli yang menunjukkan minat pada produk yang Anda jual. Dari situ tidak menutup kemungkinan calon pembeli akan membeli produk Anda.</p>
<p><strong>Siapkan template chat</strong></p>
<p>Telah terbukti bahwa menggunakan template chat lebih efektif daripada harus memasukkan setiap pertanyaan calon pelanggan secara manual, meskipun dia menanyakan hal yang sama seperti yang ditanyakan sebelumnya.</p>
<p>Demikianlah <a href="https://santuynesia.com/cara-meningkatkan-penjualan-di-marketplace" data-type="post" data-id="190" rel="nofollow noopener" target="_blank">cara meningkatkan penjualan di marketplace</a>, ini terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan di pasar, baik itu Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee atau marketplace lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/cara-meningkatkan-penjualan-di-marketplace/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Penting Akuntansi dalam Bisnis</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/peran-penting-akuntansi-dalam-bisnis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/peran-penting-akuntansi-dalam-bisnis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2021 00:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=3575</guid>
					<description><![CDATA[Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas/kejuruan biasanya kita sudah mengenal dengan yang namanya akuntansi. Tentu saja akuntansi sudah banyak di kenal oleh kebanyakan pengusaha dan staff akuntansi. Peran akuntansi ibaratnya sebagai tulang punggung suatu bisnis. Namun ternyata juga ada yang belum mengenal apa itu akuntansi. Peran Penting Akuntansi untuk Bisnis Anda Akuntansi adalah sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas/kejuruan biasanya kita sudah mengenal dengan yang namanya akuntansi. Tentu saja akuntansi sudah banyak di kenal oleh kebanyakan pengusaha dan staff akuntansi. Peran akuntansi ibaratnya sebagai tulang punggung suatu bisnis. Namun ternyata juga ada yang belum mengenal apa itu akuntansi.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Peran Penting Akuntansi untuk Bisnis Anda</h2>
<p>Akuntansi adalah sebuah manajemen keuangan dalam bisnis Anda. Keluar masuknya keuangan dalam bisnis Anda bisa menggunakan sistem akuntansi. Salah satu <a href="https://santuynesia.com/kegunaan-akuntansi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">kegunaan Akuntansi</a>, bisnis Anda akan sangat terbantu. Tidak akan ada lagi harta keluar secara tidak jelas dalam bisnis Anda.</p>
<p>Kebetulan sekali, yang akan dibahas kali ini adalah&nbsp;<strong>4 Peran Penting Akuntansi dalam Bisnis</strong>. Pembahasan ini ditujukan kepada Anda yang belum menegerti atau baru memulai menggunakan Akuntansi dalam bisnis Anda. Adapun 4 peran tersebut adalah:</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Menyediakan Informasi dan Jawaban Terkait Keuangan</h3>
<p>Peran akuntansi yang paling dasar adalah kemampuannya dalam menyediakan informasi dan jawaban terkait semua kegiatan keuangan bisnis Anda. Segala sesuatu data keluar masuknya keuangan dalam bisnis Anda akan dicatat dalam sistem Akuntansi, sehingga menguntungkan Anda dan karyawan Anda dalam mengukur kondisi perusahaan. </p>
<p>Maka dari itu, sebaiknya Anda mulai menyusun pembukuan dan rutin untuk memperbarui datanya. Sangat disarankan bila Anda menggunakan sofrware akuntansi yang akurat dan tepat seperti BeeAccounting yang sudah banyak sekali fiturnya. Dengan begitu, Anda dan karyawan Anda bisa selalu memperbarui pembukuan secara <em>real-time</em> dan cepat.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Alat Pengontrol dan Pengelola Keuangan</h3>
<p>Alat Pengelola Keuangan.Melalui akuntansi Anda dapat mengetahui segala data keuangan bisnis Anda. Dari data tersebut, informasi apa saja yang Anda dapatkan? Apakah keuangan Anda lancar? Apakah karyawan Anda sudah benar dalam mengelola keuangan? Seberapa besar pendapatan Anda selama ini? Apakah ada peningkatan? Atau malah terjadi penurunan? </p>
<p>Informasi-informasi tersebut menempatkan akuntansi sebagai alat pengontrol dan pengelola keuangan. Dengan adanya informasi keuangan, Anda bisa mengevaluasi atau menilai usaha/bisnis Anda.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Memudahkan Stakeholders Mengambil Keputusan</h3>
<p>Berkat adanya analisa dan evaluasi untuk kemajuan bisnis, stakeholders atau para pemegang saham akan lebih mudah untuk mengambil keputusan. Hal ini sangat membantu karena stakeholders tidak bisa mengambil investasi karena ketidak adanya <a href="https://santuynesia.com/laporan-keuangan-dan-unsurnya" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">laporan keuangan</a> yang akurat. </p>
<p>Maka dari itu, akuntansi yang menyediakan seluruh laporan tersebut. Lebih baik lagi, akuntansi dapat menyediakan segala sesuatu informasi yang dibutuhkan stakeholders</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Hubungan Kedua Belah Pihak</h3>
<p>Hubungan Kedua Belah PihakDari pembahasan di atas, ada satu lagi peran akuntasi yang tidak boleh dilewatkan. Akuntanis tidak hanya berhubungan dengan dalam perusahaan saja, tetapi juga berhubungan dengan luar perusahaan. Stakeholders juga salah satunya. </p>
<p>Namun akuntansi bagi para akuntan, dapat menjadi sebuah jembatan untuk melakukan closing dengan vendor atau dari pihak ketiga lain. Berdasarkan data keuangan yang dimiliki, akuntan dapat mengolah mana harga yang sudah masuk akal atau belum. Dan tidak hanya itu saja, para akuntan juga bisa menjadi penghubung antara perusahaan dengan pemerintah untuk membayar pajak dan para auditor.</p>
<p>Dari 4 Peran penting akuntansi dalam <a href="https://santuynesia.com/ekonomi/bisnis" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">bisnis</a> tersebut, masihkan Anda ragu dalam mempelajari ilmu akuntansi? Sebagai orang yang awam dalam akuntansi, masih ada harapan untuk membuat bisnis Anda menjadi sukses. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/peran-penting-akuntansi-dalam-bisnis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mengelola Keuangan Dengan Baik dan Benar</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/cara-mengelola-keuangan-dengan-baik</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/cara-mengelola-keuangan-dengan-baik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2021 06:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=76</guid>
					<description><![CDATA[Cara Mengelola Keuangan dengan Baik &#8211; Ingin belajar mengelola dan mengelola keuangan dengan baik di tahun 2021? Berikut panduan dan tip yang dapat mengubah kehidupan finansial Anda. Tidak sedikit orang yang bercita-cita ingin aman secara finansial. Apakah Anda salah satunya? Jadi langkah apa yang telah Anda ambil untuk mencapai tujuan ini? Jika itu hanya angan-angan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Cara Mengelola Keuangan dengan Baik</strong> &#8211; Ingin belajar mengelola dan mengelola keuangan dengan baik di tahun 2021? Berikut panduan dan tip yang dapat mengubah kehidupan finansial Anda.</p>
<p>Tidak sedikit orang yang bercita-cita ingin aman secara finansial. Apakah Anda salah satunya?</p>
<p>Jadi langkah apa yang telah Anda ambil untuk mencapai tujuan ini? Jika itu hanya angan-angan, Anda dijamin tidak akan bisa mengikuti jejak orang-orang sukses di luar sana.</p>
<p>Karena aman secara finansial bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam, kita harus memulainya sedini mungkin.</p>
<p>Salah satu caranya adalah dengan mengatur dan mengelola keuangan Anda dengan baik. Sebab, meski penghasilan Anda besar, tidak ada jaminan akan membuat Anda kaya jika cara Anda mengelola keuangan salah.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Cara Mengelola Keuangan dengan Baik</h2>
<p>Nah, artikel ini dibuat untuk menginspirasi dan membantu Anda meningkatkan cara Anda mengatur dan mengelola&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Keuangan" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">keuangan</a>&nbsp;Anda.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Selalu Punya Rencana Keuangan</h3>
<p>Banyak orang yang mengira bahwa perencanaan keuangan hanya untuk orang yang sudah punya banyak uang.</p>
<p>Namun nyatanya kebiasaan menyusun rencana keuangan harus dipraktekkan sejak dini. Termasuk untuk kamu yang masih sekolah misalnya, kamu bisa merencanakan sebagian uang jajan yang akan digunakan dan bisa ditabung.</p>
<p>Tidak ada formula pasti dalam mengelola keuangan, sehingga ini menjadi kebiasaan yang harus dikembangkan seiring berjalannya waktu.</p>
<p>Bagaimanapun, perencanaan keuangan tidak selalu dapat dilakukan. Sekali lagi, dibutuhkan proses dan pengalaman sampai Anda menemukan formula yang tepat untuk diri Anda sendiri.</p>
<p>Ayo, demi masa depan kamu, mulailah belajar membuat rencana keuangan. Nanti masa depanmu pasti akan berterima kasih sekarang.</p>
<p>Memiliki gol bisa membantu Anda dalam mempersiapkan rencana keuangan, lho. Anda dijamin memiliki motivasi yang kuat untuk merencanakan keuangan dengan rapi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Sisihkan Uang Untuk Dana Darurat</h3>
<p>Selain itu, memberikan dana darurat dapat dimasukkan dalam rencana Anda untuk mengelola keuangan di tahun 2020.</p>
<p>Keuntungan memberikan dana darurat akan Anda rasakan ketika tiba-tiba ada kejadian yang membutuhkan uang cepat.</p>
<p>Banyak penasihat keuangan mengatakan jika Anda ingin menginvestasikan uang dalam jumlah besar, pastikan Anda memiliki tabungan setidaknya untuk 6 bulan ke depan.</p>
<p>Tip tambahan yang masih berkaitan dengan dana tambahan adalah mengatur batas tabungan Anda lebih rendah.</p>
<p>Misalnya, Anda membuat rencana menyimpan minimal Rp. 100.000. Jadi, bila nominal simpanan Anda di bawah Rp 100.000, katakanlah Anda punya utang pada diri sendiri. Bahkan jika Anda berhutang pada diri Anda sendiri, yang terbaik adalah segera melunasinya.</p>
<p>Yang terpenting jangan mencoba menggunakan dana darurat untuk keperluan yang tidak penting dan mendesak.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Bijak dalam Menggunakan Kartu Kredit</h3>
<p>Memang ada lebih banyak promosi kartu kredit daripada kartu debit. Namun, kamu harus lebih berhati-hati dalam hal ini. Termasuk, jangan terima semua tawaran kartu kredit meski terlihat menggoda.</p>
<p>Jika Anda merasa dapat membayar tagihan Anda di akhir bulan, tidak apa-apa. Jika Anda ragu saat ingin bertransaksi, sebaiknya pikirkan baik-baik terlebih dahulu.</p>
<p>Karena uang kita tidak langsung dipotong, kartu kredit sering kali dipilih sebagai metode pembayaran. Alokasikan dana sejumlah tertentu untuk membayar tagihan kartu kredi.</p>
<p>Gunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan yang sangat penting bagi Anda. Anda tidak dapat menggunakan dana darurat untuk membayar tagihan kartu kredit.</p>
<p>Jika Anda harus memotong dana darurat Anda untuk membayar tagihan kartu kredit, itu berarti penggunaannya di luar kemampuan Anda untuk membayar.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Pahami “The Power Of Investing”</h3>
<p>Sebelum berinvestasi, mulailah menabung! Begitu Anda merasa memiliki banyak tabungan, Anda bisa memilih investasi.</p>
<p>Investasi sangat penting dalam mengelola keuangan karena dapat menjamin keuangan di masa yang akan datang, bukan sekarang.</p>
<p>Selain itu, berinvestasi secara bersamaan bisa membuat Anda mendapatkan passive income. Salah satu investasi sederhana yang nilainya terus meningkat adalah reksa dana.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Investasikan uang untuk meningkatkan pengetahuan</h3>
<p>Jika Anda masih muda, optimalkan pembelajaran, bukan hanya penghasilan. Tidak dapat disangkal bahwa belajar adalah salah satu bentuk investasi.</p>
<p>Jadi secara tidak langsung, belajar merupakan salah satu cara dalam mengatur keuangan masa depan. Banyak orang sukses yang menekankan belajar sebanyak-banyaknya, sehingga Anda akan menikmati hasilnya di kemudian hari.</p>
<p>Anda dapat menemukan seseorang yang dapat menjadi panutan dalam hal-hal yang ingin Anda lakukan.</p>
<p>Mungkin penghasilannya tidak banyak, tapi percayalah pelajaran yang Anda dapatkan akan menghasilkan lebih banyak uang dengan keterampilan dan pengalaman yang matang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Lacak pengeluaran kamu selama sebulan</h3>
<p>Tips pertama bagaimana mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil adalah dengan mencoba pengeluaran Anda selama sebulan.</p>
<p>Jika kencannya panjang seperti ini, kami ingin benar-benar bingung di mana pendapatan kami mencapai tingkat yang sangat rendah untuk memenuhi kebutuhan kami di akhir bulan.</p>
<p>Cobalah, kamu, mulai bulan ini Anda mencatat setiap sen yang Anda belanjakan. Sekecil apapun, itu harus diperhatikan.</p>
<p>Kemudian di akhir bulan, dilakukan analisis terhadap setiap biaya yang dikeluarkan. Apakah semua atau sebagian besar kebutuhan Anda atau apakah Anda hanya mengidam?</p>
<p>Ada juga efek samping positif untuk melacak pengeluaran ini. Anda berpikir dua kali setiap kali ingin membeli sesuatu, karena menabung adalah tanggung jawab.</p>
<h3 class="wp-block-heading">7. Mulai merencanakan untuk menabung</h3>
<p>Masih belum yakin strategi mana yang terbaik untuk misi cadangan Anda? Jangan khawatir, mulailah merencanakan ke depan.</p>
<p>Dengan memulai sebuah rencana, Anda akan dapat menemukan apa yang benar dan apa yang tidak untuk diri Anda sendiri.</p>
<p>Anda bisa menemukan inspirasi dari orang yang Anda kagumi, tetapi ingatlah untuk bersikap realistis tentang situasi Anda saat ini, ya.</p>
<p>Tip lain untuk merencanakan tabungan adalah menyiapkan dana darurat. Setiap mendapat gaji, segera sisihkan dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk keadaan darurat.</p>
<p>Mungkin saat ini Anda belum merasakan manfaatnya, tetapi percayalah bahwa Anda akan sangat terbantu saat terjadi sesuatu secara tiba-tiba.</p>
<p>Dengan menabung kamu bisa loh&nbsp;membangun rumah dengan gaji kecil.</p>
<h3 class="wp-block-heading">8. Kurangi &amp; pangkas pengeluaran dengan bijak</h3>
<p>Untuk memiliki lebih banyak uang untuk diinvestasikan, Anda harus berkorban di sisi pengeluaran.</p>
<p>Misalnya, untuk suatu tempat tinggal Anda dapat mempertimbangkan untuk pindah ke lokasi yang lebih murah.</p>
<p>Jika Anda benar-benar menghemat pengeluaran terbesar Anda, Anda dapat memotong anggaran yang sebenarnya tidak terlalu mendesak.</p>
<p>Misalnya seperti keanggotaan gym, mematikan lampu dan mencabut kabel saat tidak digunakan. Meski begitu, Anda tetap harus bijak memangkas anggaran. Jangan menyiksamu.</p>
<h3 class="wp-block-heading">9. Lunasi utang dengan bunga tinggi terlebih dulu</h3>
<p>Tips ini berlaku bagi Anda yang memiliki utang dengan lebih dari satu lembaga keuangan. Anda bisa mencoba daftar nominal cicilan dan bunga yang dikenakan.</p>
<p>Selanjutnya, coba lunasi utang dengan bunga tertinggi dulu. Dengan melakukan ini, Anda akan dapat melunasi pinjaman lebih cepat.</p>
<p>Selain itu, terus bayar hutang tepat waktu. Hutang yang dibayarkan terlambat jatuh tempo biasanya dikenakan bunga tambahan.</p>
<p>Atau cara terbaik adalah mencari cicilan dengan bunga nol persen agar tagihan Anda tidak semakin berat.</p>
<h3 class="wp-block-heading">10. Ubah sejumlah kebiasaan</h3>
<p>Beberapa kebiasaan kecil dapat menyebabkan beberapa transaksi, lho.</p>
<p>Misalnya, sesuatu yang sederhana seperti menggulir halaman utama pasar dengan berbagai promosi dan diskon, pada akhirnya dapat membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.</p>
<p>Boleh saja mencari promo dan diskon saat ingin membeli sesuatu, tapi jangan biarkan kebalikannya.</p>
<p>Nahh itulah beberapa <a href="https://santuynesia.com/cara-mengelola-keuangan-mahasiswa" data-type="post" data-id="152" rel="nofollow noopener" target="_blank">cara mengelola keuangan</a> dengan baik dan benar, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/cara-mengelola-keuangan-dengan-baik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ciri-ciri Investasi Bodong yang Harus Kamu Ketahui</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-investasi-bodong</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-investasi-bodong#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2021 08:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Bodong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=2742</guid>
					<description><![CDATA[Santuynesia &#8211; Dikala ini seluruh harga kebutuhan hidup terus menjadi bertambah sehingga dibutuhkan bermacam berbagai metode buat dapat bertahan di kerasnya perekonomian ini. Tabungan masa depan juga jadi opsi selaku bekal buat mengalami hari tua ataupun pula selaku persiapan keperluan di masa depan nanti. Mempunyai investasi jelas ialah suatu metode terbaik buat menaikkan dana yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="/">Santuynesia</a></strong> &#8211; Dikala ini seluruh harga kebutuhan hidup terus menjadi bertambah sehingga dibutuhkan bermacam berbagai metode buat dapat bertahan di kerasnya perekonomian ini. Tabungan masa depan juga jadi opsi selaku bekal buat mengalami hari tua ataupun pula selaku persiapan keperluan di masa depan nanti. </p>
<p>Mempunyai investasi jelas ialah suatu metode terbaik buat menaikkan dana yang ditanamkan sehingga dapat tumbuh serta jadi berlipat walaupun memerlukan waktu yang tidak sedikit. Cuma saja maraknya penipuan dikala ini dengan kedok investasi terus menjadi gempar serta dapat membuat dana Kamu ludes tidak berjejak. </p>
<p>Buat itu Kamu butuh mengenali ciri-ciri investasi bodong (penipuan investasi) sehingga dapat bebas dari penipuan serta memilah dengan benar industri lembaga keuangan yang memanglah teruji serta terpercaya.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Ciri-Ciri Investasi Bodong</h2>
<p>Kerapkali banyak orang yang tergiur dengan iming- iming dari pihak yang mengaku selaku investasi. Tetapi tidak sedikit yang kesimpulannya wajib gigit jari lantaran dana yang disetorkan malah menghilang serta raib tanpa dapat kembali. </p>
<p>Walaupun penipu dapat tertangkap, tetapi belum pasti bila dana Kamu yang lenyap dapat kembali. Pastinya perihal ini hendak membuat Kamu hadapi kerugian yang besar serta pula tidak terelakkan. </p>
<p>Tidak cuma ratusan ribu ataupun juga jutaan, tetapi investasi bodong ini pula dapat membuat Kamu merugi sampai ratusan juta apalagi milyaran rupiah. Bukan cuma penipu yang bersalah dalam peristiwa ini tetapi minimnya pengetahuan Kamu menimpa seluk beluk investasi pula jadi hambatan. Terlebih peristiwa semacam ini kerap terjalin di indonesia serta seakan penipu tidak kapok buat melaksanakannya.</p>
<p>Oleh karena itu, Andalah yang wajib mengenali identitas atau ciri-ciri <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">investasi </a>bodong ataupun investasi yang palsu sebagai berikut.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Badan hukum yang menaunginya tidak jelas</h3>
<p>Dalam melaksanakan investasi, Kamu wajib betul- betul mempelajari terlebih dulu secara rinci menimpa industri lembaga keuangan tersebut. Perihal awal yang wajib dicoba merupakan menyelidiki tubuh izin yang menaungi industri itu. </p>
<p>Suatu lembaga keuangan haruslah mempunyai tubuh hukum formal dari pemerintah sekalian memiliki izin usaha yang lengkap buat tersebar di Indonesia sekalian membagikan pelayanan menimpa keuangan serta investasi. </p>
<p>Bila dari segi perijinan saja telah mempunyai permasalahan, hingga hendaknya Kamu menarik diri serta memilah investasi yang lain walaupun industri terpaut membagikan penawaran yang menggiurkan buat Kamu. </p>
<p>Izin usaha yang diartikan disini tidaklah SIUP sebab SIUP tidak dikeluarkan buat suatu industri yang menghimpun dana dari warga maupun melaksanakan pengelolaan dana investasi. SIUP cuma buat mereka yang bergerak di bidang perdagangan ataupun penciptaan. Cari ketahui ijin resminya lewat web Bapepam serta BI yang menaungi lembaga keuangan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Tipe investasinya sangat aman</h3>
<p>Kerapkali para penipu yang berkedok investasi membagikan jaminan sangat besar pada para pelanggannya. Triknya merupakan menawarkan hasil return yang besar apalagi mereka dapat memastikannya dengan prosentase hasil return. </p>
<p>Tidak hanya itu mereka pula hendak menarangkan apabila produk investasi yang ditawarkan sudah memperoleh jaminan dari pemerintah. Tetapi intinya disini merupakan ciri-ciri investasi bodong hendak menawarkan hasil yang tidak rasional sama sekali apalagi terkategori fantastis demi memperoleh keuntungan besar. </p>
<p>Bila Kamu menciptakan industri yang mecurigakan semacam ini, hingga terdapat baiknya buat menghubungi dengan lekas OJK ataupun Otoritas jasa keuangan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Hasil yang ditawarkan sangat menggiurkan</h3>
<p>Ciri-ciri investasi bodong kerapkali cuma menawarkan keuntungan yang membuat Kamu betul- betul tertarik buat mengikutinya sekalian bergairah buat menanamkan modal dalam wujud instrumen investasi tersebut. </p>
<p>Apalagi mereka berkata bila keuntungan yang diperoleh masing- masing bulan nominalnya tentu serta tidak berganti sementara itu butuh dikenal bila perolehan nilai investasi senantiasa hadapi pergantian sebab sebagian aspek tercantum pula dengan pergantian tingkatan suku bunga sehingga tidak terdapat nilai investasi yang senantiasa. </p>
<p>Tidak hanya itu, mereka pula hendak menawarkan penarikan dana dengan gampang dimana para investor dapat menarik dana kapanpun serta dimanapun. Pastinya perihal ini tidak benar sebab peroses investasi mempunyai jangka waktu tertentu walaupun instrumen investasinya jangka pendek. Salah satunya yang dapat diambil dengan gampang merupakan tabungan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Jumlah keuntungan tidak masuk akal</h3>
<p>Ciri-ciri investasi bodong yang awal merupakan terdapatnya janji buat membagikan keuntungan yang sangat besar.</p>
<p>Misalnya, 6% per bulan ataupun 65% per tahun. Tidak hanya keuntungan yang sangat besar, angka penyetoran duit minimalnya pula sangat kecil.</p>
<p>Contohnya merupakan membayar cuma 3, 7 juta buat membeli saham suatu perusahaan dengan skema investasi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Keuntungan didapat dengan durasi singkat</h3>
<p>Tidak hanya jumlah keuntungan yang didapatkan, durasi yang pendek pula ialah watak khas penipuan investasi.</p>
<p>Misalnya, pemberian keuntungan bunga sepanjang 5% per bulan, serta langsung masuk ke rekening.</p>
<p>Wajarnya, investasi ialah pencarian keuntungan yang berjangka waktu lama.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Mengklaim bahwa tidak terdapat risiko</h3>
<p>Tidak hanya keuntungan besar serta pendek, klaim nol resiko pula ialah salah satu ciri-ciri investasi bodong.</p>
<p>Sementara itu, seluruh tipe investasi tentu mempunyai resiko. Entah itu resiko kandas bayar, resiko kalian malah merugi, serta lain- lain.</p>
<p>Tidak butuh takut, resiko investasi ini dapat ditekan apabila kalian telah membekali diri dengan ilmu yang lumayan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">7. Membawa-bawa skema perekrutan</h3>
<p>Nah, salah satu watak khas investasi ilegal merupakan menggadang- gadang skema perekrutan.</p>
<p>Dengan mengajak orang lain menjajaki investasi, kalian dijanjikan menemukan keuntungan yang berlipat.</p>
<p>Penjaringan anggota baru melalui investasi yang tidak sah ini pasti cuma menguntungkan pihak tertentu saja.</p>
<h3 class="wp-block-heading">8. Metode pengelolaan investasi tidak jelas</h3>
<p>Ciri-ciri investasi bodong berikutnya merupakan metode pengelolaannya yang tidak jelas. Kalian pula tidak dipaparkan gimana duit dikelola serta teknis- teknis investasi yang lain.</p>
<p>Tidak hanya itu, karakteristik yang lain merupakan tidak jelasnya struktur kepengurusan, struktur kepemilikan, struktur aktivitas usaha, sampai alamat domisili usaha investasi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">9. Terdapatnya skema Ponzi</h3>
<p>Terdapatnya skema Ponzi merupakan karakteristik yang lain dari investasi bodong. Dirangkum dari Investopedia, skema Ponzi merupakan salah satu skema penipuan investasi.</p>
<p>Di skema Ponzi, seorang hendak diberi keuntungan investasi palsu. Sementara itu, keuntungan tersebut ialah sebagian duit dari investor tadinya yang pula tertipu.</p>
<p>Sehabis itu, orang tersebut hendak mencari orang lain buat melaksanakan investasi, serta diberi keuntungan dari sebagian duit tadi.</p>
<p>Siklus ini hendak terus bersinambung. Skema Ponzi hendak terungkap apabila duit hasil keuntungan palsu sudah habis.</p>
<p>Oleh sebab itu, apabila kalian ragu- ragu apakah sesuatu investasi nyaman serta sah, kalian dapat memastikannya lewat lembaga keuangan ini.</p>
<p>Mudah- mudahan dengan mengenali ciri-ciri investasi bodong, hingga Kamu dapat memilah lembaga keuangan yang pas buat menanamkan modal Kamu demi keuntungan di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-investasi-bodong/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
