{"id":3915,"date":"2021-12-31T10:09:46","date_gmt":"2021-12-31T03:09:46","guid":{"rendered":"https:\/\/santuynesia.com\/?p=3915"},"modified":"2021-12-31T10:10:44","modified_gmt":"2021-12-31T03:10:44","slug":"langkah-langkah-audit-pemasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/langkah-langkah-audit-pemasaran","title":{"rendered":"Langkah-Langkah Audit Pemasaran"},"content":{"rendered":"\n<p>Artikel audit pemasaran&nbsp;kali ini akan menjelaskan langkah-langkah audit manajemen pemasaran \/ program kerja audit pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Langkah Langkah Audit Pemasaran<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Langkah dalam audit pemasaran \/ prosedur audit pemasaran itu seperti apa sih ?<\/em><ins><\/ins><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Langkah langkah audit pemasaran secara umum terbagi kedalam tiga bagian yaitu:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Auditor dan pihak manajemen yang bersangkutan menyetujui ruang lingkup, sumber data, waktu audit, format laporan, tujuan audit pemasaran yang akan dilakukan.<\/li><li>Auditor mengumpulkan berbagai informasi data seperti data pelanggan, data kompetitor \/ pesaing perusahaan, data perusahaan dan lingkungan pemasaran saat ini.<\/li><li>Auditor mengukur, menganalisis, serta melaporkan hasil laporannya kepada pihak manajemen yang membutuhkan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>Cara melakukan audit pemasaran \/ contoh audit pemasaran perusahaan itu seperti apa?<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Langkah-langkah audit pemasaran secara detail adalah sebagai berikut :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mengumpulkan rincian data perusahaan seperti lokasi perusahaan, tanggal&nbsp;didirikan,&nbsp;data&nbsp;penjualan,&nbsp;jumlah karyawan,&nbsp;karyawan kunci&nbsp;dan&nbsp;kronologi peristiwa&nbsp;perusahaan seperti&nbsp;merger,&nbsp;akuisisi dan&nbsp;divestasi.<\/li><li>Menjelaskan tujuan pemasaran perusahaan seperti peningkatan visibilitas perusahaan, meningkatkan pelanggan, berdiferensiasi dari kompetitor, meningkatkan atau mempertahankan pangsa pasar dsb. Daftar tujuan dan sasaran tersebut bisa da;a, jangka pendek ataupun jangka panjang.<\/li><li>Menjelaskan data pelanggan saat ini seperti lokasi geografis, deskripsi demografis, etnis atau perilaku lainnya untuk mengukur seberapa besar pelanggan perusahaan saat ini.<\/li><li>Menjelaskan data produk atau jasa yang berguna untuk menggambar manfaat, harga, ukuran dan distribusi produk \/ jasa tersebut. Data tersebut juga dapat berisikan kekuatan atau kelemahan dibandingkan dengan kompetitor,&nbsp; persepsi produk \/ jasa, perubahan penjualan atau sejarah pangsa pasar dari waktu ke waktu serta faktor-faktor ekonomi, hukum, sosial, atau pemerintah yang dapat mempengaruhi produk \/ jasa.<\/li><li>Menjelaskan perjalanan bisnis perusahaan dimasa lalu yang berguna untuk membantu mengembangkan bisnis perusahaan dari ancaman kompetitor.<\/li><li>Mengidentifikasi para pesaing. Sertakan nama perusahaan dan lokasinya. Kemudian jelaskan produk \/ jasa mereka seperti fitur, manfaat, harga, ukuran dan distribusi mereka.<\/li><li>Menyampaikan&nbsp;kepada pihak manajemen terkait&nbsp;daftar&nbsp;media&nbsp;promosi&nbsp;yang dianggap&nbsp;paling&nbsp;efektif untuk&nbsp;saat ini&nbsp;dan beragam rekomendasi lainnya seperti memilih&nbsp;periklanan di media cetak atau media online,&nbsp;mengadakan pameran atau seminar, membeli database atau melakukan riset pasar dan lain sebagainya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Semoga\u00a0<em>artikel <a href=\"https:\/\/santuynesia.com\/langkah-langkah-audit-pemasaran\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">langkah langkah audit pemasaran<\/a><\/em>\u00a0ini berguna bagi teman-teman semua<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel audit pemasaran&nbsp;kali ini akan menjelaskan langkah-langkah audit manajemen pemasaran \/ program kerja audit pemasaran. Langkah Langkah Audit Pemasaran Langkah dalam audit pemasaran \/ prosedur audit pemasaran itu seperti apa sih ? Langkah langkah audit pemasaran secara umum terbagi kedalam tiga bagian yaitu: Auditor dan pihak manajemen yang bersangkutan menyetujui ruang lingkup, sumber data, waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3260,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[111],"tags":[423,393],"class_list":["post-3915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-audit-pemasaran","tag-auditing"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":6}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3915"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3915"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3915\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3917,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3915\/revisions\/3917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}