{"id":2829,"date":"2021-08-26T07:11:15","date_gmt":"2021-08-26T00:11:15","guid":{"rendered":"https:\/\/santuynesia.com\/?p=2829"},"modified":"2021-08-26T07:11:18","modified_gmt":"2021-08-26T00:11:18","slug":"jenis-perkembangbiakan-vegetatif-alami-tumbuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/jenis-perkembangbiakan-vegetatif-alami-tumbuhan","title":{"rendered":"Jenis Perkembangbiakan Vegetatif Alami Tumbuhan dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Perkembangbiakan vegetatif<\/strong>&nbsp;merupakan perkembangbiakan yang memanfaatkan bagian tubuh tumbuhan tersebut tanpa melalui proses perkawinan.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara perkembangbiakan vegetatif&nbsp;ini akan menghasilkan tanaman baru yang berasal dari perkembangan bagian tertentu dari tubuh induknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangbiakan vegetatif&nbsp;pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Reproduksi_vegetatif\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">perkembangbiakan vegetatif<\/a> alami&nbsp;dan&nbsp;perkembangbiakan vegetatif buatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangbiakan vegetatif buatan&nbsp;adalah perkembangbiakan pada tumbuhan yang melibatkan manusia (dengan bantuan manusia).<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pengertian&nbsp;Perkembangbiakan Vegetatif Alami<strong>&nbsp;<\/strong>Pada Tumbuhan&nbsp;adalah suatu perkembangbiakan secara aseksual dan terjadi tanpa adanya campur tangan dari pihak lainnya seperti manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya kita telah membahas <a href=\"https:\/\/santuynesia.com\/jenis-perkembangbiakan-vegetatif-buatan-tumbuhan\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">pembiakan vegetatif buatan pada tumbuhan <\/a>dan pertemuan kali ini kita ingin berbagi informasi tentang,&nbsp;<strong>perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana&nbsp;perkembangbiakan vegetatif alami&nbsp;ini dapat, melalui&nbsp;<em>umbi batang, rizoma, umbi akar, umbi lapis, stolon, tunas, tunas adventif, dan sopra.<\/em><\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Perkembangbiakan Vegetatif Alami Tumbuhan dan Contohnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Umbi Batang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perkembangbiakan vegetatif alami jenis umbi batang adalah dengan cara batangnya tumbuh di dalam tanah, selanjutnya batang tersebut akan mengembang dan membentuk suatu umbi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, fungsi dari umbi ini yaitu sebagai tempat menyimpan cadangan makanan dalam bentuk karbohidrat.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang, meliputi, ubi jalar, bengkuang, dan kentang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Umbi Lapis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Umbi lapis merupakan pelepah daun tipis yang berlapis-lapis. Daun akan tumbuh pada umbi bagian atas, sedangkan bagian bawah umbi akan tumbuh akar serabut yang membentuk cakram.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan\u00a0umbi lapis, antara lain\u00a0\u00a0<em>bawang merah, bawang putih, bunga bakung<\/em>\u00a0dan<em>\u00a0bunga tulip.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Rizoma (Akar Tinggal)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Rizoma merupakan akar tinggal atau disebut juga rimpang dimana batang dapat tumbuh dan menjalar pada permukaan maupun dalam tanah. Pada tunas tumbuhan baru akan tumbuh pada setiap buku akar tinggal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa&nbsp; contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara rizoma, seperti halnya&nbsp;<em>jahe, kunyit, kencur,&nbsp;<\/em>dan<em>&nbsp;lengkuas.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Umbi Akar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Umbi akar merupakan tempat yang dijadikan untuk menyimpan cadangan makanan. Contoh dari tumbuhan yang berkembangbiak menggunakan umbi akar adalah&nbsp;<em>singkong, wortel, lobak,&nbsp;<\/em>dan<em>&nbsp;tanaman tahlia.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Stolon (Geragih)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Geragih atau disebut juga stolon adalah batang yg tumbuh secara mendatar di bagian permukaan tanah dan pada bagian tumbuhan yg menyentuh tanah tersebut nantinya akan tumbuh akar, dimana bagian akar inilah yang dapat ditanam kembali. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh dari\u00a0geragih atau stolon, antara lain\u00a0<em>stroberi, arbei, antanan,\u00a0dan\u00a0rumput<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Tunas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tunas adalah bagian tunas dari bagian induknya kemudian menjadi tunas yang baru dan bisa ditanam kembali. Tunas ini tumbuh disekitar induk dengan membentuk rumpun. Contoh dari\u00a0tunas, antara lain\u00a0<em>tebu, pisang,\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>bambu.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Tunas Adventif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Tunas adventif&nbsp;<\/strong>&nbsp;merupakan tunas yang tumbuh pada bagian tepi daun atau bagian akar. Salah satu contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adventif adalah tanaman&nbsp;<em>cocor bebek.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Perbanyakan tanaman cocor bebek sangat mudah, yaitu dengan cara meletakkan daun yang sudah tua di permukaan tanah, maka akan tumbuh tunas-tunas baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Spora<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Spora adalah sel-sel yang terbungkus oleh lapisan tipis sebagai pelindung. Dimana spora ini dikenal sebagai alat persebaran biji pada tumbuhan berpembuluh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara\u00a0spora, antara lain\u00a0<em>lumut, paku,\u00a0<\/em>dan<em>\u00a0suplir<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian artikel tentang <strong>Jenis Perkembangbiakan Vegetatif Alami Tumbuhan.\u00a0<\/strong>Terima kasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat bagi Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangbiakan vegetatif&nbsp;merupakan perkembangbiakan yang memanfaatkan bagian tubuh tumbuhan tersebut tanpa melalui proses perkawinan. Cara perkembangbiakan vegetatif&nbsp;ini akan menghasilkan tanaman baru yang berasal dari perkembangan bagian tertentu dari tubuh induknya. Perkembangbiakan vegetatif&nbsp;pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu&nbsp;perkembangbiakan vegetatif alami&nbsp;dan&nbsp;perkembangbiakan vegetatif buatan. Perkembangbiakan vegetatif buatan&nbsp;adalah perkembangbiakan pada tumbuhan yang melibatkan manusia (dengan bantuan manusia). Sedangkan pengertian&nbsp;Perkembangbiakan Vegetatif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2831,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[111],"tags":[185,201,202],"class_list":["post-2829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-flora","tag-vegetatif","tag-vegetatif-alami"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":6}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2829"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2829"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2829\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2848,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2829\/revisions\/2848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}