{"id":1751,"date":"2020-07-24T10:30:33","date_gmt":"2020-07-24T03:30:33","guid":{"rendered":"https:\/\/santuynesia.com\/?p=1751"},"modified":"2021-03-15T23:29:23","modified_gmt":"2021-03-15T16:29:23","slug":"pihak-akuntansi-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/pihak-akuntansi-perusahaan","title":{"rendered":"Pihak Akuntansi dengan Perusahaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><a href=\"https:\/\/santuynesia.com\/pihak-akuntansi-perusahaan\" class=\"rank-math-link\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Pihak Akuntansi dengan Perusahaan<\/a><\/strong> &#8211; Materi tentang pihak-pihak yang berhubungan atau berkaitan dengan perusahaan dalam akuntansi lingkungan bisnis. Untuk melakukan kegiatannya membuat barang dan jasa, <a aria-label=\"perusahaan  (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Perusahaan\" target=\"_blank\" class=\"rank-math-link\">perusahaan <\/a>akan berpartisipasi dengan berbagai pihak, dan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan memerlukan informasi tentang keuangan perusahaan. Pihak yang berhubungan dengan perusahaan adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pihak Akuntansi yang Berhubungan dengan Perusahaan<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/santuynesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pihak-akuntansi.jpg\" alt=\"pihak akuntansi\" class=\"wp-image-1754\" width=\"470\" height=\"321\" srcset=\"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/santuyuploads\/2020\/07\/pihak-akuntansi.jpg 640w, https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/santuyuploads\/2020\/07\/pihak-akuntansi-300x205.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 470px) 100vw, 470px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kreditor<\/h3>\n\n\n\n<p>Pihak akuntansi yang pertama yaitu <a aria-label=\"Kreditor  (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\" class=\"rank-math-link\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kreditur\" target=\"_blank\">Kreditor<\/a>, adalah orang atau perusahaan yang menyediakan dana pinjaman kepada perusahaan untuk berbagai keperluan bisnis. Karena pihak yang menyediakan dana pinjaman kepada perusahaan, kreditor memerlukan informasi untuk menjamin bahwa uang yang dipinjamkan akan dibayarkan bersamaan dengan bunganya. Karena itu, informasi yang diperlukan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ukuran kekayaan perusahaan<\/li><li>Kemampuan untuk menghasilkan laba bisnis<\/li><li>Perbandingan hutang dan total kekayaan perusahaan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pemerintah<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemerintah adalah lembaga yang memiliki wewenang untuk membuat regulasi bisnis dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Sebagai pihak yang akan memungut pajak penghasilan kepada perusahaan, informasi utama yang diperlukan oleh pemerintah termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Laba operasional diperoleh<\/li><li>Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh penghasilan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Calon Investor<\/h3>\n\n\n\n<p>Calon investor, yaitu orang atau lembaga yang akan menginvestasikan uang mereka di suatu perusahaan di masa depan. Sebagai pihak yang akan menginvestasikan uang mereka di perusahaan, calon investor harus memiliki keyakinan bahwa perusahaan dapat memberikan pengembalian yang memadai dalam jangka panjang. oleh karena itu informasi yang dibutuhkan oleh investor meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Keuntungan perusahaan naik dalam beberapa tahun terakhir<\/li><li>Pertumbuhan kekayaan perusahaan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pemasok<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemasok, yaitu orang atau perusahaan yang menjual berbagai barang ke perusahaan, mulai dari berbagai peralatan kantor, mesin, kendaraan, hingga bahan baku bisnis. Sebagai penjual barang secara kredit kepada perusahaan, pemasok harus memiliki keyakinan bahwa kredit yang diberikan kepada perusahaan akan dibayarkan sesuai dengan perjanjian. oleh karena itu informasi yang diperlukan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kekayaan perusahaan<\/li><li>Kemampuan untuk menghasilkan laba bisnis<\/li><li>Perbandingan hutang dan total kekayaan perusahaan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pemilik \/ Pemegang Saham<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemilik \/ pemegang saham, yaitu orang atau lembaga yang telah menginvestasikan uang atau kekayaan dalam perusahaan. Sebagai pihak yang telah menginvestasikan uangnya di perusahaan, pemilik perusahaan harus mendapat kompensasi atas kekayaan yang telah diinvestasikan. Kompensasi dapat berupa bagian dari sebagian atau seluruh laba operasi yang diperoleh perusahaan. oleh karena itu informasi utama yang dibutuhkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Menghasilkan laba operasi<\/li><li>Perubahan dalam kekayaan perusahaan dalam beberapa tahun<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Manajer Produksi<\/h3>\n\n\n\n<p>Manajer produksi, Yaitu orang yang bertanggung jawab atas seluruh proses produksi produk di suatu perusahaan. Sebagai pihak perusahaan internal yang bertanggung jawab atas semua proses produksi, manajer produksi membutuhkan informasi rincian biaya keseluruhan dan rincian biaya yang diperlukan untuk menghasilkan produk-produk perusahaan<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Manajer Pemasaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Pihak akuntansi yang terakhir adalah Manajer pemasaran, yaitu pihak yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses pemasaran produk perusahaan, mulai dari distribusi, promosi,  hingga pelayanan Purna jual. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pihak internal perusahaan yang bertanggung jawab atas pemasaran produk perusahaan, manajer pemasaran membutuhkan data biaya proses produksi dari setiap produknya, guna menetapkan harga jual produk tersebut dan biaya pemasaran untuk mencari pilihan biaya pemasaran yang paling praktis bagi perusahaan tanpa mengabaikan efektivitas pemasarannya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator is-style-wide\"\/>\n\n\n\n<p>Referensi: pengantar akuntansi 1 edisi 3<\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan tentang <a href=\"https:\/\/santuynesia.com\/pihak-akuntansi-perusahaan\" class=\"rank-math-link\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">pihak akuntansi yang berhubungan dengan perusahaan<\/a>. Semoga Bermanfaat untuk kita semua. Baca juga <a aria-label=\"kategori terkait (opens in a new tab)\" href=\"\/akuntansi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" class=\"rank-math-link\">kategori terkait<\/a>. Terimakasih telah berkunjung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pihak Akuntansi dengan Perusahaan &#8211; Materi tentang pihak-pihak yang berhubungan atau berkaitan dengan perusahaan dalam akuntansi lingkungan bisnis. Untuk melakukan kegiatannya membuat barang dan jasa, perusahaan akan berpartisipasi dengan berbagai pihak, dan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan memerlukan informasi tentang keuangan perusahaan. Pihak yang berhubungan dengan perusahaan adalah sebagai berikut: Pihak Akuntansi yang Berhubungan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1753,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[111],"tags":[116],"class_list":["post-1751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-akuntansi"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":6}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1751"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1751"}],"version-history":[{"count":26,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1751\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2398,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1751\/revisions\/2398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.santuynesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}