<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Vanili &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/vanili/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Dec 2021 01:17:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Vanili &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Budidaya Vanili Secara Tepat dan Lengkap</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/cara-budidaya-vanili-secara-tepat-dan-lengkap</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/cara-budidaya-vanili-secara-tepat-dan-lengkap#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Vanili]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=162</guid>
					<description><![CDATA[Cara Budidaya Vanili &#8211; Vanili&#160;atau yang disebut dengan nama latin&#160;Vanilla planifolia Andrews&#160;merupakan tanaman yang berbuah yang memiliki aroma sangat harum. Oleh karena itu, tak heran jika buah ini dimanfaatkan sebagai penambah aroma untuk berbagai makanan. Vanili&#160;termasuk penyedap rasa dengan harga termahal di dunia, sehingga sering kali tanaman ini dijuluki sebagai emas hijau. Harganya yang mahal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Cara Budidaya Vanili</strong> &#8211; Vanili&nbsp;atau yang disebut dengan nama latin&nbsp;<em>Vanilla planifolia Andrews</em>&nbsp;merupakan tanaman yang berbuah yang memiliki aroma sangat harum.</p>
<p>Oleh karena itu, tak heran jika buah ini dimanfaatkan sebagai penambah aroma untuk berbagai makanan.</p>
<p><strong>Vanili</strong>&nbsp;termasuk penyedap rasa dengan harga termahal di dunia, sehingga sering kali tanaman ini dijuluki sebagai emas hijau.<ins></ins></p>
<p>Harganya yang mahal dari vanili cukup pantas karena budidaya dan proses pascapanen tanaman ini lebih rumit dibandingkan tanaman lainya.</p>
<p>Meskipun demikian, masih tetap saja banyak petani yang ingin membudidayakan tanaman tersebut.</p>
<p>Dalam proses <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Budi_daya" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">budidaya</a> vanili terdapat beberapa tahapan penting yang perlu diperhatikan untuk menunjang keberhasilan dalam budidaya.</p>
<p>Tahapan tersebut meliputi pemahaman syarat tumbuh, pembibitan dan varietas unggul, persiapan lahan, penanaman tanaman pelindung, penanaman, dan pemeliharaan tanaman.<ins></ins></p>
<p>Berikut ini adalah cara budidaya vanili secara lengkap dan tepat.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Cara Budidaya Vanili Secara Tepat dan Lengkap</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Syarat Tumbuh</h3>
<p>Cara budidaya vanili sebaiknya dilakukan pada kondisi lahan yang datar, tidak tergenang air, dan juga tidak becek.</p>
<p>Tanaman ini cocok apabila ditanam pada jenis tanah bertekstur, lempung, berhumus, berpasir, dengan tingkat keasaman netral hingga agak masam.</p>
<p>Tanaman vanili juga&nbsp; dapat ditanam tumpang sari dengan kopi ataupun kelapa seperti yang dilakukan di Bali.</p>
<p>Sementara itu, tanaman vanili dapat tumbuh dengan baik pada daerah tropis di antara garis 20<sup>o</sup>LU dan 20<sup>o</sup>LS. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 800-1.200 m dpl.</p>
<p>Sedangkan suhu yang ideal untuk tanaman ini adalah 20-38<sup>o&nbsp;</sup>C dan curah hujanya 500-3.000 mm/ tahun.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Pembibitan dan Varietas Unggul</strong></h3>
<p>Secara umum perbanyakan tanaman vanili banyak dilakukan secara vegetatif melalui setek. Setek yang baik dihasilkan dari tanaman induk yang sehat, subur, berdaun lebar, ruas-ruas batang rapat dan lingkaran batang besar.</p>
<p>Selain itu, ciri setek yang baik juga didapatkan dari tanaman yang belum pernah berbunga dan berbuah.</p>
<p>Tanaman induk dibiarkan membentuk cabang dengan jumlah yang banyak melalui proses pemangkasan pucuk diawal musim hujan. Selain itu, buang semua&nbsp; bunga yang tumbuh.</p>
<p>Sementara itu, pengambilan setek ini sebaiknya dilakukan diawal musim hujan. Umumnya setek yang digunakan berukuran 1 m atau lebih dengan jumlah ruas sekitar 7-8 ruas.</p>
<p>Setek tanaman vanili dapat disemai dalam bak dengan media tanam berupa campuran pasir, pupuk kandang, dan tanah.</p>
<p>Selain itu, penyemaian tanaman dapat dilakukan dalam polibag. Supaya dapat menghemat bahan untuk bibit setek dapat dibuat dengan ukuran pendek, yaitu 2-3 ruas saja.</p>
<p>Untuk varietas unggul tanaman vanili yang memiliki nilai ekonomis terbagi menjadi tiga jenis, diantaranya sebagai berikut.</p>
<ul class="wp-block-list"><li><em>Vanila tahitensis</em>&nbsp;JW. Moore. Merupakan jenis terkeil dan banyak terdapat di Tahiti dan Karibia.</li><li><em>Vanila</em>&nbsp;<em>pompana</em>&nbsp;Schiede. Varietas ini banyak terdapat di Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.</li><li><em>Vanila planifolia&nbsp;</em>Andrews. Merupakan jenis vanili terbaik dan paling banyak ditanam di dunia.</li></ul>
<h3 class="wp-block-heading">3. Persiapan Lahan</h3>
<p>Pembukaan lahan untuk budidaya vanili sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Sebaiknya lahan yang akan digunakan untuk budidaya tanahnya belum pernah terinfeksi oleh penyakit, terutama jenis penyakit busuk batang.</p>
<p>Lahan dilakukan pencangkulan sampai kedalaman 20-30 cm dan biarkan terbuka, supaya terkena sinar matahari secara langsung. Hal tersebut bertujuan untuk menekan perkembangan cendawan patogenik.</p>
<p>Selain itu, buat saluran pembuangan dengan ukuran lebar 40 cm dan dalam 40 cm untuk menghindari terjadinya genangan air.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Penanaman Tanaman Pelindung</h3>
<p>Penanaman tanaman pelindung dalam budidaya vanili sangat diperlukan. Terdapat beberapa persyaratan terkait pohon pelindung yang ditanam.</p>
<p>Diantaranya pertumbuhanya cepat, rimbun, tidak mempunyai sifat gugur daun saat musim kemarau, mudah dipangkas, dan daun berjatuhan cukup banyak.</p>
<p>Selain itu, tanaman tidak mudah terserang hama, dan bukan inang penyakit tanaman vanili.</p>
<p>Beberapa tanaman pelindung yang biasa digunakan untuk budidaya vanilia antara lain&nbsp;<em>lamtoro</em>,&nbsp;<em>Glyricidia maculata</em>, dan&nbsp;<em>dadap</em>.</p>
<p>Beberapa tanaman tersebut dapat bersimbiosis dengan bakteri nitrogen, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah.</p>
<p>Selain itu, tanaman pelindung juga berfungsi untuk melindungi tanah dari bahaya erosi karena perakaranya cukup baik.</p>
<p>Ada beberapa tahapan untuk penanaman tanaman pelingdung, diantaranya sebagai berikut.</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Lakukan pengolahan lahan sambil memberisihkan kotoran dan rumput, kemudian digemburkan menggunakan cangkul.</li><li>Buat bedengan dengan ukuran lebar 1,2 m dan panjang menyesuaikan lahan, serta arahkan bedengan ke utara-selatan. Tujuan diarahkanya ke utara-selatan yaitu agar tanaman dapat terkena sinar matahari secara cukup. Buat parit selebar 30 cm diantara dua bedengan untuk irigasi dan drainase.</li><li>Penanaman tanaman pelindung dilakukan ditengah bedengan dengan jarak tanam disesuaikan dengan jarak tanam vanili. Jarak tanam yang biasa digunakan yaitu 1,5m x 1,5m atau 1,5 x 1,25m. Sedangkan lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 cm x (30 x 40 ) cm. Tanah galian perlu dicampur dengan pupuk kandang, kemudian dapat dikembalikan lagi setelah 15-30 hari bersamaan dengan penanaman.</li><li>Tanaman pelindung ditanam dengan stump. Dimana bagian pucuknya ditutup menggunakan pelepah pisang, atau lembaran plastik agar tidak kering. Setelah tiga bulan stump akan tumbuh.</li></ul>
<h3 class="wp-block-heading">5. Penanaman</h3>
<p>Setek panjang atau tujuh ruas yang akan ditanam sebaiknya diambil dari tanaman induk seminggu sebelum tanam.</p>
<p>Hal tersebut bertujuan agar luka bekas pangkasan sudah mengering. Lubang tanam sebaiknya digali dekat dengan tanaman penegak dengan kedalaman yang cukup untuk menampung 2-3 ruas pangkal bibit.</p>
<p>Tanah galian perlu dicampur dengan pupuk kandang yang sudah siap pakai (matang). Sebelum dilakukan penanaman tiga ruas bagian bawah setek dipangkas daunya.</p>
<p>Kemudian ruas tersebut dibenamkan kedalam tanah, sedangkan pada bagian ujungnya tidak dibenamkan dalam tanah agar tidak membusuk.</p>
<p>Untuk sisa setek bagian atas ditempelkan pada pohon penegak menggunakan tali rafia. Saat pengikatan ini, sebaiknya akar perekat harus menghadap ke pohon penegak agar dapat segera menempel pada kulit pohon penegak.</p>
<p>Penanaman setek vanili yang dilakukan pada musim hujan tidak perlu dilakukan penyiraman. Setelah itu, tanaman perlu dilakukan penyiraman.</p>
<p>Penyiraman ini bisa dilakukan menggunakan sprayer yang halus. Sebagai upaya dalam memudahkan budidaya sebaiknya pertumbuhan tanaman diatur dengan menjalarkanya serendah mungkin.</p>
<p>Dimana ketinggian yang ideal untuk penjalaran tanaman vanili yaitu 1,5-2 m yang disebut dengan ketinggian ekonomis. Jika dibiarkan tumbuh panjang tanaman vanili ini dapat mencapai 100 m.</p>
<p>Bibit vanili dalam polibag yang telah tumbuh sudah mencapai tujuh ruas bisa untuk ditanam bersama medianya ke lubang tanam.</p>
<p>Sedangkan untuk plastik polibag harus dilepaskan dengan hati-hati agar media tidak pecah, karena dapat mengganggu perakaran tanaman.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Pemeliharaan</h3>
<p>Ada beberapa tahapan dalam pemeliharaan tanaman vanili. Diantaranya penyulaman, penyiangan, mengatur penjalaran, pemangkasan, serta pemupukan dan penggemburan tanah.</p>
<p>Demikian artikel tentang cara budidaya vanili yang tepat, oiya baca juga <a href="https://santuynesia.com/klasifikasi-dan-morfologi-vanili" target="_blank" data-type="post" data-id="156" rel="noreferrer noopener nofollow">morofologi vanili</a>. Semoga dapat menjadi referensi bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/cara-budidaya-vanili-secara-tepat-dan-lengkap/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klasifikasi dan Morfologi Vanili Beserta Cara Pemeliharaanya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/klasifikasi-dan-morfologi-vanili</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/klasifikasi-dan-morfologi-vanili#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 10:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Klasifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi]]></category>
		<category><![CDATA[Vanili]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=156</guid>
					<description><![CDATA[Klasifikasi dan Morfologi Vanili&#160;&#8211; Vanili adalah tanaman yang berasal dari ordo&#160;Orchidales&#160;dan famiili dari&#160;Orchidaceae.&#160; Vanili merupakan tanaman yang menghasilkan buah sangat harum, sehingga sering dimanfaatkan sebagai penambah aroma rasa masakan. Tanaman ini menghasilkan bubuk yang biasa dijadikan sebagai bahan pengharum masakan. Dimana bubuk vanili dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong. Vanili termasuk dalam penyedap rasa dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Klasifikasi dan Morfologi Vanili</strong>&nbsp;&#8211; Vanili adalah tanaman yang berasal dari ordo&nbsp;<em>Orchidales</em>&nbsp;dan famiili dari&nbsp;<em>Orchidaceae</em>.&nbsp; Vanili merupakan tanaman yang menghasilkan buah sangat harum, sehingga sering dimanfaatkan sebagai penambah aroma rasa masakan.</p>
<p>Tanaman ini menghasilkan bubuk yang biasa dijadikan sebagai bahan pengharum masakan. Dimana bubuk vanili dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong.</p>
<p>Vanili termasuk dalam penyedap rasa dengan harga termahal di dunia. Karena harganya yang cukup mahal sering kali tanaman ini dijuluki sebagai emas hijau.<ins></ins></p>
<p>Asal-usul tanaman <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Vanili" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">vanili</a> diperkirakan dari Meksiko, dimana penduduk sana sudah lama mengenal dan memanfaatkanya sebagai bahan penyegar minuman coklat.</p>
<p>Sementara itu, di Indonesia sendiri tanaman vanili mulai dikenal pada tahun 1819. Dimana tanaman ini dibawa oleh Morchal dari kebun botani Antwevpen sebanyak dua pohon.</p>
<p>Tanaman ini dapat tumbuh dan berbunga dengan baik. Akan tetapi, tanaman ini tidak pernah menghasilkan buah karena tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri.</p>
<p>Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, untuk saat ini orang awam pun dapat mengawinkan bunga vanili. Secara umum jenis vanili yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah&nbsp;<em>Vanili planifolia</em>.<ins></ins></p>
<p>Pada awalnya tanaman vanili mulai dikembangkan di Jawa Tengah dan Jawa tumur.</p>
<p>Untuk penyebaranya perkebunan vanili terbesar terdapat di daerah Flores (Manggarai serta Bajawa) dan Papua.</p>
<p>Sedangkan saat ini pusat produksi vanili terdapat di Bali, Lampung, Sulawesi Utara, Sumatra Utara, dan beberapa di Jawa Tengah.</p>
<h5 class="wp-block-heading">Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi dari tanaman vanili</h5>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>Divisi</td><td>Spermatophyta</td></tr><tr><td>Subdivisi</td><td>Angiospermae</td></tr><tr><td>Kelas</td><td>Monocotyledonae</td></tr><tr><td>Ordo</td><td>Orchidales</td></tr><tr><td>Famili</td><td>Orchidaceae</td></tr><tr><td>Genus</td><td>Vanilla</td></tr><tr><td>Spesies</td><td><em>Vanilla planifolia Andrews</em></td></tr></tbody></table><figcaption>Morfologi vanili</figcaption></figure>
<p>Sistem <strong>perakaran</strong>&nbsp;tanaman vanili tergolong dangkal. Dimana akar adventif keluar dari buku-buku, menggantung, dan berwarna putih.</p>
<p>Akar yang keluar dari buku berjumlah 1-3 dan letaknya berlawanan dengan arah tumbuh daun. Akar tanaman berfungsi untuk membelit batang penyangga serta membantu untuk memanjat agar tumbuhan sirih dapat bergerak ke atas.</p>
<p>Tanaman vanili memiliki&nbsp;<strong>batang</strong>&nbsp;yang termasuk monopodial berbuku-buku, berbentuk silindiris, dan sekulen. Batang tanaman ini berkelok-kelok, dan mudah patah, berwarna hijau, dan memiliki stomata, sehingga dapat melakukan fotosintesis.</p>
<p>Jika pertumbuhan batang tanaman ini dibiarkan, maka batang tersebut akan mempunyai panjang yang bermeter-meter.</p>
<p>Sedangkan percabangan pada tanaman ini hampir tidak ada, jika ada pasti hanya 1-2 cabang saja.</p>
<p><strong>Daun vanili</strong>&nbsp;memiliki bentuk memanjang sampai langset. Bagian ujung daun meruncing, sedangkan bagian pangkalnya membulat.</p>
<p>Bentuk tulang daun tanaman ini tidak beraturan dengan jumlah yang banyak. Tanaman vanili memiliki bentuk tangkai daun yang pendek, tebal, dan beralur dengan menghadap ke atas.</p>
<h5 class="wp-block-heading"><strong>Bunga&nbsp;</strong>tanaman vanili tergolong bunga majemuk tak terbatas yang keluar dari ketiak daun dan jarang bercabang</h5>
<p>Bunga ini akan menampakan mekarnya dari pangkal sampai ke ujung. Pada umumnya hanya 1-3 bunga yang mekar disetiap harinya dan memiliki ukuran yang cukup besar.</p>
<p>Tangkai tandan memiliki bentuk yang kekar dengan arah pertumbuhan melengkung. Bunga berlapis lilin dan ada yang beraroma dan ada juga yang tidak.</p>
<p>Bunga vanili berwarna hijau kekuningan dengan diameter sekitar 10 cm dengan tangkai yang pendek.</p>
<p>Bunga tanaman ini memiliki tiga kelopak yang bentuknya hampir sama. Kelopak yang atas disebut&nbsp;<em>dorsasis</em>, sedangkan kedua kelopak lainya disebut kelopak&nbsp;<em>laterasis</em>.</p>
<p>Selain itu terdapat juga tiga mahkota, dimana saat bunga masih kuncup mahkotanya terbungkus oleh kelopak.</p>
<p>Dua helai mahkota memiliki bentuk yang sama, sedangkan mahkota lainya memiliki bentuk yang berbeda yang bermodifikasi menyerupai bentuk terompet.</p>
<p>Tanaman ini memiliki bunga dengan putik yang manjadi satu dengan benang sari.</p>
<p>Morfologi vanili memiliki&nbsp;<strong>buah&nbsp;</strong>berbentuk menyerupai kapsul dengan tangkai yang pendek. Selain itu, bentuknya silindiris bersudut tiga.</p>
<p>Buah vanili akan mengeluarkan aroma jika sudah kering. Buah yang masak akan berisi biji dengan jumlah beribu-ribu biji.</p>
<p>Biji tanaman ini tidak mempunyai lembaga. Dimana bagian yang terlihat adalah protocorm, yaitu sel yang tidak dapat dibedakan antara akar, tunas, maupun batang.</p>
<p>Photocorm merupakan jaringan, akan tetapi bisa tumbuh sebagai kecambah jika ditanam pada sebuah media yang cocok.</p>
<p>Sementara itu, agar mendapatkan produktivitas yang baik dari tanaman vanili, maka perlu dilakukan pemeliharaan tanaman.</p>
<p>Dimana pemeliharaan tanaman vanili meliputi penyulaman, penyiangan, mengatur penjalaran, pemangkasan, serta pemupukan dan penggemburan tanah.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa kegiatan dari pemeliharaan tanaman vanili secara tepat.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Klasifikasi dan Morfologi Vanili Beserta Cara Pemeliharaanya</h2>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Penyulaman</strong></h3>
<p>Tujuan dari penyulaman yaitu untuk memperbaiki atau mengganti tanaman yang mati atau rusak agar pertumbuhanya dapat seragam.</p>
<p>Penyulaman bibit vanili dapat dilakukan 2-3 minggu setelah bibit ditanam dilahan. Bibit yang telah ditanam dilapang perlu diperiksa tingkat keberhasilanya.</p>
<p>Jika terdapat tanaman yang tumbuh tidak normal maka langsung diganti dengan bibit yang baru.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Penyiangan</strong></h3>
<p>Penyiangan saat tahun pertama merupakan proses yang sangat penting dalam proses pemeliharaan.</p>
<p>Penyiangan tanaman bertujuan untuk mengurangi kompetisi antara tanaman utama dengan gulma dalam mendapatkan unsur hara tanah.</p>
<p>Dengan dilakukanya penyiangan ini, maka pertumbuhan tanaman pun tidak akan terganggu.</p>
<p>Selain itu, penyiangan tanaman dilakukan agar tanaman vanili terhindar dari hama dan penyakit yang hidup pada tanaman penganggu.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Mengatur Penjalaran</strong></h3>
<p>Mengantur penjalaran pada tanaman vanili merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Untuk mengatur penjalaran tanaman ini tergantung dari sistem tanam yang digunakan.</p>
<p>Pada sistem memanjat bolak-balik, setiap sulur yang tumbuhnya melebihi ketinggian ekonomis dibiarkan menggantung pada canggah pohon pelindung.</p>
<p>Sulur ini akan tumbuh dan mengarah ke tanah. Jika pertumbuhan ujung sulur sudah berjarak 30 cm dari permukaan tanah, maka sulur diarahkan lagi ketas.</p>
<p>Cara untuk mengarahkanya ke atas dapat dilakukan dengan mengikat kembali pada batang pohon pelindung. Perlakuan ini sebaiknya dilakukan secara terus menerus.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Pemangkasan Tanaman</strong></h3>
<p>Pemangkasan tanaman vanili dilakukan untuk memberikan bentuk pohon yang kuat serta membuang cabang-cabang yang kurus dan sakit.</p>
<p>Prinsip pemangkasan pada tanaman vanili adalah untuk mengatur dari pertumbuhan vegetatif ke genratif.</p>
<p>Pemangkasan tidak hanya pada tanaman utama saja, akan tetapi pemangkasan juga perlu dilakukan pada tanaman pelindung.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Pemupukan dan Penggemburan Tanah</strong></h3>
<p>Setiap budiaya tanaman pasti memerlukan pemupukan untuk pemeliharaan tanah. Selain pemupukan untuk memelihara tanah perlu dilakukan penggembuaran.</p>
<p>Dimana penegmburan tanah ini dapat dilakukan 2 kali setahun, yaitu diawal dan juga akhir musim hujan.</p>
<p>Dengan pemeliharaan tersebut maka kondisi tanah akan subur, sehingga pertumbuhan dan hasil produksi menjadi optimal.</p>
<p>Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk kandang, pupuk hijau, urea, KCL, TSP, CaCO<sub>3</sub>, dan MgSO<sub>4.</sub></p>
<p>Nahh itulah ulasan mengenai <a href="https://santuynesia.com/klasifikasi-dan-morfologi-vanili" data-type="post" data-id="156" rel="nofollow noopener" target="_blank">klasifikasi dan morfologi vanili</a> beserta cara pemeliharaannya, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/klasifikasi-dan-morfologi-vanili/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
