<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Tokoh &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/tokoh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Dec 2021 01:25:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Tokoh &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Sosok Kartini Masa Kini, Siapa Saja Mereka?</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/sosok-kartini-masa-kini</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/sosok-kartini-masa-kini#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 03:05:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Biografi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=239</guid>
					<description><![CDATA[Adakah tokoh wanita Indonesia yang pantas disebut sebagai sosok Kartini masa kini? Jawabannya tentu saja ada. Siapa saja mereka? Sebelum membahas sosok Kartini masa kini, kita harus mengenal dan mengetahui jasa-jasa Kartini di masa hidupnya. Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pejuang emansipasi wanita yang pernah dimiliki Indonesia. Kartini, pada tahun 1912, berhasil mendirikan sekolah wanita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Adakah tokoh wanita Indonesia yang pantas disebut sebagai sosok Kartini masa kini? Jawabannya tentu saja ada. Siapa saja mereka?</p>
<p>Sebelum membahas sosok Kartini masa kini, kita harus mengenal dan mengetahui jasa-jasa Kartini di masa hidupnya. Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pejuang emansipasi wanita yang pernah dimiliki Indonesia.</p>
<p>Kartini, pada tahun 1912, berhasil mendirikan sekolah wanita pertama di Indonesia. Sekolah wanita ini mulanya ditujukan untuk anak-anak dari golongan priayi, mengingat Kartini sendiri berstatus sebagai ningrat. Sehingga seluruh civitas akademika, mulai dari guru hingga staf pengurus, diduduki oleh wanita-wanita Belanda yang didatangkan langsung dari negara induk.</p>
<p>Waktu demi waktu, sekolah wanita Kartini menyebar ke beberapa daerah. Tidak hanya menampung golongan biru, sekolah wanita Kartini juga membolehkan anak-anak dari golongan menengah pribumi. Adalah Sekolah Kartini yang didirakan di Jakarta, di bawah Vereeniging Bataviasche Kartinischool yang pertama kali menerapkan kebijakan itu.</p>
<p>Perlu Anda ketahui, ide mendirikan sekolah wanita di Indonesia kala itu termasuk itu yang sangat berani, aneh, ganjil dan radikal. Sebab, wanita di masa kolonial benar-benar tidak dianggap, diremehkan dan bahkan direndahkan. Adalah sesuatu yang wajar pada zaman dahulu wanita tidak sama sekali merasakan bangku sekolah.</p>
<p>Namun, Kartini tidak gampang menyerah. Ia mengajak anak-anak perempuan di daerahnya (Jepara) melalui surat yang ditujukan kepada orang tuanya untuk menjadi murid di sekolah wanita yang didirikannya.</p>
<p>Sejatinya, sikap emansipasi wanita Kartini sudah menancap di dalam dirinya sejak ia berusia 12 tahun. Saat itu, Kartini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya (setara SMP) karena ingin mendapatkan hal yang sama dengan pria dalam hal pendidikan. Namun, harapan itu sirna karena tradisi Jawa (saat itu).</p>
<p>Dalam tradisi Jawa, perempuan yang berusia 12 tahun harus tinggal di rumah dan tidak boleh keluar hingga menikah. Meski hidupnya terkekang, Kartini terus menyuarakan pembelaannya terhadap kaum wanita melalui tulisan. Bahkan, sejarawan Yayasan Nabil, Didi Kwartanada menyebut bahwa Kartini merupakan jurnalis pertama dan antropolog pertama di Indonesia.</p>
<p>Atas kegigihannya dalam memperjuangkan emansipasi wanita Indonesia, Kartini dinobatkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Indonesia Nasional oleh Presiden Soekarno pada 2 Mei 1964. Lebih lanjut, tanggal lahir Kartini, 21 April, juga diperingati sebagai Hari Kartini hingga saat ini.</p>
<p>Kartini meninggal pada 17 September 1904 di usia yang masih belia, yakni 25 tahun. Ia dimakamkan di Desa Bulu, Kabupaten Rembang.</p>
<p>Meski Kartini telah lama meninggalkan kita, semangat perjuangannya dalam membela kaum wanita Indonesia hingga detik ini masih terasa. Tidak sedikit <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tokoh_perempuan_Indonesia" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">tokoh-tokoh wanita</a> kita yang cerdas, gigih, berani, optimis, ambisius, pantang menyerah dan tentunya cinta Tanah Air sebagaimana Kartini, yang membuktikan bahwa wanita juga tidak kalah dengan pria. Siapa saja tokoh-tokoh wanita yang dimaksud?</p>
<h2 class="wp-block-heading">Sosok Kartini atau Tokoh Wanita Masa Kini 2021</h2>
<p>Berikut enam tokoh wanita yang pantas menyandang ‘gelar’ Kartini masa kini.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Susi Pudjiastuti</h3>
<p>Siapa yang tidak mengenal Susi Pudjiastuti? Wanita ini terkenal dengan gaya eksentriknya saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019. Tidak hanya itu, Susi juga dikenal sebagai menteri yang tegas dan berani dalam mengambil keputusan. Dia tidak ragu sedikit pun dalam mengambil kebijakan-kebijakan tidak biasa untuk melindungi kekayaan laut Indonesia. Bahkan salah seorang komikus senior asal Jepang menyebut Susi sebagai menteri paling keren se-Asia. Rasanya Susi juga pantas mendapatkan gelar ‘Kartini masa kini’.</p>
<p>Sebagaimana yang kita ketahui, salah satu kebijakan Susi yang paling terkenal adalah peledakan kapal-kapal ilegal yang mencuri ikan di laut Indonesia. ‘Tenggelamkan’ demikian satu kata yang paling diingat publik saat mendengar nama Susi Pudjiastuti.</p>
<p>Susi merupakan menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2014-2019 dengan pendidikan paling rendah di antara menteri-menteri lainnya. Susi dikeluarkan dari sekolah karena aktif menyuarakan gerakan golongan putih (golput) saat kelas 2 SMA. Artinya, Susi hanya lulusan SMP.</p>
<p>Usai keluar dari SMA, susi ‘nyemplung’ ke dunia bisnis dengan modal Rp 750 ribu hasil dari penjualan perhiasannya. Susi menggeluti bisnis ikan di tempat tinggalnya yang mana saat ini terus menunjukkan progres. Susi kini juga memiliki Maskapai Penerbangan SUSI AIR yang ia namai PT. ASI Pusjiastuti Aviation.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Sri Mulyani</h3>
<p>Masih berkutat di dalam kementerian, sosok Kartini masa kini berikutnya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sudah ‘tiga periode’ ini Sri Mulyani menjabat sebagai menteri yang mengurusi keuangan negara.</p>
<p>Periode pertama, pada 2005, ia berstatus sebagai Menteri Keuangan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Periode kedua, pada 2014, Sri Mulyani diangkat oleh Presiden Jokowi (lagi-lagi) sebagai Menteri Keuangan. Periode ketiga, nampaknya Jokowi masih membutuhkan jasa ‘Kartini masa kini’ ini, sebab di pemerintahannya kedua, pada 2020, Sri Mulyani masih dipilih menjadi Menteri Keuangan.</p>
<p>Tidak heran jika perempuan itu selama tiga periode menduduki jabatan Menteri Keuangan. Sebab, pada 2008, Sri Mulyani mampu membawa perekonomian Indonesia tetap stabil meski dunia sedang mengalami krisis ekonomi berat. Alhasil, ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik se-Asia versi majalah Emerging Markets pada 2008.</p>
<p>Selain menjadi menteri, Sri Mulyani juga pernah menjadi petinggi di Bank Dunia (World Bank), yakni sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia (Managing Director of World Bank). Prestasi ini menjadikan Sri Mulyani sebagai wanita pertama Indonesia dan dunia yang pernah menduduki jabatan penting di World Bank. Jasa-jasa Sri Mulyani pun akhirnya diakui oleh dunia dengan menobatkan sosok ‘Kartini masa kini’ ini sebagai wanita paling berpengaruh di dunia ke-38 pada 2018 versi majalah Forbes.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Angkie Yudistia</h3>
<p>Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan dengan keputusan Presiden Jokowi yang mengangkat Angkie Yudistia sebagai Staf Presiden. Bagaimana tidak heboh, Angkie merupakan penyandang disabilitas yang divonis tidak bisa mendengar (tunarungu) saat berusia 10 tahun.</p>
<p>Namun, Angkie bukanlah sosok wanita biasa yang mudah menyerah. Berkat usaha, semangat, optimisme dan kegigihannya, Angkie mendirikan perusahaan yang bergerak untuk para penyandang disabilitas yang tertarik menjadi pengusaha. Perusahaan itu ia beri nama Thisable Enterprise.</p>
<p>Dari sini, Angkie membuktikan bahwa kekurangan yang dimilikinya bukanlah penghambat kesuksesan. Perempuan yang harus menggunakan alat pendengaran ke mana-mana itu berhasil menjadi figur menginspirasi khususnya bagi sesama penyandang disabilitas.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Merry Riana</h3>
<p>Sosok ‘Kartini masa kini’ berikutnya berasal dari kalangan pengusaha sekaligus motivator, yakni Merry Riana. Mengapa Merry Riana pantas menyandang gelar ‘Kartini masa kini’?</p>
<p>Merry Riana adalah sosok pekerja keras, tahan banting, tidak mudah patah semangat, berani dan tegas. Kelima karakter itu telah dibuktikannya sejak ia tinggal di Singapura seorang diri (tanpa keluarga). Ya, ayahnya memang sengaja mengirim Merry Riana ke Singapura untuk menghindari kerusuhan 1998.</p>
<p>Di Singapura, Merry Riana melanjutkan pendidikan tingginya di salah satu univertis. Namun, ia tidak punya cukup uang untuk membayar biaya kuliah sehingga ia memutuskan utang pada kampus. Merry kemudian memutuskan kuliah sambil bekerja untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan membayar utang pada kampus. Bahkan perempuan itu menjalani lebih dari 2 pekerjaan sekaligus selama menjalani ‘masa keterpurukan’. Ia pun berhasil melewati masa keterpurukan itu.</p>
<p>Berkat usaha dan semangatnya, Merry Riana pada akhirnya menjadi pengusaha sukses. Perempuan kelahiran Jakarta, 29 Mei 1980 itu pun menjadi motivator sekaligus penulis terkenal di Indonesia. Salah satu prestasi Merry Riana adalah ia mendapatkan predikat miliarder muda Indonesia pada usianya yang ke-26 lalu.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Anne Avantie</h3>
<p>Sama seperti Susi Pudjiastuti, Anne Avantie hanyalah sosok wanita lulusan SMP. Anne Avantie lahir di tengah keluarga yang serba kekurangan dan memiliki banyak anak. Anne Avantie sendiri merupakan anak ke-22 dari 24 bersaudara.</p>
<p>Karena himpitan ekonomi, Anne tidak melanjutkan pendidikannya dan terjun ke dunia fashion. Perempuan itu mengawali kariernya sebagai tukang jahit, hingga secara otodidak berhasil merancang kebaya. Anne Avantie kemudian beralih profesi sebagai desainer busana.</p>
<p>Kini kebaya rancangannnya menjadi kebaya termahal di Indonesia hingga detik ini. Selain itu, karya-karya Anne Avantie juga telah mendunia.</p>
<p>Kesuksesan Anne Avantie bukan untuk dirinya sendiri. Ia bahkan kerap membantu orang-orang yang kurang beruntung melalui kerja sama dengan beberapa pihak. Kegiatan sosial yang paling terkini dari Anne Avantie adalah membantu tenaga medis dalam memerangi pandemi virus corona.</p>
<p>Anne Avantie memint karyawan-karyawannya untuk setop sementara memproduksi kebaya. Mereka diminta untuk membuat alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis.</p>
<p>Desainer terkenal ini memang layak dinobatkan sebagai ‘Kartini masa kini’. Selain memiliki karakter pantang menyerah, optimis, mandiri, ulet dan gigih dalam mencapai kesuksesan, Annie Avantie juga berjiwa sosial yang tinggi. Anne Avantie menunjukkan bahwa wanita yang (sekalipun) berpendidikan rendah, namun memiliki keterampilan (skill) yang luar biasa, maka dia akan mencapai kesuksesan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">6. Tri Rismaharini</h3>
<p>Sosok ‘Kartini masa kini’ selanjutnya adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Siapa yang tidak mengenal perempuan ini? Meski menjadi pemimpin Surabaya, namun nama dia dikenal seantero Indonesia.</p>
<p>Risma terkenal sebagai pemimpin yang tegas, transparan, kerja keras, rendah hati dan merakyat. Ya, Risma memang kerap terjun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan.</p>
<p>Surabaya di tangan beliau mengalami perubahan yang sangat mencolok, terutama pada tata lingkungan yang bersih dan rapi. Risma pun mendapatkan banyak penghargaan atas gaya kepemimpinannya tersebut. Ia menyabet posisi ketiga sebagai wali kota terbaik se-dunia versi The City Mayor Foundation pada 2014 lalu. Risma juga mendapatkan perhargaan tertinggi Adipura selama empat taun berturut-turut, yakni pada 2011-2014.</p>
<p>Dari sini, Risma membuktikan bahwa perempuan juga dapat menjadi pemimpin suatu daerah layaknya laki-laki. Boleh dikata, negara kita memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin merupakan ‘produk’ dari emansipasi yang diperjuangkan Kartini di masa hidupnya.</p>
<p>Demikian enam <a href="https://santuynesia.com/sosok-kartini-masa-kini" data-type="post" data-id="239" rel="nofollow noopener" target="_blank">tokoh wanita</a> yang layak mendapatkan gelar Kartini masa kini. Namun, semua perempuan Indonesia juga pantas menyandang gelar Kartini masa kini asalkan memiliki karakter berani, cerdas, ulet, pantang menyerah, kerja keras, optimis, mandiri, gigih dan berani, berjiwa sosial yang tinggi dan cinta Tanah Air. Apapun profesi Anda, tunjukkan kontribusi positif Anda pada dunia dan jadilah wanita yang menginspirasi orang-orang lain di sekeliling kita.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/sosok-kartini-masa-kini/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biografi Albert Einstein &#038; Fakta Kehidupannya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/biografi-albert-einstein</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/biografi-albert-einstein#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2021 02:50:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Albert Einstein]]></category>
		<category><![CDATA[Biografi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=65</guid>
					<description><![CDATA[Biografi Albert Einstein memang layak untuk diperbincangkan. Ya, Albert Einstein akan terus dikenang sebagai ilmuwan fisika teoretis terhebat yang pernah ada. Tahukah Anda, ilmuwan jenius itu, saat masa kecilnya, dikenal sebagai bocah autisme karena terlambat berbicara. Einstein mulai dikenal dunia karena mencetuskan teori relativitas. Di samping, Einstein juga mencetuskan teori-teori fisika lainnya. Semakin penasaran dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Biografi Albert Einstein memang layak untuk diperbincangkan. Ya, Albert Einstein akan terus dikenang sebagai ilmuwan fisika teoretis terhebat yang pernah ada.</p>
<p>Tahukah Anda, ilmuwan jenius itu, saat masa kecilnya, dikenal sebagai bocah autisme karena terlambat berbicara.</p>
<p>Einstein mulai dikenal dunia karena mencetuskan teori relativitas. Di samping, Einstein juga mencetuskan teori-teori fisika lainnya. Semakin penasaran dengan biografi Albert Einstein dan fakta kehidupannya?</p>
<h2 class="wp-block-heading">Biografi Albert Einstein</h2>
<p>Berikut pembahasan lengkap mengenai biografi Albert Einstein, mulai dari masa kecilnya hingga meninggal dunia.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Masa Kecil Hingga Remaja Albert Einstein</h3>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Albert_Einstein" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Albert Einstein</a> lahir pada 14 Maret 1879 di Ulm, Wurttermberg, Jerman. Einstein lahir dari orang tua penganut Yahudi. Ayahnya bernama Hermann Einstein, seorang pedagang ranjang bulu sekaligus insinyur listrik dan ibunya bernama Pauline Koch, seorang pianis.</p>
<p>Einstein cilik dicap sebagai bocah autisme karena terlambat berbicara. Ia lebih suka bermain sendiri dan pendiam. Selain itu, Einstein cilik juga suka marah dan melempar barang, termasuk ke adik perempuannya, Maja Einstein.</p>
<p>Kendati dicap sebagai bocah autisme hingga suka marah, prestasi sekolah Einstein tak tertandingi oleh teman-temannya. Ia selalu mendapatkan hasil belajar yang bagus dan menjadi juara kelas.</p>
<p>Einstein mulanya sekolah di SD Katolik di Munchen. Namun, setelah tiga tahun kemudian, ia dipindahkan ke Luitpold Gimnasium. Tidak hanya SD, Einstein sekolah di sana hingga SMA.</p>
<p>Eistein tidak menyelesaikan studi SMA-nya hingga tuntas di Luitpold Gimnasium. Di akhir-akhir masa studinya, ia mengaku sakit dan menyerahkan surat dokter pada pihak sekolah. Padahal, hal itu dilakukan Einstein untuk menyusul orang tuanya yang saat itu sudah pindah ke Italia.</p>
<p>Perlu diketahui, ketertarikan Einstein terhadap ilmu fisika bermula ketika sang ayah memberikan hadiah kompas saku saat dirinya terbaring sakit. Waktu itu, Einstein masih berumur 5 tahun. Einstein menatap kompas saku tersebut, lalu bermimpi untuk menguak keajaiban alam.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Albert Einstein Menuntaskan Masa SMA-nya dan Masuk Perguruan Tinggi</h3>
<p>Albert Einstein tertarik untuk melanjutkan studi di Eidgenossische Technische Hochschule (Politeknik Swiss) di Zurich. Einstein sempat mengikuti tes masuk politeknik itu dan mendapatkan nilai bagus untuk fisika dan matematika. Namun, Einstein gagal mencapai nilai minimal untuk ujian pengetahuan umum. Di sisi lain, ia juga belum menuntaskan masa SMA-nya.</p>
<p>Oleh karena itu, pimpinan politeknik meminta Einstein menyelesaikan masa SMA-nya terlebih dahulu, lalu mengikuti tes mauk politeknik tahun berikutnya. Pimpinan politeknik menyarankan Einstein bersekolah di Gimnasium Argovian di Swiss.</p>
<p>Einstein pun mengikuti saran dari pimpinan politeknik. Ia dengan tekun menimba ilmu di Gimnasium Argovian. Bahkan, waktu belajarnya tidak boleh diganggu oleh kegiatan apapun.</p>
<p>Lebih lanjut, Einstein kemudian melepas kewarganegaraan Jerman-nya dan menjadi warga negara Swiss. Satu alasan yang membuat Einstein melakukan itu, yaitu ia menghindari kegiatan wajib militer di Jerman.</p>
<p>Di usianya yang ke-17, Einstein menyelesaikan studi SMA-nya dengan nilai ujian akhir yang sangat memuaskan. Ia pada akhirnya juga diterima di politeknik Zurich dengan mengambil program studi D4 Pendidikan Matematika dan Fisika.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Menyukai Musik</h3>
<p>Albert Einstein cilik hingga dewasa adalah sosok yang menyukai musik. Saat kecil, Einstein diminta ibunya untuk mengikuti les biola. Namun ternyata, menginjak usia ke-13, Einstein lebih menyukai komposisi musik Mozart. Ia pun belajar sendiri atau otodidak untuk melatih dirinya sendiri dalam bermusik.</p>
<p>Kendati demikian, permainan biola Einstein juga masih bisa diandalkan. Hal ini terbukti ketika sekolah di Gimnasium Argovian, Einstein diminta untuk memaninkan biola oleh pengawas sekolah. Setelah melihat performa Einstein, pengawas sekolah itu memujinya dengan menyebut Einstein telah mempertontonkan bakat yang luar biasa di bidang musik.</p>
<p>Selain bermain musik, Einstein juga suka mendengarkan musik. Einstein sering mengisi waktunya untuk mendengarkan musik di sela-sela kesibukannya.</p>
<p>Musik telah mendarah daging ke dalam jiw Einstein. Ia pernah mengatakan jika keinginannya untuk menjadi ilmuwan fisika tidak tercapai, ia akan memilih menjadi musikus profesional.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Kisah Cinta Einstein</h3>
<p>Albert Einstein diketahui menikah dua kali. Istri pertama yang dinikahinya adalah teman sekelas di Politeknik Zurich. Ia bernama Mileva Maric.</p>
<p>Maric, saat itu, menjadi satu-satunya perempuan di kelas. Sehingga, ia lebih banyak berdiskusi dengan mahasiswa laki-laki saat kuliah. Sementara Einstein adalah teman sekelas yang paling intens belajar bersama Maric.</p>
<p>Hubungan pertemanan antara Einstein dan Maric lama-kelamaan berubah menjadi cinta. Hingga akhirnya, pada tahun 1902, Maric melahirkan putri pertamanya, namun melalui hubungan di luar menikah dengan Einstein. Putri pertama Maric diberi nama Lieserl.</p>
<p>Pada tahun berikutnya, Einstein dan Maric menikah. Setelah menikah, mereka dikaruniai dua anak laki-laki yang diberi nama Hans Albert Einstein dan Eduard Einstein.</p>
<p>Pada 1914, hubungan Einstein dan Maric mulai menunjukkan keretakan. Maric mengetahui sang suami berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Elsa Lowenthal. Maric berusaha mempertahankan pernikahannya dengan sang suami. Namun, pada Februari 1919, Einstein dan Maric memutuskan untuk bercerai.</p>
<p>Elsa sendirinya memiliki suami bernama Max Lowenthal dan sudah dikaruniai anak bernama Ilse. Namun, setelah empat bulan usia Perceraian Einstein dan Maric, Elsa juga bercerai dengan suaminya. Pada akhirnya, Einstein menjalin hubungan serius dengan Elsa.</p>
<p>Petualangan cinta Einstein belum mandek sampai di sini. Ia diketahui berselingkuh dengan sekretarisnya. Namun, sebagaimana Maric, Elsa berusaha untuk menahan diri.</p>
<p>Pernikahan Eisten dan Elsa pun bertahan hingga Elsa meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit jantung dan ginjal, pada tahun 1936.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Menemukan Teori Relativitas</h3>
<p>Tentunya, Albert Einstein tidak sekonyong-konyong dikenal dunia. Penemuan-penemuannya-lah yang membuat ia dikenal hingga saat ini. Salah satunya teori relativitas.</p>
<p>Dapat dikatakan bahwa teori relativitas merupakan temuan yang paling berkontribusi melambungkan nama Einstein di dunia. Teori ini dibagi menjadi dua, yakni teori relativitas khusus dan teori relativitas umum.</p>
<p>Teori relativitas khusus dirilis Einstein pada tahun 1905. Melalui teori ini, Einstein menggeser pendapat Isaac Newton mengenai ruang dan waktu. Einstein juga memasukkan elektromagnetisme sebagaimana yang tertulis dalam persamaan Maxwell.</p>
<p>Pada tahun 1916, giliran teori relativitas umum dirilis oleh Einstein. Teori ini lahir dari gabungan teori relativitas khusus dengan hukum gravitasi newton. Kata Einstein, gravitasi itu bukan gaya. Gravitasi, lanjut dia, adalah wujud dari kelengkungan ruang dan waktu yang berkaitan langsung dengan energi massa dan momentum linear.</p>
<p>Menariknya, teori relativitas temuan Einstein ini menjadi dasaran penemuan-penemuan teori lainnya, di antaranya relativitas simultanitas, masa relativistik, ekuivalensi massa-energi, dilatasi waktu dan kontraksi panjang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Menemukan Teori&nbsp; Efek Fotolistrik</h3>
<p>Albert Einstein juga menemukan teori efek fotolistrik. Einstein menjelaskan efek fotolistrik adalah peristiwa timbulnya arus listrik atau peristiwa elektron bermuatan negatif yang lepas dari permukaan sebuah logam yang diakibatkan adanya penyinaran dengan berkas cahaya yang memiliki panjang frekuensi tertentu.</p>
<p>Teori efek fotolistrik kalah terkenal dengan teori relativitas. Namun, teori ini mampu mengantarkan Einstein menjadi peraih Nobel Fisika 1921.</p>
<p>Sayangnya, Einstein tengah berkunjung ke Asia Timur sehingga tidak bisa menghadiri acara penerimaan penghargaan tersebut. Einstein kemudian diwakilkan oleh seorang diplomat Jerman.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Mengembangkan Teori Statistik Bose-Einstein</h3>
<p>Teori ini pertama kali ditemukan oleh Satyaendra Nath Bose pada tahun 1924-1925. Albert Einstein kemudian mengembangkan dan memperluas teori tersebut hingga tercetus teori statistik Bose-Einstein.</p>
<p>Melalui teori ini, Einstein mengemukakan bahwa salah satu dati dua cara yang memungkinkan sekumpulan partikel yang sepadan dan tak saling berinteraksi dapat menduduki sebuah set dari kondisi energi diskret yang tersedia pada ekuilibrium termodinamika.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Mengkaji Ulang Teori Gerak Brown</h3>
<p>Teori gerak brown dicetuskan oleh Robert Brown pada tahun 1827. Sementara itu, pada tahun 1905, Albert Einstein memopulerkan teori tersebut dengan cara mengkaji ulang dan menerbitkannya ke dalam bentuk makalah.</p>
<p>Dalam makalahnya, Einstein menyatakan partikel mikoskopis yang melayang di suatu medium akan menampilkan gerakan tak beraturan atau acak. Hal ini dikarenakan terjadi banyak tabrakan sebagai akibat dari molekul-molekul pada sisi partikel tidak sama. Hal ini pun berakibat partikel kolodi bergerak searah dengan arah resultan vektor terhadap gaya yang bekerja pada artikel koloid.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Einstein Menyesal Karena Bom Atom</h3>
<p>Albert Einstein pernah meluapkan kekecewaannya atas pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang oleh Amerika Serikat. Apa hubungannya dengan Einstein?</p>
<p>Pada masa perang dunia 2, Einstein memberitahu Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt bahwa teori relativitas temuannya dapat dijadikan ‘pondasi’ dalam mengembangkan bom atom. Roosevelt pun tertarik sehingga membentuk suatu komite untuk mengembangkan bom berkekuatan dahsyat.</p>
<p>Perlu diketahui, Einstein saat itu merasa takut terhadap pelopor perang dunia 2 sekaligus pemimpin Jerman, Adolf Hitler jika sewaktu-waktu mengembangkan bom atom untuk membumiratakan dunia. Oleh karena itu, ia mengabarkan kepada Presiden Amerika Serikat kaitannya teori relativitas dengan pengembangan bom atom.</p>
<p>Amerika Serikat, pada akhirnya, berhasil mengembangan bom atom. Ternyata bom atom itu diledakkan di kota Hiroshima dan Nagasaki hingga membuat Jepang menyerah pada Amerika Serikat.</p>
<p>Einstein pun menyesal, kecewa dan merasa bersalah karena bom atom hasil pengembangan teori temuannya itu menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki. Terlebih, ada banyak korban jiwa yang berjatuhan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Akhir Hayat Albert Einstein</h3>
<p>Albert Einstein menderita penyakit aneurisma aorta perut pada tahun 1948. Ia kemudian menjalani operasi pembedahan dengan bantuan dokter Rudolph Nissen.</p>
<p>Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada 17 April 1955, penyakit aneurisma aorta perut Einstein kambuh lagi. Kali ini lebih parah dari sebelumnya, hingga menimbulkan pendarahan hebat.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, Einstein justru menolak untuk dioperasi sebagaimana sebelumnya. Alasannya, tugasnya di dunia sudah rampung dan ingin pergi dengan tenang. Einstein juga menyebut dirinya enggan memperpanjang hidupnya dengan cara tidak alami.</p>
<p>Sang pemilik otak jenius itu pada akhirnya meninggal keesokan harinya, 18 April 1955 di rumah sakit Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.</p>
<p>Menariknya, ahli patologi rumah sakit Princeton, Thomas Stoltz Harvey mnengambil otak Einstein untuk diteliti mengenai kecerdasan yang dimiliki Einstein. Sementara itu, jenazah Einstein dikremasi, kemudian abunya ditaburkan ke suatu tempat yang dirahasiakan.</p>
<p>Itulah pembahasan tentang biografi Albert Einstein dan fakta kehidupannya. Einstein akan terus dikenang oleh dunia hingga masa depan, baca juga <a href="https://santuynesia.com/biografi-nikola-tesla" data-type="post" data-id="54" rel="nofollow noopener" target="_blank">biografi Nikola Tesla</a>. Semoga pembahasan tentang biografi Albert Einstein ini bermanfaat untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/biografi-albert-einstein/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
