<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Laporan Audit &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/laporan-audit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Dec 2021 14:07:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Laporan Audit &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenis Pendapat Auditor Dalam Laporan Audit</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-pendapat-auditor</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-pendapat-auditor#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2021 14:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Auditing]]></category>
		<category><![CDATA[Auditor]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Audit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=3920</guid>
					<description><![CDATA[Materi akuntansi kali ini akan menjelaskan jenis pendapat auditor laporan keuangan / contoh jenis pendapat akuntan / jenis opini auditor dan contohnya / jenis opini audit dan kriterianya. Jenis Pendapat Auditor Dalam Laporan Audit Apa saja jenis pendapat akuntan dalam laporan pemeriksaan / jenis pendapat auditor independen? Jenis opini akuntan publik&#160; / jenis pendapat auditor menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Materi akuntansi kali ini akan menjelaskan jenis pendapat auditor laporan keuangan / contoh jenis pendapat akuntan / jenis opini auditor dan contohnya / jenis opini audit dan kriterianya.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Jenis Pendapat Auditor Dalam Laporan Audit</h2>
<p><em>Apa saja jenis pendapat akuntan dalam laporan pemeriksaan / jenis pendapat auditor independen?</em></p>
<p>Jenis opini akuntan publik&nbsp; / jenis pendapat auditor menurut psa no. 29 sa seksi 508 adalah sebagai berikut :</p>
<h3 class="wp-block-heading">Unqualified Opinion – Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian</h3>
<p>Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan telah menyajikan posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, arus kas serta semua hal material lainnya secara wajar dan sesuai dengan <a href="https://santuynesia.com/perbedaan-standar-akuntansi-dan-akuntansi-berterima-umum" target="_blank" data-type="post" data-id="3901" rel="noreferrer noopener nofollow">PABU</a> di Indonesia  .</p>
<p>Kriteria unqualified opinion adalah sebagai berikut :</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Tidak ditemukannya kesalahan yang material atas penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum.</li><li>Pemeriksaan sudah dilaksanakan sesuai aturan SPAP</li><li>Didukung oleh bukti yang relevan dan memadai</li></ul>
<h3 class="wp-block-heading">Unqualified Opinion With Explanatory Language – Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Bahasa Penjelasan</h3>
<p>Auditor berpendapat wajar dan sebagiannya didasarkan atas laporan auditor independen lain. Kriterianya adalah :</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Terdapat kondisi dan peristiwa yang menyebabkan auditor sangsi akan kelangsungan hidup entitas</li><li>Laporan keuangan disajikan menyimpang dari Standar Akuntansi Keuangan.</li><li>Untuk mencegah agar laporan keuangan tidak menyesatkan karena adanya keadaan-keadaan yang luar biasa,</li></ul>
<h3 class="wp-block-heading">Qualified Opinion&nbsp;– Pendapat Wajar Dengan Pengecualian</h3>
<p>Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan terdapat penyimpangan dari prinsip yang berlaku umum, berdampak material, dan auditor menyimpulkan untuk tidak menyatakan pendapat tidak wajar. Kriteria pendapat qualified opinion adalah :</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Tidak ada bukti yang kompeten atau adanya pembatasan ruang lingkup audit yang mengakibatkan auditor menarik kesimpulan bahwa ia tidak dapat menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian.</li><li>Auditor menjelaskan semua alasan tersebut satu paragraf terpisah yg dicantumkan sebelum paragraf pendapat. Laporan tersebut berisi kata pengecualian / kecuali</li></ul>
<h3 class="wp-block-heading">Adverse Opinion – Pendapat Tidak Wajar</h3>
<p>Auditor menyatakan bahwa laporan keuangan secara keseluruhan tidak disajikan secara wajar dan tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Disclaimer of Opinion – Pernyataan Tidak Memberikan Pendapat</h3>
<ul class="wp-block-list"><li>Adanya pembatasan ruang lingkup audit. Pembatasan tersebut dijelaskan dalam paragraf terpisah dan menginformasikan semua alasan substantif yang mendukung laporan tersebut.</li><li>Auditor tidak bisa merumuskan opini tentang kewajaran laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.</li></ul>
<p>Nah itulah 5 jenis pendapat auditor. Semoga kalian bisa memahami jenis opini audit dan persyaratannya ya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/jenis-pendapat-auditor/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
