<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Kentang &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/kentang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Mar 2022 03:17:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Kentang &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Syarat Tumbuh Tanaman Kentang Yang Tepat</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/syarat-tumbuh-tanaman-kentang</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/syarat-tumbuh-tanaman-kentang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2022 03:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Flora]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4683</guid>
					<description><![CDATA[Sampai jumpa kembali dengan santuynesia.com, pada pertemuan kali ini kita ingin berbagi informasi tentang, syarat tumbuh tanaman kentang yang tepat. Umbi kentang merupakan salah satu umbi sayur yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya kentang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan juga banyak digemari oleh masyarakat kita. Dalam melakukan budidaya kentang, pastinya ada yang disebut dengan teknis-teknis budidaya. Dimana teknis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sampai jumpa kembali dengan santuynesia.com, pada pertemuan kali ini kita ingin berbagi informasi tentang, syarat tumbuh tanaman kentang yang tepat.</p>
<p>Umbi kentang merupakan salah satu umbi sayur yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya kentang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan juga banyak digemari oleh masyarakat kita.</p>
<p>Dalam melakukan budidaya kentang, pastinya ada yang disebut dengan teknis-teknis budidaya. Dimana teknis budidaya ini bertujuan untuk mendapatkan produksi yang maksimal dengan  mutu produk yang baik.</p>
<p>Teknis budidaya yang utama untuk tanaman kentang, yaitu menentukan syarat tumbuhnya.</p>
<p>Hal tersebut dikarenakan apabila kentang ditanam pada tempat yang sesui dengan syarat tumbuhnya, maka akan dapat menghindari kerugian akibat ketidaksesuaian lingkungan.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Syarat Tumbuh Tanaman Kentang</h2>
<p>Berikut ini adalah faktor-faktor ekologi tanah dan iklim yang perlu diperhatikan untuk budidaya umbi kentang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Tanah</h3>
<p>Dalam pertumbuhanya <strong><a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-kentang" target="_blank" data-type="post" data-id="255" rel="noreferrer noopener nofollow">tanaman kentang</a></strong> menghendaki tanah yang subur dan gembur serta drainase yang baik.</p>
<p>Kentang akan tumbuh dengan baik pada tanah-tanah lempung berpasir, lempung, lempung liat berpasir ataupun tanah gambut dengan kedalaman sekitar 60cm.</p>
<p>Tanaman kentang dapat hidup pada pH 4,5- 8, akan tetapi pH yang optimum untuk pertumbuhan tanaman ini yaitu pH 5- 6,5. Sedangkan pada pH dibawah 5 tanaman kentang akan menghasilkan mutu yang kurang baik dan mudah terserang penyakit kudis.</p>
<p>Budidaya tanaman kentang sebaiknya jagan dilakukan pada tanah-tanah berat seperti halnya tanah liat. Jika hal tersebut dilakukan maka akan dapat mempengaruhi bentuk umbinya menjadi tidak normal.</p>
<p>Untuk perkecambahan umbi kentang sangat dipengaruhi oleh suhu tanah. Dimana suhu optimum untuk perkecambahan umbi kentang, yaitu sekitar 22<sup>o</sup>C.</p>
<p>Apabila suhu dibawah 12<sup>o</sup>C maka pertumbuhanya akan sangat lambat, sebaliknya jika suhu diatas 22<sup>o</sup>C maka pertumbuhanya juga akan mengalami hambatan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Iklim</h3>
<p>Di Indonesia tanaman kentang banyak diusahakan di dataran tinggi paling tidak 500 meter diatas permukaan laut. Akan tetapi ketinggian optimum untuk pertumbuhan tanaman kentang antara 1000-2000 meter diatas permukaan laut.</p>
<p>Pada ketinggian yang identik dengan kondisi sub tropis tersebut tanaman kentang akan tumbuh dan berproduksi secara optimum pada suhu harian 16-18<sup>o</sup>C.</p>
<p>Selain itu, pembentukan umbi kentang sangat dipengaruhi oleh suhu dimalam hari. Dimana suhu yang terlalu tinggi akan menyebabkan pembentukan umbinya menurun.</p>
<p>Sebaliknya suhu yang tinggi ini justru akan membuat pertumbuhan seperti daun, cabang, dan stolon meningkat.</p>
<p>Suhu yang dikehendaki untuk pembentukan umbi di siang hari yaitu 17-22<sup>o</sup>C, sedangkan pada waktu malam hari 6-12<sup>o</sup>C.</p>
<p>Tidak hanya suhu, inisiasi pembentukan umbi kentang juga dipengaruhi oleh fotoperiodesitas.</p>
<p>Pada daerah yang memiliki hari panjang pembentukan umbi juga masih dapat berjalan pada suhu 20<sup>o</sup>C, akan tetapi optimumnya tetap pada suhu 12<sup>o</sup>C.</p>
<p>Kebutuhan air tanaman kentang berkisar antara 500-700 mm selama masa pertumbuhanya. Selain itu, intensitas cahaya yang tinggi, N dalam jumlah rendah, suhu malam rendah, dan fotoperiodesitas juga dapat mendukung dan mempercepat pembentukan umbi kentang.</p>
<p>Demikian artikel tentang, syarat tumbuh tanaman kentang yang tepat. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/syarat-tumbuh-tanaman-kentang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Kentang Untuk Kulit Dalam Tips Kecantikan</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kentang-untuk-kulit-dan-kecantikan</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kentang-untuk-kulit-dan-kecantikan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 01:56:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4633</guid>
					<description><![CDATA[Pada pertemuan kali ini kita ingin berbagi informasi terkait manfaat kentang untuk kulit sebagai tips kecantikan. Kentang (Solanum tuberosum. L), merupakan salah satu sayuran umbi yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.  Mungkin selama ini kita mengenal kentang hanya untuk dikonsumsi,&#160; tetapi ternyata kentang juga memiliki manfaat untuk merawat kesehatan kulit. Kandunagn gizi dari umbi kentang yang begitu kompleks [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada pertemuan kali ini kita ingin berbagi informasi terkait manfaat kentang untuk kulit sebagai tips kecantikan.</p>
<p>Kentang (<a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-kentang" target="_blank" data-type="post" data-id="255" rel="noreferrer noopener nofollow">Solanum tuberosum. L</a>), merupakan salah satu sayuran umbi yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. </p>
<p>Mungkin selama ini kita mengenal kentang hanya untuk dikonsumsi,&nbsp; tetapi ternyata kentang juga memiliki manfaat untuk merawat kesehatan kulit.<ins></ins></p>
<p>Kandunagn gizi dari umbi kentang yang begitu kompleks membuat umbi sayur ini memiliki berbagai manfaat yang luar biasa untuk kecantikan kulit Anda.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Kandungan Gizi Kentang</h2>
<p>Berikut ini santuynesia.com sajikan tabel kandungan gizi kentang per 100 gramnya.</p>
<p><strong>Komposisi kimiawi per 100 g umbi kentang</strong></p>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Senyawa</strong></td><td><strong>Kadar Nutrisi</strong></td><td><strong>Persen dari Kebutuhan Harian</strong></td></tr><tr><td>Energi (kalori)</td><td>70, 00</td><td>3, 50</td></tr><tr><td>Karbohidrat (g)</td><td>15, 90</td><td>12, 00</td></tr><tr><td>Protein (g)</td><td>1, 89</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Lemak total (g)</td><td>0, 10</td><td>0, 50</td></tr><tr><td>Serat (g)</td><td>2, 50</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Folat (µg)</td><td>18, 00</td><td>4, 50</td></tr><tr><td>Niasin (mg)</td><td>1, 149</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Asam Pantotenat (mg)</td><td>0, 279</td><td>6, 00</td></tr><tr><td>Piridoksin (mg)</td><td>0, 239</td><td>18, 00</td></tr><tr><td>Riboflavin (mg)</td><td>0, 038</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Tiamin (mg)</td><td>0, 081</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Vitamin A (IU)</td><td>7, 00</td><td>&lt; 1, 00</td></tr><tr><td>Vitamin C (mg)</td><td>11, 40</td><td>20, 00</td></tr><tr><td>Vitamin K (µg)</td><td>2, 90</td><td>2, 50</td></tr><tr><td>Natrium (mg)</td><td>6, 00</td><td>0, 40</td></tr><tr><td>Kalium (mg)</td><td>455, 00</td><td>10, 00</td></tr><tr><td>Kalsium (mg)</td><td>10, 00</td><td>1, 00</td></tr><tr><td>Besi (mg)</td><td>0, 73</td><td>9, 00</td></tr><tr><td>Magnesium (mg)</td><td>22, 00</td><td>5, 50</td></tr><tr><td>Magan (mg)</td><td>0, 141</td><td>6, 00</td></tr><tr><td>Fosfat (mg)</td><td>61, 00</td><td>9, 00</td></tr><tr><td>Seng (mg)</td><td>0, 33</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Β-karoten (µg)</td><td>4, 00</td><td>–</td></tr><tr><td>Lutein – Zeasantin (µg)</td><td>21, 00</td><td>–</td></tr></tbody></table><figcaption><em>Sumber</em>. USDA National Nutrient Data Base.</figcaption></figure>
<p>Setelah Anda mengetahui kandungan gizi dari kentang, maka selanjutnya yaitu Manfaat kentang untuk kecantikan kulit Anda.<ins></ins></p>
<h2 class="wp-block-heading">Manfaat Kentang Untuk Kulit Dalam Tips Kecantikan</h2>
<p>Berikut ini adalah manfaat kentang untuk merawat kulit anda supaya terlihat tetap cantik:</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Mengatasi Keriput Pada Wajah</h3>
<p>Kentang merupakan umbi yang memiliki kandungan antioksidan tinggi dan mengandung zat anti penuaan.</p>
<p>Oleh karena itu, kentang sangat cocok apabila diaplikasikan pada wajah yang terdapat kerutan-kerutan halus.</p>
<p>Cara mengatasi keriput diwajah menggunakan kentang dapat Anda lakukan dengan menghaluskan umbi kentang secara diblender atau diparut.</p>
<p>Setelah halus, lalu oleskan kentang tersebut pada wajah Anda. Gunakan masker dari kentang ini setiap dua hari sekali supaya kerutan pada wajah Anda dapat berkurang dan hilang.</p>
<p>Selain itu, manfaat kentang untuk mencerahkan kulit wajah, mengatasi kulit wajah yang kering , bisa anda dapatkan memalui penggunaan masker dari kentang tersebut.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Menghilangkan Flek Hitam Pada Wajah</h3>
<p>Flek hitam atau bintik-bintik hitam sering terjadi pada kulit wajah wanita. Tentunya hal ini akan sangat mengganggu penampilan seseorang yang terkena flek tersebut.</p>
<p>Flek hitam pada wajah disebabkan karena pengaruh sinar ultraviolet, ketidakseimbangan hormonal, bekas jerawat, polusi, maupun pengaruh kosmetik.</p>
<p>Bagi Anda yang terkena flek/ bintik-bintik hitam diwajah jaganlah terlalu khawatir, karena Anda dapat menghilangkanya mengunakan kentang.</p>
<p>Cara menghilangkan flek hitam pada wajah menggunakan kentang, yaitu blender kentang sampai halus.</p>
<p>Kemudian oleskan pada wajah sambil lakukan pijatan-pijatan secara berlahan dan biarkan selama kurang lebih 5-10 menit.</p>
<p>Setelah itu, bilas menggunakan air bersih, dan lakukan secara teratur sampai flek hitam tersebut hilang.</p>
<p>Selain itu, untuk hasil yang lebih baik Anda dapat menambahkan air lemon, minyak zaitun dan juga madu secukupnya pada kentang tersebut.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Mengatasi Jerawat </h3>
<p>Jerawat disebabkan karena tersumbatnya pori-pori pada wajah saat kondisi melimpahnya kotoran dan bakteri di wajah. Hadirnya jerawat tentu akan sangat mengganggu terhadap penampilan Anda.</p>
<p>Bagi Anda yang mempunyai jerawat, bisa mencoba mengaplikasikan kentang pada jerawat Anda supaya cepat sembuh.</p>
<p>Cara mengatasi jerawat menggunakan kentang, yaitu blender halus kentang kemudian dinginkan pada kulkas. Setelah dingin gunakan sebagai fecial.</p>
<p>Demikian artikel tentang, manfaat kentang bagi kesehatan kulit dalam tips kecantikan. Semoga bermanfaat bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kentang-untuk-kulit-dan-kecantikan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.)</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-kentang</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-kentang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2021 04:36:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=255</guid>
					<description><![CDATA[Morfologi Tanaman Kentang &#8211; Kentang&#160;(Solanum tuberosum L.)&#160;temasuk dalam ordo&#160;Solanales&#160;dan famili dari&#160;Solanaceae.&#160;Kentang tergolong tanaman semusim yang berbentuk perdu. Kentang merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Kentang termasuk ke dalam tanaman berkeping dua atau dikotil. Tanaman ini mulai dikenalkan ke Eropa pada abad 16 dan pada akhirnya menjadi makanan pokok penduduk Eropa. Penyebaran kentang ke Asia, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Morfologi Tanaman Kentang</strong> &#8211; Kentang&nbsp;(<em>Solanum tuberosum L.)&nbsp;</em>temasuk dalam ordo&nbsp;<em>Solanales&nbsp;</em>dan famili dari&nbsp;<em>Solanaceae.&nbsp;</em>Kentang tergolong tanaman semusim yang berbentuk perdu. Kentang merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Kentang termasuk ke dalam tanaman berkeping dua atau dikotil.</p>
<p>Tanaman ini mulai dikenalkan ke Eropa pada abad 16 dan pada akhirnya menjadi makanan pokok penduduk Eropa. Penyebaran kentang ke Asia, seperti Jepang, Cina, dan India dilakukan oleh orang- orang Inggris pada akhir abad ke-17.</p>
<p>Sedangkan penyebaranya di Indonesia sendiri tidak diketahui pastinya kapan. Akan tetapi, pada tahun 1794 tanaman ini telah ditemukan di sekitar Casarua (Kabupaten Bandung). Pada akhirnya saat ini tanaman kentang telah tersebar luas pada wilayah sentra produksi di Indonesia.<ins></ins></p>
<p>Beberapa sentra produksi tersebut, seperti NAD (Bener Meriah dan Aceh Tengah), Sumut (Karo dan Simalungun), Sumbar (Agam dan Solok), Jambi (Kerinci dan Merangin), Sumsel (Kota Pagar Alam), Bengkulu (Rejang Lebong), Jatim (Malang, Pasuruan, Probolinggo), Jateng (Brebes, Wonosobo, Banjarnegara), Jabar (Bandung, Garut, Majalengka)<strong>,</strong>&nbsp;NTB (Lombok Timur), Sulut (Minahasa Selatan, Bolaang Mongondo), Sulsel (gowa, Enrekang, Tator), dan Bali (Tabanan).</p>
<p>Morfologi tanaman kentang meliputi morfologi daun, batang, bunga, akar, dan umbi. Berikut ini adalah penjelasan masing-masing bagian mengenai morfologi tanaman kentang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Morfologi Daun Tanaman Kentang</h3>
<p>Tanaman kentang pada umumya memiliki daun rimbun berbentuk oval dan meruncing, serta tulang daunya menyirip. Daun merupakan dapur bagi tanaman, dimana daun memiliki fungsi sebagai tempat pengolahan makanan melalui proses fotosintesis.</p>
<p>Warna daun tanaman kentang, yaitu hijau muda sampai hijau tua, bahkan ada juga yang abu-abu. Sedangkan permukaan bawah daun kentang berbulu.<ins></ins></p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Morfologi Batang Tanaman Kentang</h3>
<p>Kentang memiliki batang berbentuk segi empat maupun segi lima, dengan tekstur agak keras dan berwarna hijau tua berpigmen unggu. Batang tanaman ini berdiameter kecil dengan panjang sekitar 50 – 120 cm.</p>
<p>Tanaman kentang memiliki tipe batang yang dibedakan menjadi tiga, yaitu tegak, menyebar, dan menjalar. Pada batang tanaman kentang terdapat rongga dan tidak berkayu. Kecuali tanaman kentang yang sudah tua pada batang bagian bawah dapat berubah menjadi berkayu.</p>
<p>Fungsi dari batang adalah sebagai lajur pengangkutan unsur hara yang diperoleh melalui akar menuju daun. Batang juga berfungsi sebagai lajur pengangkutan hasil fotosintesis dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Morfologi Bunga Tanaman Kentang</h3>
<p>Bunga kentang berukuran begitu kecil dengan warna merah, ungu, atau pun putih. Dari bunga kentang itu akan menghasilkan buah berwarna hijau atau hijau keputihan, berlendir serta mengandung biji.</p>
<p>Buah kentang mengandung&nbsp;<em>solonim&nbsp;</em>yang merupakan senyawa dengan kandungan racun tinggi, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Morfologi Akar Tanaman Kentang</h3>
<p>Akar dari tanaman kentang menjalar dan berukuran kecil serta halus. Akar tanaman ini memiliki warna agak putih dan mampu masuk ke tanah sampai dengan kedalaman 45 cm. Tetapi pada umumnya akar kentang masuk dan bergerombol pada kedalaman tanah 25 cm.</p>
<p>Fungsi dari akar yaitu untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya dan juga untuk menyerap air serta unsur hara dalam tanah.</p>
<p>Bagi tanaman&nbsp;<em>kentang</em>&nbsp;yang dihasilkan dari perbanyakan tanaman secara vegetatif akan menghasilkan perakaran yang kurang kuat jika dibandingkan perbanyakan secara generatif. Hal tersebut dikarenakan perbanyakan secara vegetatif tidak menghasilkan akar tunggang.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Morfologi Umbi Tanaman Kentang</h3>
<p>Umbi&nbsp;<strong><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kentang" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">kentang</a></strong>&nbsp;merupakan satu- satunya bagian dari tanaman tersebut yang dapat dikonsumsi.Umbi kentang memiliki kulit yang tipis. ketabalan kulit kentang dipengaruhi dari jenis varietasnya dan juga keadaan lingkunganya. Umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk sebagai akibat perubahan fungsinya.</p>
<p>Sedangkan fungsi dari umbi yaitu untuk menyimpan bahan makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.</p>
<p>Umbi kentang memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam- macam, ada yang bulat, bulat telur, maupun bulat memanjang. Sedangkan warna dari umbi kentang ada yang kuning, merah, dan juga putih, semua itu tergantung dari jenis varietasnya.</p>
<p>Terdapat beberapa jenis kentang yang digolongkan menjadi tiga warna, yaitu kentang putih, kentang merah, dan kentang kuning. Contoh jenis dari kentang putih, antara lain, Donata, Radosa, Sebago, dan Matta. Sedangkan jenis kentang merah, antara lain Desire, Arka, dan Red Pontiak. Untuk jenis yang terakhir, yaitu kentang kuning, misalnya&nbsp;<em>Eigenhrimer, Patrones, Rapan-106 dan Thung.</em></p>
<p>Pada umumnya, perbanyakan tanaman&nbsp;<em>kentang</em>&nbsp;dilakukan dengan cara vegetatif menggunakan umbi. Akan tetapi, saat ini telah banyak dikembangkan perbanyakan tanaman secara kultur jaringan.</p>
<p>Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan dengan ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.</p>
<p>Melalui teknik perbanyakan kultur jaringan, tanaman&nbsp;<strong>kentang</strong>&nbsp;dapat diperbanyak dengan skala besar dalam waktu yang singkat. Selain itu sifat tanaman akan identik sama dengan induknya. Sedangkan perbanyakan secara generatif begitu jarang dilakukan karena sifat yang diturunkan tidak dominan dengan induknya.</p>
<p>Biasanya tanaman kentang yang diperbanyak secara generatif begitu jarang, dan hanya dilakukan untuk keperluan pemuliaan tanaman.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.)</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Syarat Tumbuh Tanaman Kentang</h3>
<p>Pada dasarnya kentang merupakan tanaman yang cocok dengan iklim subtropis, akan tetapi di Indonesia, tanaman kentang banyak dibudidayakan di dataran tinggi yang identik dengan kondisi subtropis.</p>
<p>Kentang akan tumbuh dengan baik pada dataran tinggi paling tidak 500 m dpl, sedangkan optimumnya antara 1.000 – 2.000 m dpl. Tanaman ini akan tumbuh dan berproduksi dengan baik pada suhu harian 16 – 18<sup>o&nbsp;</sup>C.</p>
<p>Selain iklim, diperlukan juga tanah yang cocok untuk menanam kentang yaitu tanah lempung, lempung berpasir, maupun lempung liat berpasir. Usahakan tanah supaya gembur dan perbaiki&nbsp;<em>drainase</em>&nbsp;serta diperlukan pH yang baik untuk tanaman tersebut antara 5- 6,5.</p>
<p>Untuk tanah yang drainasenya buruk lebih baik dihindari. Tanah yang drainasenya buruk memiliki kelembaban tinggi, sedangkan umbi kentang memiliki lentikel yang membesar. Maka dari itu pada tanah yang berat, misalnya tanah liat akan mempengaruhi bentuk umbi menjadi tidak normal.</p>
<p>Suhu tanah memiliki pengaruh besar terhadap perkecambahan umbi kentang. Apabila suhu tanah kurang dari 12º C maka pertumbuhan kecambah akan terhambat. Suhu optimum untuk perkecambahan umbi kentang kira- kira 22º C. Jika suhu tanah lebih dari 22º C maka juga dapat menghambat perkecambahan umbi kentang.</p>
<p>Dengan demikian perlu memperhatikan dan mengusahakan faktor – faktor ekologi berupa tanah dan iklim yang cocok untuk tanaman kentang. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah kerugian yang disebabkan ketidak sesuaian tanah dan iklim yang ada.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Klasifikasi dari Tanaman Kentang</h3>
<p>Berikut ini adalah klasifikasi dari tanaman kentang.</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Devisi:&nbsp;<em>Spermatofita</em></li><li>Subdevisi: <em>Angiospermae</em></li><li>Kelas: <em>Dikotiledon</em></li><li>Ordo: <em>Solanales</em></li><li>Famili: <em>Solanaceae</em></li><li>Genus: <em>Solanum</em></li><li>Spesies: <em>Solanum tuberosum L</em></li></ul>
<p>Morfologi tanaman kentang meliputi morfologi daun, batang, bunga, akar, dan umbi. Kentang (<em>Solanum tuberosum L.)&nbsp;</em>temasuk dalam ordo&nbsp;<em>Solanales&nbsp;</em>dan famili dari&nbsp;<em>Solanaceae.</em></p>
<p>Demikian penjelasan mengenai <a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-kentang" data-type="post" data-id="255" rel="nofollow noopener" target="_blank">klasifikasi dan morfologi tanaman kentang</a> (Solanum Tuberosum L.). Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-kentang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Faktor- Faktor Penting dalam Kultur Teknik Tanaman Kentang</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/kultur-teknik-tanaman-kentang</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/kultur-teknik-tanaman-kentang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2021 00:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yukuis.com/?p=265</guid>
					<description><![CDATA[Kentang yang merupakan tanaman musiman berbentuk perdu ini begitu digandrungi oleh masyarakat dunia. Bahkan umbi kentang menjadi makanan pokok penduduk Eropa sejak abad ke- 16 akhir. Kentang banyak ditanam di berbagai negara, termasuk Indonesia. Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas yang baik pada produksi kentang maka diperlukan penguasaan tentang kultur teknik tanaman kentang.&#160;Faktor-faktor penting dalam kultur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kentang yang merupakan tanaman musiman berbentuk perdu ini begitu digandrungi oleh masyarakat dunia. Bahkan umbi kentang menjadi makanan pokok penduduk Eropa sejak abad ke- 16 akhir. Kentang banyak ditanam di berbagai negara, termasuk Indonesia.</p>
<p>Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas yang baik pada produksi kentang maka diperlukan penguasaan tentang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">kultur</a> teknik tanaman kentang.&nbsp;Faktor-faktor penting dalam kultur teknik tanaman kentang, meliputi penyemaian, penyiapan lahan, penanaman, pemupukan dan pemeliharaan..</p>
<h2 class="wp-block-heading">Faktor- Faktor Penting dalam Kultur Teknik Tanaman Kentang</h2>
<h3 class="wp-block-heading">1. Pembibitan</h3>
<p>Semua petani pasti menginginkan hasil terbaik pada tanaman yang akan dibudidayakan. Bibit begitu berperan dalam menentukan keberhasilan budidaya. Jika kita tidak memperhatikan bibit yang digunakan, maka dapat berakibat kegagalan terhadap tanaman yang dibudidayakan.</p>
<p>Kentang&nbsp;merupakan tanaman yang pada umumnya diperbanyak secara vegetatif melalui umbi. Dari umbi kentang tersebut dapat ditularkan berbagai macam penyakit. Maka dari itu supaya mendapatkan bibit yang kualitas dan kuantitasnya baik diperlukan pemilihan bibit secara tepat. Bibit berkualitas dihasilkan dari umbi- umbi yang induknya berpotensi dengan hasil tinggi dan bebas dari penyakit.</p>
<p>Petani hendaknya menanam dari benih yang telah bersertifikat. Dimana benih bersertifikat diproduksi melalui tahapan- tahapan pengujian yang hasilnya tidak bisa ditentukan secara langsung. Artinya, benih bersertifikat memiliki mutu dan kemurnian yang terjamin serta bebas dari penyakit.</p>
<p>Untuk mendapatkan benih bersertifikat kita dapat membelinya di penangkar benih yang ditunjuk oleh dinas pertanian setempat. Selain itu, kita bisa mendapatkanya di Balai Benih Horikultura, dan terkadang juga tersedia di toko benih pertaniaan terdekat.</p>
<p>Tanaman kentang yang bebas dari virus dapat diperbanyak dengan cara kultur jaringan. Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan dengan ditumbuhkan dengan kondisi aseptik. Dengan begitu bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.</p>
<p>Melalui teknik perbanyakan kultur jaringan tanaman kentang dapat diperbanyak dengan skala besar dalam waktu yang singkat. Selain itu sifat tanaman akan identik sama dengan induknya.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Persiapan Lahan</h3>
<p>Lahan yang akan digunakan budidaya hendaknya dibersihkan dari gulma, sisa tanaman, dan sampah yang dapat mengganggu tanaman budidaya. Karena budidaya menghendaki tanah yang gembur, maka perlu dilakukan pengolahan tanah.</p>
<p>Pengolahan tanah yang baik dilakukan dengan cara membajaknya sedalam 30 cm. Seiring dengan pengolahan lahan supaya membenamkan sisa- sisa tanaman maupun gulma supaya cepat terdekomposisi di dalam tanah.</p>
<p>Selain itu, upayakan membuang sampah yang terdapat di lahan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman. Tujuan dari pengolahan lahan selain menggemburkan tanah juga dapat memperbaiki aerasi, membuang gas-gas beracun, serta dapat membunuh virus penyakit dalam tanah karena terkena sinar matahari.</p>
<p>Selanjutnya biarkan selama kurang lebih 15 hari kemudian lakukan pencangkulan kembali dengan cara membuat bedengan. Bedengan dibuat dengan lebar 100 cm, tinggi 30cm dan jarak 50 cm. Untuk memperbaiki struktur tanah supaya subur perlu pemberian pupuk kandang dengan takaran 15-20 ton per 1 Ha areal tanam .</p>
<p>Pupuk dapat diberikan dengan cara ditaburkan disekitar lubang tanam atau ditabur dipermukaan saat dilakukan pengolahan lahan. Selain itu, bedengan ditutup dengan mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah gulma. Setelah itu lahan di diamkan kurang lebih selama seminggu .</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Penanaman</h3>
<p>Setalah lahan dan bibit telah siap, maka langkah selanjutnya yaitu penanaman. Dalam melakuakan penanaman kentang, maka harus memperhatikan beberapa hal, yaitu kondisi bibit, waktu tanam, jarak tanam, dan lubang tanam.</p>
<p>Umbi yang akan kita gunakan sebagai bibit hendaknya telah bertunas sepanjang 1-2 cm. Bagi umbi yang telah bertunas lebih dari 2 cm sebaiknya dibuang, karena tunas yang terlalu panjang kurang baik untuk ditumbuhkan. Umbi yang baik untuk bibit memiliki berat sekitar 30-50 g.</p>
<p>Waktu yang tepat untuk menanam bibit kentang, yaitu pada kondisi hari cerah saat pagi ataupun sore. Sebaiknya hindari penanaman pada waktu siang hari, karena dapat menyebabkan tanaman menjadi layu. Dalam keadaan tanaman layu, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman, bahkan menyebabkan kematian.</p>
<p>Jarak tanam menentukan efisiensi pemanfaatan ruang tumbuh, dimana jarak tanam yang tepat akan mendukung pertumbuhan tanaman dan produksi.</p>
<p>Jarak tanam yang terlalu dekat membuat tanaman bersaing dalam mendapatkan unsur hara, air, sinar matahari, dan kebebasan tempat tumbuh. Jarak tanam yang baik pada budidaya tanaman kentang yaitu 75–90 cm antar barisan, dan 25-30 cm di dalam barisan.</p>
<p>Sebelum dilakukan penanaman alangkah baiknya jika dilakukan pencegahan jamur dengan perlakuan fungisida. Umbi kentang ditanam dengan cara dimasukan pada lubang yang dibuat dengan panjang sisi kurang lebih 8 cm.</p>
<p>Selain ukuran sisi pada lubang, kedalaman pun juga perlu diperhatikan, yaitu 5-10 cm kemudian ditimbun dengan tanah. Jika lubang terlalu dalam akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat. Sebaliknya jika lubang tanam terlalu dangkal, maka akan membuat tanaman keluar dari tanah, dan hal tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada umbi.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Pemupukan</h3>
<p>Pupuk memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan produksi tanaman. Pupuk berfungsi sebagai salah satu sumber zat hara buatan yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan nutrisi. Nutrisi utama (makro) merupakan nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah besar, antara lain Nitrogen, Fosfor, dan Kalium.</p>
<p>Selain nutrisi makro tumbuhan juga memerlukan nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikro). Nutrisi/Trace mineral termasuk belerang, magnesium, kalium, besi, tembaga, seng, dan baron.</p>
<p>Dalam pemberian pupuk kita harus sebijak mungkin menyesuaikan dosis yang dianjurkan dan jangan samapai berlebihan. Secara umum kentang dipupuk dengan Nitrogen sebanyak 100 – 150 kg ha<sup>-1</sup>&nbsp;setara dengan 217 – 326 kg ha<sup>-1</sup>&nbsp;urea. Untuk fosfor diberikan dengan dosis 150- 200 kg ha<sup>-1</sup>&nbsp;setara dengan 415 – 555 kg ha&nbsp;<sup>-1</sup>&nbsp;SP-36.</p>
<p>Sedangkan kalium diberikan sebanyak 100 – 150 kg ha<sup>-1</sup>&nbsp;setara dengan 166- 250 kg ha<sup>-1</sup>&nbsp;KCL.</p>
<p>Meskipun demikian dari jumlah pupuk yang diberikan tergantung dari kesuburan tanah. Pupuk SP-36,&nbsp;<sup>1</sup>/<sub>3</sub>&nbsp;bagian urea dan&nbsp;<sup>1</sup>/<sub>3</sub>&nbsp;bagian KCL diberikan pada saat pengolahan tanah. Sedangkan sisanya&nbsp;<sup>2</sup>/<sub>3</sub>&nbsp;urea dan KCL diberikan pada umur 3 minggu setelah tanam, dan 6 minggu setelah tanam.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Pemeliharaan Tanaman</h3>
<p>Pemeliharaan tanaman adalah suatu tindakan manusia yang bertujuan untuk memberi kondisi lingkungan yang menguntungkan bagi tanaman. Dengan kondisi lingkungan yang menguntungkan, maka tanaman akan tumbuh dengan baik dan mampu memberikan hasil yang maksimal.</p>
<p>Pemeliharaan tanaman kentang terdiri dari penyiraman, penyulaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Di awal pertumbuhan tanaman kentang diperlukan ketersediaan air yang memadai.</p>
<p>Apabila kondisi tanah kering segera lakukan penyiraman. Dalam melakukan penyiraman jangan sampai berlebihan karena akan membuat tanah terlalu basah bahkan sampai tergenang. Selalu usahakan tanah dalam keadaan lembab. Penyiraman yang baik dilakukan pada waktu pagi atau sore hari.</p>
<p>Penyulaman harus segera dilakukan apabila terdapat bibit yang tumbuh abnormal atau mati. Waktu paling lambat dalam melakukan penyulaman maksimal 15 hari setelah tanam. Cara penyulaman yaitu dengan mengganti bibit yang abnormal atau mati dengan bibit yang baru.</p>
<p>penyiangan gulma dan pembumbunan dilakukan setelah tanaman berumur satu bulan. Penyiangan dilakukan dengan cara membersihkan beserta memperbaiki bedengan yang rusak. Sedangkan pembumbunan dilakukan dengan cara melakukan penimbunan tanah di pangkal rumpun tanaman. Hal tersebut bertujuan supaya tidak timbul warna hijau dan solonim pada umbi kentang.</p>
<p>Pemupukan dan pengendalian hama penyakit juga memiliki peranan penting pada keberhasilan proses budidaya. Dengan demikian pemupukan dan pengendalian hama penyakit harus dilakukan dengan tepat.</p>
<p>Faktor- faktor penting dalam kultur teknik tanaman kentang, meliputi pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemupukan dan pemeliharaanya.</p>
<p>Maka dari itu hal yang meliputi pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemupukan dan pemeliharaan harus benar-benar diperhatikan untuk menunjang keberhasilan pada budidaya kentang.</p>
<p>Demikan artikel tentang faktor-faktor penting dalam <a href="https://santuynesia.com/kultur-teknik-tanaman-kentang" data-type="post" data-id="265" rel="nofollow noopener" target="_blank">kultur teknik tanaman kentang</a>, semoga dapat membantu anda dalam mencari informasi yang berkaitan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/kultur-teknik-tanaman-kentang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2021 01:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=3070</guid>
					<description><![CDATA[Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh &#8211; Kentang dengan nama latin&#160;Solanum tuberosum L.&#160;termasuk dalam tanaman semusim yang berbentuk perdu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan termasuk ke dalam tanaman berkeping dua atau dikotil. Tanaman kentang mulai dikenalkan ke Eropa pada abad 16 dan pada akhirnya menjadi makanan pokok penduduk Eropa. Penyebaran kentang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh</strong> &#8211; Kentang dengan nama latin&nbsp;<em>Solanum tuberosum L.&nbsp;</em>termasuk dalam tanaman semusim yang berbentuk perdu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan termasuk ke dalam tanaman berkeping dua atau dikotil.</p>
<p>Tanaman kentang mulai dikenalkan ke Eropa pada abad 16 dan pada akhirnya menjadi makanan pokok penduduk Eropa. Penyebaran kentang ke Asia, seperti Jepang, Cina, dan India dilakukan oleh orang-orang Inggris pada akhir abad ke-17.</p>
<p>Kentang merupakan sayuran yang populer di kalangan masyarakat dunia, termasuk penduduk Indonesia. Jadi tidak mengherankan apabila&nbsp; kentang banyak digemari, hal tersebut dikarenakan umbi ini memiliki rasa yang gurih dan lezat.<ins></ins></p>
<p>Kentang dapat diolah menjadi berbagai varian masakan sesuai selera. Berbagai menu tersebut, antara lain sop kentang, perkedel, kentang balado, sambal goreng,<em>&nbsp;stick</em>, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Selain memiliki rasa lezat dan dapat diolah menjadi berbagai menu masakan, kentang juga memiliki <strong>kandungan gizi</strong> yang tinggi. <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kentang" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Kentang</a> merupakan sayuran batang yang kaya akan karbohidrat dan mineral. Sayuran batang ini juga mengandung protein dan pro vitamin A yang rendah.</p>
<p>Satu-satunya sayur dengan kandungan vitamin C yang tinggi adalah kentang. Apabila kita mau mengonsumsi kentang, maka kebutuhan vitamin C harian kita akan terpenuhi. Di bawah ini adalah tabel komposisi gizi&nbsp; per 100 g Umbi Kentang.</p>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>Senyawa</td><td>Kadar Nutrisi</td><td>Persen dari Kebutuhan Harian</td></tr><tr><td>Energi (kalori)</td><td>70, 00</td><td>3, 50</td></tr><tr><td>Karbohidrat (g)</td><td>15, 90</td><td>12, 00</td></tr><tr><td>Protein (g)</td><td>1, 89</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Lemak total (g)</td><td>0, 10</td><td>0, 50</td></tr><tr><td>Serat (g)</td><td>2, 50</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Folat (µg)</td><td>18, 00</td><td>4, 50</td></tr><tr><td>Niasin (mg)</td><td>1, 149</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Asam Pantotenat (mg)</td><td>0, 279</td><td>6, 00</td></tr><tr><td>Piridoksin (mg)</td><td>0, 239</td><td>18, 00</td></tr><tr><td>Riboflavin (mg)</td><td>0, 038</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Tiamin (mg)</td><td>0, 081</td><td>7, 00</td></tr><tr><td>Vitamin A (IU)</td><td>7, 00</td><td>&lt; 1, 00</td></tr><tr><td>Vitamin C (mg)</td><td>11, 40</td><td>20, 00</td></tr><tr><td>Vitamin K (µg)</td><td>2, 90</td><td>2, 50</td></tr><tr><td>Natrium (mg)</td><td>6, 00</td><td>0, 40</td></tr><tr><td>Kalium (mg)</td><td>455, 00</td><td>10, 00</td></tr><tr><td>Kalsium (mg)</td><td>10, 00</td><td>1, 00</td></tr><tr><td>Besi (mg)</td><td>0, 73</td><td>9, 00</td></tr><tr><td>Magnesium (mg)</td><td>22, 00</td><td>5, 50</td></tr><tr><td>Magan (mg)</td><td>0, 141</td><td>6, 00</td></tr><tr><td>Fosfat (mg)</td><td>61, 00</td><td>9, 00</td></tr><tr><td>Seng (mg)</td><td>0, 33</td><td>3, 00</td></tr><tr><td>Β-karoten (µg)</td><td>4, 00</td><td>–</td></tr><tr><td>Lutein – Zeasantin (µg)</td><td>21, 00</td><td>–</td></tr></tbody></table><figcaption>Sumber. USDA National Nutrient Data Base.</figcaption></figure>
<p>Kentang yang kaya akan kandungan gizi tersebut mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita.&nbsp; Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh Berikut ini adalah&nbsp;<em>kandungan gizi dan manfaat kentang bagi kesehatan tubuh.</em></p>
<h2 class="wp-block-heading">Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh</h2>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Kentang sebagai pencegah penyakit kanker</strong></h3>
<p>Tanaman sayur ini mampu untuk mencegah penyakit kanker. Antioksidan dan vitamin A yang terdapat pada kentang mampu untuk mencegah pertumbuhan kanker pada tubuh manusia.</p>
<p>Seorang profesor dari Amerika Serikat yang bernama Jairam Vanamala dan merupakan pakar kesehatan telah mengungkapkan pada semua orang. Beliau menyebutkan bahwa kentang ungu dan berbagai sayuran lainya ternyata kaya akan senyawa bioaktif, asam fenolik, dan anthocyanin. Senyawa tersebut telah terbukti mampu untuk mencegah penyakit kanker.</p>
<p>Beliau beserta timnya juga mengatakan bahwa senyawa ini ternyata mampu bekerja hingga tingkat molekul. Dimana tingkat molekul ini dianggap menjadi langkah awal untuk menemukan obat bagi penyakit mematikan tersebut.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.&nbsp;Menurunkan Kolesterol</strong></h3>
<p>Di dalam menjaga kesehatan tubuh banyak orang menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi. Kolesterol yang tinggi tidak termasuk penyakit, tetapi dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia.</p>
<p>Penyakit yang ditimbulkan oleh kolesterol yang tinggi, seperti jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi (<em>hipertensi</em>). Salah satu sayuran yang dapat menurunkan kolesterol yaitu kentang.</p>
<p>Kandungan zat potasium yang tinggi pada kentang ini mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh manusia. Akan tetapi agar tidak mengandung kolesterol cara memasaknya supaya tidak dengan cara digoreng. Jadi, alangkah baiknya dengan cara direbus agar lebih sehat untuk dikonsumsi.</p>
<p>Bagi seseorang yang ingin diet dengan menu rendah kolesterol dan kalori maka dianjurkan untuk mengonsumsi kentang setiap hari.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.&nbsp;Sebagai Pencegah Penyakit Jantung</strong></h3>
<p>Seorang profesor yang bernaman Derek Stewart berasal dari hutton Institute Skotlandia mengungkapkan terkait salah satu manfaat mengonsumsi kentang. </p>
<p>Dari hasil studi&nbsp;<em>epidomiologi</em>&nbsp;yang dilakukan oleh Stewart, Belliau menyebutkan konsumsi kentang dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan&nbsp;<em>kardiovaskular</em>.</p>
<p>Kentang mengandung Vitamin C, B kompleks, serat, mineral dan senyawa karatenoid yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta fungsi tubuh yang lainya.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>4.&nbsp;Menjaga Kesehatan Tulang</strong></h3>
<p>Tulang merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk menggerakan badan. Tulang juga berfungsi sebagai pembentuk struktur tubuh, sistem syaraf, pelindung otak maupun organ tubuh dari benturan yang dapat mengakibatkan cidera.</p>
<p>Salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan tulang yaitu pola makan. Pastikan tubuh mendapatkan asupan cukup yang dibutuhkan dalam menjaga kesehatan tulang melalui apa yang kita konsumsi.</p>
<p>Tanpa kita sadari kentang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Kentang merupakan sumber mineral yang sangat dibutuhkan oleh tulang . </p>
<p>Kentang mengandung &nbsp;Zat besi, kalsium, magnesium, fosfat, dan seng . Kandungan tersebut merupakan kombinasi baik dalam membangun dan membentuk struktur serta kekuatan tulang.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>5.&nbsp;Mencegah Penuaan Dini</strong></h3>
<p>Seiring berjalanya waktu menjadi tua merupakan hal yang pasti akan terjadi bagi semua orang. &nbsp;Akan tetapi saat ini begitu banyak orang mengeluhkan bahwa dirinya sudah terlihat tua walapun seharusnya usianya belum sedemikian. Hal yang seperti ini yang disebut dengan penuaan dini.</p>
<p>Salah satu penyebab penuaan dini, yaitu penggunaan kosmetik maupun make up berbahan kimia yang akan membuat wajah tampak lebih tua. Selain itu&nbsp; yang menyebabkan penuaan dini adalah kurangnya asupan gizi dan nutrisi yang diperlukan tubuh.</p>
<p>Maka dari itu perlu pencegahan melalui pemenuhan asupan gizi dan nutrisi bagi tubuh. Kebutuhan gizi dan nutrisi tersebut terdapat pada sayuran kentang, maka kentang disebut sayuran yang dapat mencegah penuaan dini.</p>
<p>Kandungan Vitamin C dari kentang&nbsp; sebagai sumber antioksidan yang berperan bagi kehatan kulit, sehingga kulit tidak akan mudah keriput.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>6.&nbsp;Mengobati Wajah dari Jerawat</strong></h3>
<p>Pada umumnya jerawat sering kali muncul pada wajah seorang remaja. Selain remaja, seorang yang mengalami stres berat pun juga dapat muncul jerawat. Jerawat begitu mengganggu penampilan wajah&nbsp; sehingga membuat kita merasa tidak nyaman.</p>
<p>Untuk mengatasi jerawat supaya hilang kita dapat menggunakan umbi kentang. Caranya dengan mengiris tipis-tipis kentang secara melebar dan mencucinya. Selanjutnya kentang ditempelkan pada wajah yang bermunculan jerawat sampai kentang berwarna keabu-abuan.</p>
<p>Cara ini dapat dilakukan setiap malam hari ketika ingin tidur. Hal tersebut dikarenakan kentang memiliki kandungan alkali yang tinggi dan bersifat antibakteri, sehingga baik untuk membersihkan bakteri yang menyebabkan jerawat.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>7.&nbsp;Mengatasi Bengkak Pada Mata (Kantung Mata)</strong></h3>
<p>Bengkak pada mata terasa begitu menggangu penampilan seseorang, terutama bagi wanita. Bengkak pada mata biasanya disebabkan karena kurang tidur akibat dari aktifitas yang berlebihan.</p>
<p>Selain kurang tidur bengkak juga bisa disebabkan karena menangis. Sayuran kentang bisa memberikan efek dingin. Kentang dapat digunakan untuk mengatasi bengkak pada mata.</p>
<p>Caranya yaitu dengan mengiris kentang dan meletakkan pada kedua mata yang bengkak serta biarkan selama 10-15 menit . Setelah itu bilas menggunakan air hangat secara pelan.</p>
<p>Demikian artikel tentang&nbsp;<strong><a href="https://santuynesia.com/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang" rel="nofollow noopener" target="_blank">Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan tubuh,</a>&nbsp;</strong>semoga dapat membantu anda dalam mencari informasi yang berkaitan dengan manfaat kentang<strong>.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/kandungan-gizi-dan-manfaat-kentang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
