<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Kacang Buncis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/kacang-buncis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Feb 2022 01:24:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Kacang Buncis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hama dan Penyakit Kacang Buncis Beserta Cara Pengendalianya Secara Tepat</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-kacang-buncis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-kacang-buncis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2022 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Hama]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4081</guid>
					<description><![CDATA[Hama dan Penyakit Kacang Buncis Beserta Cara Pengendalianya &#8211; Budidaya kacang buncis merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek yang menjanjikan, juga ada manfaat kacang buncis loh. Akan tetapi banyak petani kacang buncis yang merasa kawatir karena kehadiran hama dan penyakit yang biasa menyerang buncis. Kehadiran hama dan penyakit menjadi ancaman serius bagi petani kacang buncis. Apabila tidak ditangani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Hama dan Penyakit Kacang Buncis Beserta Cara Pengendalianya</strong> &#8211; Budidaya kacang buncis merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek yang menjanjikan, juga ada <a href="https://santuynesia.com/manfaat-kacang-buncis" target="_blank" data-type="post" data-id="4068" rel="noreferrer noopener nofollow">manfaat kacang buncis</a> loh.</p>
<p>Akan tetapi banyak petani kacang buncis yang merasa kawatir karena kehadiran hama dan penyakit yang biasa menyerang buncis.</p>
<p>Kehadiran hama dan penyakit menjadi ancaman serius bagi petani <a href="https://santuynesia.com/cara-panen-kacang-buncis-dan-pasca-panennya" data-type="post" data-id="4058" rel="nofollow noopener" target="_blank">kacang buncis</a>. Apabila tidak ditangani secara serius, maka akan menyebabkan petani mengalami penurunan hasil bahkan sampai kehilangan hasil.</p>
<p>Oleh karena itu, maka diperlukan pengetahuan yang lebih terkait hama dan penyakit buncis beserta cara pengendalianya. Pada kesempatan kali ini Santuynesia.com ingin berbagi informasi terkait Hama dan Penyakit Buncis Beserta Cara Pengendalianya Secara Tepat.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="hama-dan-penyakit-kacang-buncis">Hama dan Penyakit Kacang Buncis</h2>
<p>Dengan mengetahui hama dan penyakit buncis beserta cara pengendalianya diharapkan akan dapat menunjang keberhasilan anda didalam mengatasi hama dan penyakit tersebut.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="hama-kacang-buncis">Hama Kacang Buncis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-kumbang-daun-epilachna-henosepilachna-signatipennis-boisduval-atau-epilachna-signatipennis-boisduval">1. Kumbang daun epilachna (<em>Henosepilachna signatipennis Boisduval</em> atau <em>Epilachna signatipennis Boisduval</em>)</h4>
<p>Hama kumbang daun ini memiliki ciri-ciri bentuk tubuh oval dengan warna merah atau coklat kekuningan. Panjang kumbang ini sekitar 6-8 mm, sedangkan telurnya berukuran sangat kecil dengan bentuk oval dan berwarna kuning.</p>
<p>Kumbang ini menyerang daun buncis dan menyebabkan daun berlubang-lubang. Pada tingkat serangan yang berat akan membuat daun hanya tinggal tulang daunya saja.</p>
<p>Selain itu, pertumbuhan tanaman akan menjadi terhamabat, sehingga tanaman buncis pun menjadi kerdil.</p>
<p>Cara pengendalian hama kumbang ini, yaitu bila sudah jelas terlihat adanya telur atau larva maupun kumbang tersebut maka dapat langsung anda bunuh secara menual.</p>
<p>Selain itu, juga dapat anda basmi menggunakan insektisida Lannate 25 WP, dengan konsentrasi 1,5-3 cc/L air atau 300-6001 larutan setiap hektarnya.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-lalat-kacang-agromyza-phaseoli-coquillett">2. Lalat Kacang (<em>Agromyza phaseoli Coquillett</em>)</h4>
<p>Hama lalat kacang memiliki ciri-ciri yang jantan panjangnya sekitar 1,9 mm, sedangkan lalat yang betina lebih besar yaitu 2,2 mm. Tubuhnya berwarna mengkilap, kecuali bagian sayap, antena, dan juga kakinya yaitu berwarna coklat.</p>
<p>Telur berukuran sangat kecil dan diletakkan pada bagian daun yang masih muda. Sedangkan larvanya berwarna putih krem dengan ujung kepala runcing dan menggerek daun.</p>
<p>Hama lalat kacang menyebabkan daun berlubang dari tepi menuju tulang daun atau tangkai. Pada bagian pangkal batang akan membengkok, tanaman menjadi layu, menguning, dan pada akhirnya mati.</p>
<p>Apabila tanaman tidak mati, maka tumbuhnya akan kerdil, sehingga produksinya menjadi sedikit.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu cabut tanaman yang terserang secara berat dan musnahkan dengan cara dibakar.</p>
<p>Lakukan penyemprotan menggunakan insektisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Lakukan rotasi tanam dengan menanam tanaman yang bukan merupakan kacang-kacangan.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-ulat-jengkal-plusia-signata-fabricius-atau-phytometra-signata-fabricius-dan-plucia-chalcites-esper">3. Ulat jengkal (<em>Plusia signata Fabricius</em> atau <em>Phytometra signata Fabricius</em> dan <em>Plucia chalcites Esper</em>)</h4>
<p>Hama ulat jengkal memiliki ciri tubuh berwarna hijau dengan garis samping yang berwarna lebih muda,  dan memiliki panjang sekitar 2 cm.</p>
<p>Hama ulat ini menyerang daun muda maupun daun yang sudah tua. Daun yang terserang akan berlubang- lubang dan bahkan dapat habis tinggal menyisakan tulang daunya saja.</p>
<p>Hal tersebut mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, sehingga tanaman pun kerdil. Baca <a href="https://santuynesia.com/morfologi-kacang-buncis" target="_blank" data-type="post" data-id="3631" rel="noreferrer noopener nofollow">klasifikasi dan morfologi kacang buncis</a>.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu lakukan sanitasi lahan atau membersihkan tanaman pengganggu (gulma) di sekitar area tanaman. Dimana gulma merupakan tempat persembunyian ulat jengkal tersebut.</p>
<p>Kemudian dapat dikendalikan secara mekanis dengan membunuhnya menggunakan tangan. Selain itu gunakan juga insektisida hotathion 40Ec.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-kutu-daun-aphis-gossypii-glover">4. Kutu daun (<em>Aphis gossypii Glover</em>)</h4>
<p>Kutu daun merupakan hama yang menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan dalam tanaman.</p>
<p>Dimana hama ini memiliki ciri-ciri berwarna hijau tua sampai hitam ataupun kuning kecoklatan, dan menghasilkan embun madu, sehingga dikerumuni serangga seperti semut.</p>
<p>Hama kutu ini menyerang daun tanaman buncis dan mengakibatkan tanaman menjadi kerdil, batangnya berpilin, daun mengeriting, dan berwarna kuning. Gejala serangan kutu daun ini akan terlihat lebih jelas pada daun-daun yang masih muda.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu dapat lakukan secara alami dengan menggunakan musuh alami seperti lalat, lembing, dan juga jeis&nbsp;<em>Coconellidae</em>. Selain itu juga dapat diatasi menggunakan insektisida Orthene 75 Sp.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="5-penggerek-daun-etiellza-zinckenella-treitschke">5. Penggerek daun (<em>Etiellza zinckenella Treitschke</em>)</h4>
<p>Hama penggerek daun ini menyerang polong buncis yang masih muda, sehingga mengakibatkan kerusakan.</p>
<p>Selain itu pada bagian biji buncis pun juga akan keropos. Akan tetapi serangan hama penggerek daun ini tidak sampai menyebabkan tanaman menjadi mati.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu penanaman secara serentak dan lakukan sanitasi lahan supaya tidak ada tanaman inang di areal tanam budidaya buncis.</p>
<p>Selain itu, lakukan penyemprotan menggunakan TOP-BN (MOSA BN) dengan dosis 30 gr (1/3sachet) dicampur dengan air 14 liter.&nbsp; Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada waktu sore hari.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="penyakit-kacang-buncis">Penyakit Kacang Buncis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-layu-fussarium-fussarium-oxysporum">1. Layu Fussarium (Fussarium oxysporum)</h4>
<p>Layu fusarium merupakan jenis penyakit tanaman yang disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum.</p>
<p>Dimana miseliumnya berupa benang berwarna putih dan cendawan ini hidup didalam tanah serta menyerang akar tanaman buncis.</p>
<p>Tanaman yang terserang penyakit layu ini dicirikan dengan menguningya tanaman, diikuti layu, dan kerdil. Sementara itu, apabila tanaman dipotong batangnya secara melintang akan terlihat warna coklat.</p>
<p>Bagi tanaman yang mampu bertahan akan menghasilkan buah yang jumlahnya sedikit dan kecil-kecil.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu penggunaan benih yang tahan (resisten) terhadap penyakit tersebut. Musnahkan tanaman yang terserang penyakit tersebut dengancara dibakar.</p>
<p>Selain itu, lakukan penyiraman dengan ditambahkanya fungisida pada tanah bekas tanaman yang terserang.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-embun-tepung-erysiphe-polygoni-d-c">2. Embun Tepung ( <em>Erysiphe polygoni D.C</em>.)</h4>
<p>Emun tepung merupakan penyakit yang disebabkan oleh cendawan <em>Erysiphe polygoni. </em>Dimana penyakit ini disebarkan melalui spora dan menyerang saat kondisi udara panas.</p>
<p>Serangan cendawan ini dicirikan oleh timbulnya warna putih keabu-abuan (beludru) pada permukaan daun buncis. Sementara itu, pada bagian polong juga terdapat tepung akan tetapi berwarna coklat suram.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu Potong dan musnahkan bagian tanaman yang terserang dengan cara dibakar. Salain itu, semprotkan fungisida Morestan 25WP, dengan konsentrasi 0,5-1 gram/ Liter air dan voleme larutan yaitu 1.000 L/ha.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-hawar-daun-xanthomonas-campestris">3. Hawar Daun (<em>Xanthomonas campestris</em>)</h4>
<p>Hawar daun merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri&nbsp;<em>Xanthomonas campestris.&nbsp;</em>Bakteri hawar daun masuk dan menyerang tanaman melalui luka akibat gigitan serangga, stomata, ataupun akar tanaman.</p>
<p>Serangan penyakit hawar daun dicirikan dengan adanya bercak coklat kekuningan pada bagian tepi daun yang kemudian meluas hingga tulang daun utama.</p>
<p>Daun pun layu, mengering, dan berwarna coklat kekuningan, serta pada akhirnya rontok.</p>
<p>Cara pengendalinya, yaitu memilih bibit yang bermutu baik, serta perlakuan benih. Dimana perlakuan benih dapat dilakukan dengan cara merendam benih dalam Sublimat dengan dosis 1gr/ Liter air selama kurang lebih 30 menit.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-busuk-lunak-erwinia-carotovora">4. Busuk Lunak (<em>Erwinia carotovora</em>)</h4>
<p>Busuk Lunak merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri <em>Erwinia carotovora.</em> Busuk lunak ini menyerang jika tanaman buncis terdapat luka.</p>
<p>Serangan penyakit ini dicirikan oleh adanya bercak kecoklatan dan berair pada bagian daun tanaman buncis.</p>
<p>Gejala ini akan menyebar dengan cepat ke seluruh tanaman , sehingga mengakibatkan menjadi lunak, berbau busuk, dan akhirnya roboh.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu musnahkan tanaman yang terserang secaara berat dengan cara dibakar. Selain itu, kondisikan supaya tanah bekas tanaman yang sakit jangan sampai berserakan atau menyebar kemana-mana.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="5-penyakit-karat-uromyces-appendiculatus">5. Penyakit Karat (<em>Uromyces appendiculatus</em>)</h4>
<p>Penyakit karat pada tanaman buncis disebabkan oleh cendawan&nbsp;<em>Uromyces appendiculatus.&nbsp;</em>Dimana penyebaran penyakit ini melalui aliran air, hembusan angin, serangga, maupun terbawa dari bibit selama pengangkutan.</p>
<p>Serangan penyakit karat ini ditandai munculnya bintik-bintik berwarna coklat pada bagian daun sebelah atas maupun bawah. Selain itu juga disertai klorosis pada bagian atas maupun bawah daun.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu dapat menanam varietas buncis yang tahan (resisten) terhadap penyakit karat, misalnya Manoa Wonder. Selain itu bagi tanaman yang terserang parah cabut dan musnahkan dengan cara dibakar.</p>
<p>Demikian artikel tentang, Hama dan Penyakit Buncis Beserta Cara Pengendalianya Secara Tepat. Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang mencari informasi terkait cara mengatasi hama dan penyakit tanaman buncis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-kacang-buncis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kacang-buncis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kacang-buncis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2022 15:09:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4068</guid>
					<description><![CDATA[Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya &#8211; Sayuran merupakan menu yang sering ditambahan untuk santapan sehari-hari. Sayuran memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan berperan penting didalam memenuhi kebutuhan harian tubuh kita. Salah satu sayuran yang sering kita konsumsi yaitu kacang buncis dan merupakan sayuran yang kaya akan manfaat. Kacang buncis&#160;merupakan sayuran berbiji yang memiliki bentuk menyerupai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya</strong> &#8211; Sayuran merupakan menu yang sering ditambahan untuk santapan sehari-hari. Sayuran memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan berperan penting didalam memenuhi kebutuhan harian tubuh kita.</p>
<p>Salah satu sayuran yang sering kita konsumsi yaitu kacang buncis dan merupakan sayuran yang kaya akan manfaat.</p>
<p>Kacang buncis&nbsp;merupakan sayuran berbiji yang memiliki bentuk menyerupai kacang panjang, akan tetapi ukuranya lebih pendek, warnanya lebih cerah dan berukuran lebih besar.</p>
<p>Sayuran kacang buncis dapat kita beli di pasar tradisional maupun super market.</p>
<p>Kacang buncis&nbsp;memiliki rasa yang lezat dan dapat diolah menjadi berbagai menu masakan sesuai dengan selera, mulai dari tumis, direbus, hingga gulai. Selain itu&nbsp;kacang buncis&nbsp;memiliki berbagai&nbsp;manfaat&nbsp;bagi kesehatan tubuh kita.</p>
<p>Sebelumnya kita bahas <a href="https://santuynesia.com/cara-panen-kacang-buncis-dan-pasca-panennya" target="_blank" data-type="post" data-id="4058" rel="noreferrer noopener nofollow">cara panen kacang buncis</a>. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini santuynesia ingin berbagi informasi terkait Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya.</p>
<p>Pertama-tama sebelum kita mengetahui manfaat dari kacang buncis, akan lebih baik jika kita mengetahui dahulu kandungan gizi dari kacang buncis. Berikut ini adalah kandungan gizi dari kacang buncis.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="kandungan-gizi-dari-kacang-buncis">Kandungan Gizi dari Kacang Buncis</h2>
<p id="komposisi-kimiawi-per-100g-kacang-buncis"><strong>Komposisi Kimiawi per 100g kacang Buncis</strong></p>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Senyawa</strong></td><td><strong>Kadar Nutrisi</strong></td><td><strong>Persen dari Kebutuhan Harian</strong></td></tr><tr><td>Energi (kalori)</td><td>31,00</td><td>1,5</td></tr><tr><td>Karbohidrat (g)</td><td>7,13</td><td>5,5</td></tr><tr><td>Protein (g)</td><td>1,82</td><td>3,0</td></tr><tr><td>Lemak Total (g)</td><td>0,34</td><td>1,0</td></tr><tr><td>Kolesterol (mg)</td><td>0,00</td><td>0,0</td></tr><tr><td>Serat (g)</td><td>3,40</td><td>9,0</td></tr><tr><td>Folat (µg)</td><td>37,00</td><td>9,0</td></tr><tr><td>Niasin (mg)</td><td>0,752</td><td>5,0</td></tr><tr><td>Asam Pentotenat (mg)</td><td>0,094</td><td>2,0</td></tr><tr><td>Piridoksin (mg)</td><td>0,074</td><td>5,5</td></tr><tr><td>Riboflavin (mg)</td><td>1,105</td><td>8,0</td></tr><tr><td>Tiamin (mg)</td><td>0,084</td><td>7,0</td></tr><tr><td>Vitamin A (IU)</td><td>690,00</td><td>23,0</td></tr><tr><td>Vitamin C (mg)</td><td>16,30</td><td>27,0</td></tr><tr><td>Vitamin K (µg)</td><td>14,40</td><td>12,0</td></tr><tr><td>Natrium (mg)</td><td>6,00</td><td>0,4</td></tr><tr><td>Kalium (mg)</td><td>209,00</td><td>5,5</td></tr><tr><td>Kalsium (mg)</td><td>37,00</td><td>3,7</td></tr><tr><td>Besi (mg)</td><td>1,04</td><td>13,0</td></tr><tr><td>Magnesium (mg)</td><td>25,00</td><td>13,0</td></tr><tr><td>Magan (mg)</td><td>0,214</td><td>9,0</td></tr><tr><td>Fosfor (mg)</td><td>38,00</td><td>6,0</td></tr><tr><td>Seng (mg)</td><td>0,24</td><td>2,0</td></tr><tr><td>a-karoten (µg)</td><td>69,00</td><td>–</td></tr><tr><td>Β-karoten (µg)</td><td>379,00</td><td>379,00</td></tr><tr><td>Lutein + zeasantin (µg)</td><td>640,00</td><td>640,00</td></tr></tbody></table><figcaption>Sumber. USDA National Nutrient Data Base.</figcaption></figure>
<p>Setelah anda mengetahui kandungan gizi dari kacang buncis, selanjutnya yaitu manfaat kacang buncis bagi kesehatan tubuh kita.</p>
<p>Sayuran yang begitu populer di berbagai negara di dunia ini memiliki berbagai manfaat luar biasa yang dapat menyehatkan tubuh kita. Berikut ini adalah berbagai&nbsp;manfaat kacang buncis bagi kesehatan tubuh kita.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="manfaat-kacang-buncis-bagi-kesehatan-beserta-kandungan-gizinya">Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya</h2>
<h3 class="wp-block-heading" id="1-mencegah-penyakit-jantung"><strong>1. Mencegah Penyakit Jantung</strong></h3>
<p><strong>Manfaat kacang buncis</strong>&nbsp;yang pertama, yaitu dapat mencegah terjadinya penyakit jantung. Dimana kacang buncis memiliki kandungan kalsium dan flavonoid yang cukup tinggi, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung anda.</p>
<p>Zat flavonoid dan antiinflamasi pada kacang buncis dapat mencegah pembekuan darah pada arteri.</p>
<p>Oleh karena itu, zat tersebut dapat meminimalkan berbagai serangan penyakit yang berkaitan dengan pembekuan darah pada arteri.</p>
<p>Beberapa macam penyakit yang disebabkan karena pembekuan darah pada arteri, seperti halnya gagal jantung, diabetes, dan juga stroke.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="2-bermanfaat-bagi-penderita-diabetes">2. Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes</h3>
<p>Bagi anda atau mungkin saudara anda yang terkena diabetes dapat menambahkan kacang buncis sebagai menu sehat untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.</p>
<p>Dimana kacang buncis mengandung zat b-sitosterol dan stigmasterol yang berfungsi mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.</p>
<p>Berdasarkan penelitian kandungan b-sitosterol dan stigmasterol dari kacang buncis mampu meningkatkan produksi insulin.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="3-mencegah-kanker">3. Mencegah kanker</h3>
<p>Sering mengonsumsi&nbsp;kacang buncis&nbsp;ternyata memiliki&nbsp;manfaat&nbsp;dalam mencegah dan menghentikan terjadinya kanker pada tubuh manusia.</p>
<p>Kandungan antioksidan tinggi yang terdapat dalam kacang buncis mampu menyelidiki keberadaan radikal bebas dalam tubuh.</p>
<p>Selain itu,&nbsp;kacang buncis&nbsp;memiliki kandungan nutrisi seperti Vitamin K, Vitamin C, dan juga&nbsp;<em>lutein</em>&nbsp;yang berperan didalam mencegah terjadinya kanker.</p>
<p>Sementara itu, kandungan peptida dari kacang buncis berperan aktrif didalam memperlamabat dan menghentikan sel kanker dalam tubuh.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="4-sebagai-antioksidan">4. Sebagai Antioksidan</h3>
<p>Buncis&nbsp;merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Dimana kandungan antioksidan pada buncis ini berfungsi untuk menjaga kesehatan organ reproduksi.</p>
<p>Selain itu, antioksidan dari kacang buncis berfungsi didalam melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat memicu penyakit serius seperti jantung dan kanker.</p>
<p>Antioksidan dari kacang buncis juga berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="5-menyehatkan-sistem-pencernaan">5. Menyehatkan Sistem Pencernaan</h3>
<p>Seperti yang kita ketahui bahwa&nbsp;kacang buncis&nbsp;mengandung serat yang cukup tinggi dan berfungsi dalam melindungi lapisan saluran gastrointestinal, sehingga tidak sampai mengalami kerusakan.</p>
<p>Serat dari kacang buncis juga berfungsi untuk membantu meringankan beberapa masalah pencernaan, seperti diare, sembelit, dan juga maag. Dimana dari 110 gram buncis mengandung 15% dari serat harian tubuh kita.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="6-menyehatkan-mata">6. Menyehatkan Mata</h3>
<p>Kacang buncis&nbsp;mengandung karotenoid yang berfungsi untuk meningkatkan penglihatan mata yang dapat terjadi karena degradasi makula atau penurunan penglihatan.</p>
<p>Selain itu, kacang buncis juga mengandung lutien dan zeaxanthin yang berguna untuk menjaga kesehatan mata serta menghindarkan dari penyakit rabun maupun katarak.</p>
<p>Oleh karena itu, sering mengkonsumsi kacang buncis sangat bermanfaat bagi kesehatan mata kita.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="7-mencegah-infeksi">7. Mencegah Infeksi</h3>
<p>Kacang buncis&nbsp;memiliki manfaat untuk mencegah terjadinya infeksi. Hal tersebut dikarenakan&nbsp;kacang buncis&nbsp;memiliki kandungan beberapa Vitamin seperti niacin dan tiamin yang berperan untuk membantu mengurangi terjadinya infeksi dari dalam tubuh.</p>
<p id="demikian-artikel-tentang-manfaat-kacang-buncis-bagi-kesehatan-beserta-kandungan-gizinya-semoga-dapat-bermanfaat-bagi-anda">Demikian artikel tentang, Manfaat Kacang Buncis Bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya. Semoga dapat bermanfaat bagi anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-kacang-buncis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Panen Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya Secara Tepat</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-kacang-buncis-dan-pasca-panennya</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-kacang-buncis-dan-pasca-panennya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2022 00:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Panen dan Pascapanen]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4058</guid>
					<description><![CDATA[Cara Panen Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya &#8211; Setiap petani pasti menginginkan produk dari hasil budidayanya memiliki kualitas yang baik. Keberhasilan didalam mendapatkan produk yang baik sangat bergantung dari tindakan budidaya yang telah diterapkan. Meskipun demikian, tindakan&#160;cara panen dan penanganan pasca panen&#160;juga memegang peranan penting didalam menentukan kualitas yang dihasilkan. Oleh karena itu pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Cara Panen Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya</strong> &#8211; Setiap petani pasti menginginkan produk dari hasil budidayanya memiliki kualitas yang baik. Keberhasilan didalam mendapatkan produk yang baik sangat bergantung dari tindakan budidaya yang telah diterapkan.</p>
<p>Meskipun demikian, tindakan&nbsp;cara panen dan penanganan pasca panen&nbsp;juga memegang peranan penting didalam menentukan kualitas yang dihasilkan.</p>
<p>Oleh karena itu pada kesempatan kali ini santuynesia ingin berbagi informasi terkait&nbsp;Cara Pemanenan Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya.</p>
<p>Dengan mengetahui hal tersebut, maka diharapkan akan dapat menunjang keberhasilan anda didalam mendapatkan produk kacang buncis yang berkualitas tinggi.</p>
<p>Secara tidak langsung apabila produk kacang buncis yang dihasilkan berkualitas tinggi, maka akan dapat menaikan nilai jual produk tersebut dipasaran.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="cara-panen-kacang-buncis-dan-penanganan-pasca-panenya">Cara Panen Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya.</h2>
<h3 class="wp-block-heading" id="panen-kacang-buncis">Panen Kacang Buncis</h3>
<p>Panen&nbsp;merupakan kegiatan pemungutan (pemetikan) hasil sawah atau ladang, dimana hal tersebut menandai berahirnya kegiatan di lahan.</p>
<p>Panen kacang buncis&nbsp;secara umum dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 45-80 hari setelah tanam. Umur panen tersebut tergantung dari&nbsp;<em>kultivar</em>&nbsp;dan juga suhu udara ditempat tersebut.</p>
<p>Adapun ciri-ciri dari&nbsp;tanaman buncis&nbsp;yang siap dipanen antara lain :</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Biji pada polong belum menonjol</li><li>Warna pada polong yang muda akan terlihat lebih suram</li><li>Permukaan kulit polong memiliki tekstur yang agak kasar</li><li>Apabila polong dipatahkan akan terdapat bunyi letupan (getas)</li></ul>
<p>Untuk mendapatkan mutu yang baik sebaiknya polong dipanen setelah kurang lebih setengah masa pertumbuhannya dengan panjang sekitar ¾ dari ukuran maksimumnya.</p>
<p>Dimana pada saat pertumbuhan tersebut biji masih banyak mengandung air dan juga belum berpati.</p>
<p>Panen kacang buncis dapat dilakukan secara manual demgan cara dipetik menggunakan tangan. Hindari penggunaan senjata tajam seperti pisau supaya tidak melukai polong.</p>
<p>Lakukan pemamanenan secara selektif, yaitu dengan cara memilih polong yang telah memenuhi kriteria panen. Bagi polong yang masih terlihat muda biarkan berkembang sampai siap untuk dipanen di hari kemudian.</p>
<p>Oleh karena itu, maka&nbsp;panen kacang buncis&nbsp;tidak hanya dilakukan satu kali saja, melainkan dapat dilakukan sebanyak 7-8 kali atau setelah tanaman berumur lebih dari 80 hari. Adapun jarak panen tersebut yaitu 2-3 hari sekali.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="penanganan-pasca-panen-kacang-buncis">Penanganan Pasca Panen Kacang Buncis</h3>
<p>Setelah&nbsp;kacang buncis&nbsp;selesai dipanen langkah selanjutnya yaitu&nbsp;penanganan pasca panen. Kegiatan&nbsp;pasca panen&nbsp;adalah tahapan penanganan hasil pertanian segera setelah pemanenan.</p>
<p>Ada beberapa aspek penting yang perlu anda perhatikan terkait&nbsp;penanagan pasca panen dari kacang buncis.&nbsp;Hal tersebut antara lain, sortasi, pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutan.</p>
<p>Berikut ini adalah&nbsp;<strong>penanganan pasca panen tanaman kacang buncis</strong>, oiya baca juga <a href="https://santuynesia.com/morfologi-kacang-buncis" target="_blank" data-type="post" data-id="3631" rel="noreferrer noopener nofollow">klasifikasi dan morfologi kacang buncis</a>.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-sortasi">1. Sortasi</h4>
<p>Sortasi kacang buncis&nbsp;adalah kegiatan memisahkan polong berdasarkan kondisi dan juga menetapkan kualitasnya. Karena apabila sortasi tidak dilakukan akan menyebabkan nilai jual buncis menurun yang disebabkan, seperti halnya adanya buncis yang busuk ataupun cacat.</p>
<p>Polong yang cacat, polong yang terserang hama dan penyakit, polong yang terlalu tua ataupun muda, semua dipisahkan karena dapat menimbulkan masalah dalam penyimpanan.</p>
<p>Proses sortasi ini sebaiknya dilakukan di tempat yang terlindungi dari sinar matahari secara langsung supaya kacang buncis yang baru dipanen tidak cepat layu atau kering.</p>
<p>Polong kcang buncis dapat disortir menjadi beberapa&nbsp;<em>grade</em>&nbsp;(kelas) berdasarkan kriterianya. Berikut ini adalah pengkelasan kacang buncis berdasarkan kriterianya :</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Kelas A : Polong yang bentuknya relatif lurus dan sehat, biasanya polong ini ditujukan untuk menyuplay super market.</li><li>Kelas B &amp; C : Polong yang bentuknya abnormal dan bengkok, tetapi sehat untuk memenuhi permintaan pasar tradisional.</li><li>Kelas D : Polong yang terserang hama dan penyakit, yaitu tidak untuk dijual.</li></ul>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-pengemasan">2. Pengemasan</h4>
<p>Upaya untuk memudahkan pengankutan dan melindungi buncis dari kerusakan saat dilakukan pengiriman, maka diperlukan pengemasan secara baik dan rapi.&nbsp;Kacang buncis&nbsp;membutuhkan tempat yang sejuk supaya dapat bertahan hingga berhari-hari.</p>
<p>Pengemasan&nbsp;kacang buncis&nbsp;dapat dilakukan menggunakan karung yang dijahit pada bagian atasnya, ataupun dari box berbahan kayu yang pada bagian bawahnya dilapisi menggunakan koran bekas.</p>
<p>Selain itu, atur sirkulasi udara sebaik mungkin supaya umur simpan&nbsp;kacang buncis&nbsp;bertahan lama atau tidak mudah busuk.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-penyimpanan">3. Penyimpanan</h4>
<p>Kacang buncis&nbsp;merupakan salah satu jenis produk hortikultura yang mudah rusak (<em>parishable</em>) jika penanganan pasca panenya tidak tepat.</p>
<p>Hal tersebut dikarenakan&nbsp;kacang buncis&nbsp;yang telah dipanen masih melakukan proses respirasi dan transpirasi, sehingga lama- kelamaan akan menyebabkan kualitas menjadi menurun.</p>
<p>Oleh karena itu, apabila&nbsp;kacang buncis&nbsp;tidak segera dikonsumsi, maka perlu dilakukan penyimpanan pada sistem pendingin dengan suhu sekitar 5<sup>o</sup>C dan kelembaban sekitar 85-90%.</p>
<p>Selain itu usahakan supaya udara dalam ruangan dapat berganti setiap hari. Dengan disimpanya&nbsp;kacang buncis&nbsp;pada suhu dan kelembaban tersebut, maka akan dapat bertahan antara 25-30 hari.</p>
<p>Apabila&nbsp;kacang buncis&nbsp;disimpan pada suhu lebih rendah yaitu 0-2,5<sup>o</sup>C, maka polong akan mengalami&nbsp;<em>chilling injury</em>&nbsp;setelah 10-12 hari.</p>
<p>Sebaliknya, jika kacang buncis disimpan pada suhu yang lebih tinggi dari 5<sup>o</sup>C akan menyebabkan umur polong menjadi lebih singkat seiring dengan naiknya suhu tersebut.</p>
<p>Sementara itu, apabila&nbsp;kacang buncis&nbsp;digunakan untuk keperluan benih, biji-biji kacang buncis yang telah dipanen dalam keadaan tua supaya disimpan pada suhu 18-20<sup>o</sup>C dan kelembaban 50-60%.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-pengankutan">4. Pengankutan</h4>
<p>Untuk mengantisipasi kerusakan pada saat akan dilakukan pengiriman&nbsp;kacang buncis, maka perlu dilakukan pengangkutan secara tepat.</p>
<p>Sebelum dilakukan pengankutan perlu adanya penataan yang baik pada bok mobil supaya kacang buncis yang akan dikirim tidak rusak karena terbentur.</p>
<p>Selain itu, pada saat pengankutan kondisikan supaya&nbsp;kacang buncis&nbsp;tidak terkena sinar matahari secara langsung maupun guyuran air hujan secara langsung.</p>
<p>Dengan demikian akan dapat meminimalkan kerusakan ataupun pembusukan pada kacang buncis yang akan dikirim.</p>
<p>Sekian artikel tentang, Cara Panen Kacang Buncis dan Penanganan Pasca Panenya. Semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang mencari informasi terkait cara panen dan penanganan pasca panen dari kacang buncis.</p>
<hr class="wp-block-separator"/>
<p>Ref: </p>
<ul class="wp-block-list"><li>pdfcoffee.com/buncissszzzz-pdf-free.html</li><li>scribd.com/document/434411297/BUNCISs</li></ul>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-kacang-buncis-dan-pasca-panennya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klasifikasi dan Morfologi Kacang Buncis dengan Lengkap</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-kacang-buncis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-kacang-buncis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2021 03:41:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=3631</guid>
					<description><![CDATA[Klasifikasi dan Morfologi Kacang Buncis &#8211; Kacang Buncis merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, serta di daerah sedang selama musim panas. Mungkin anda sudah  hafal atau tidak asing lagi dengan sayuran kacang buncis. Pasalnya kacang buncis adalah salah satu jenis sayuran yang cukup populer dikalangan masyarakat Indonesia. Tahukah anda bahwa kacang buncis merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Klasifikasi dan Morfologi Kacang Buncis</strong> &#8211; Kacang Buncis merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, serta di daerah sedang selama musim panas.</p>
<p>Mungkin anda sudah  hafal atau tidak asing lagi dengan sayuran kacang buncis. Pasalnya kacang buncis adalah salah satu jenis sayuran yang cukup populer dikalangan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Tahukah anda bahwa kacang buncis merupakan tanaman yang telah dibudidayakan kurang lebih sejak 7000 tahun yang lalu. Tanaman kacang buncis diperkirakan berasal dari Amerika Tengah (Mesiko bagian Selatan, Guatemala, dan Honduras).</p>
<p>Kacang buncis ditemukan di dua kawasan yang terpisah yaitu di Callejon de Huaylas, Peru untuk jenis berbiji besar, dan di Lembah Tehuacan, Meksiko untuk jenis kecil.</p>
<p>Secara umum kacang buncis dikenal dengan dua tipe, yaitu buncis polong dan buncis biji. Dimana buncis polong yaitu jenis buncis yang polongnya masih muda yang dikonsumsi sebagai sayuaran buah. Sedangkan buncis biji yang dikonsumsi yaitu bijinya yang sudah tua.</p>
<p>Buncis yang dibudayakan di Indonesia pada umumnya terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama buncis yang &nbsp;pertumbuhanya merambat dengan biji berwana putih dan kedua yaitu buncis yang pertumbuhanya tegak dengan biji berwarna merah.</p>
<p>Supaya anda tahu lebih terkait tanaman buncis, maka pada artikel kali ini ingin berbagi informasi tentang klasifikasi dan morfologi tanaman kacang buncis<strong>.</strong></p>
<p>Sebelum kita masuk ke morfologi buncis, maka sebaiknya anda simak dahulu <strong>klasifikasi dari kacang  buncis.</strong></p>
<h2 class="wp-block-heading">Klasifikasi dan Morfologi Kacang Buncis Secara Tepat</h2>
<h3 class="wp-block-heading">Klasifikasi Kacang Buncis</h3>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>KINGDOM</td><td>Plantea</td></tr><tr><td>SUB KINGDOM</td><td>Viridiplantea</td></tr><tr><td>INFRA KINGDOM</td><td>Streptophyta</td></tr><tr><td>SUPER DEVISI</td><td>Embryophyta</td></tr><tr><td>DEVISI</td><td>Tracheophyta</td></tr><tr><td>SUB DEVISI</td><td>Spermatophytina</td></tr><tr><td>KELAS</td><td>Mangnoliopsida</td></tr><tr><td>SUPER ORDO</td><td>Rosanae</td></tr><tr><td>ORDO</td><td>Fabales</td></tr><tr><td>FAMILI</td><td>Fabaceae</td></tr><tr><td>GENUS</td><td><em>Phaseolus </em>L.</td></tr><tr><td>SPESIES</td><td><em>Phaseolus vulgaris</em> L.</td></tr></tbody></table><figcaption>klasifikasi kacang buncis</figcaption></figure>
<p>Setelah klasifikasi dari tanaman kacang buncis selanjutnya yaitu morfologinya. Dimana morfologi kacang buncis terbagi menjadi enam. Antara lain, morfologi akar, batang, daun, bunga, buah dan biji . Berikut ini adalah uraian dari morfologi kacang buncis.</p>
<h3 class="wp-block-heading">Morfologi Kacang Buncis</h3>
<h4 class="wp-block-heading">1. Morfologi Akar</h4>
<p>Akar berfungsi untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya. Selain itu akar juga berfungsi untuk menyerap air dan garam-garam mineral (zat-zat hara) dari dalam tanah.</p>
<p>Akar pada tanaman kacang buncis terdiri dari akar tunggang dan juga akar serabut. Dimana akar tunggang dapat masuk kedalam tanah dengan kedalaman antara 10-15 cm. Sedangkan akar serabut tanaman buncis tumbuh tidak terlalu dalam dan menyebar secara horisontal.</p>
<p>Akar tanaman kacang buncis<strong> </strong>berwarna kuning kotor dan juga memiliki bintil yang berfungsi sebagi pengikat nitrogen dari udara bebas. Sehingga, dengan begitu tanaman buncis akan mendapat nitrogen secara cukup.</p>
<h4 class="wp-block-heading">2. Morfologi Batang</h4>
<p>Batang merupakan bagian tanaman yang berfungsi untuk mengangkut mineral dan juga air dari akar menuju daun. Kemudian batang juga yang berfungsi untuk mengangkut sari sari makanan yang dihasilkan oleh daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan.</p>
<p>Batang tanaman buncis memiliki bentuk bulat kecil dan lunak akan tetapi kuat. Selain itu batang tanaman ini tampak berkelok-kelok dan memiliki bulu-bulu halus serta memiliki  ruas-ruas yang mengalami penebalan. Batang tanaman buncis bercabang banyak, sehingga tampak rimbu.</p>
<p>Warna batang tanaman buncis ada yang hijau dan ada juga yang berwarna ungu. Tanaman buncis yang tumbuh secara merambat biasanya memiliki tinggian sekitar 2,5 m sedangkan tanaman yang tumbuh dengan tegak lurus memiliki tinggi 40cm.</p>
<h4 class="wp-block-heading">3. Morfologi daun</h4>
<p>Pada dasarnya daun memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai tempat pengolahan zat makanan. Proses pengolahan zat makanan pada&nbsp;daun&nbsp;ini disebut dengan fotosintesis.</p>
<p>Daun tanaman kacang buncis berbentuk oval dan pada ujungnya meruncing serta memiliki bulu halus. Tepi daun tanaman ini rata dan memiliki tulang daun menyirip.</p>
<p>Posisi daun buncis tegak akan tetapi tetap mendatar dan bertangkai pendek. Selain itu pada setiap cabang tanaman ini terdapat tiga daun yang posisinya saling berhadapan.</p>
<p>Daun tanaman kacang buncis yang berukuran kecil memiliki panjang sekitar 8 cm dan lebar skitar 6 cm. Sedangkan daun tanaman kacang buncis yang berukuran besar memiliki panjang sekitar 12cm dan lebar 10 cm.</p>
<h4 class="wp-block-heading">4. Morfologi bunga</h4>
<p>Bunga tanaman kacang buncis memiliki kelamin ganda atau disebut dengan hermaprodit, oleh karena itu bunga tanaman ini tergolong sebagai bunga sempurna.</p>
<p>Bunga tanaman kacang buncis memiliki ukuran sekitar 1 cm berbentuk bulat memanjang. Kelopak bunga buncis berjumlah 2 pada bagian pangkal bunga dan  berwarna hijau, serta panjang tangkai 1 cm.</p>
<p>Makhkota bunga kacang buncis berjumlah 3 buah dan memiliki berbagai variasi warna tergantung dari varietasnya. Ada yang berwarna ungu tua, ungu muda, kuning, hijau keputihan maupun merah.</p>
<p>Pada tanaman kacang buncis yang pertumbuhanya secara merambat, karangan bunganya akan muncul dengan tidak serempak. Sebaliknya pada tanaman kacang buncis yang pertumbuhanya tegak memiliki karangan bunga yang tumbuh hampir serempak.</p>
<p>Bunga tanaman buncis menyerbuk sendiri dengan bantuan serangga atau tiupan angin.</p>
<h4 class="wp-block-heading">5. Morfologi Buah</h4>
<p>Buah kacang buncis disebut juga dengan polong. Dimanan polong memiliki ukuran dan bentuk berbeda-beda tergantung dari varietasnya.</p>
<p>Ada yang berbentuk pipih dan lebar dengan ukuran panjang bisa lebih dari 20 cm, ada yang bulat lurus dan pendek kurang dari 20 cm, dan bulat dengan panjang antara 12-20 cm.</p>
<p>Buah (polong) kacang buncis memiliki warna bermacam-macam tergantung dari varietasnya, ada yang hijau tua, hijau muda, hijau keputihan, dan bahkan ada juga yang berwarna ungu.</p>
<p>Susunan pada polong buncis bersegmen dengan jumlah biji pada setiap polongnya antara 5-14 biji. Selain itu polong buncis memiliki struktur halus ada yang berserat dan ada juga yang tidak.</p>
<h4 class="wp-block-heading">6. Morfologi biji</h4>
<p>Biji dari kacang buncis<strong> </strong>memiliki bentuk bulat dan lonjong serta bagian tenganya sedikit melengkung. Selain itu biji kacang buncis memiliki warna yang bervariasi tergantung dari varietasnya dan biji akan mengeras jika tanaman semakin tua umurnya.</p>
<p>Demikian artikel tentang <strong>klasifikasi dan <a href="/tag/morfologi">morfologi</a> kacang buncis. </strong>Semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang mencari informasi terkait klasifikasi dan morfologi dari tanaman buncis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-kacang-buncis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
