<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Jamur &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/jamur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2021 00:12:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Jamur &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Contoh Jamur yang Menguntungkan dan Merugikan (Lengkap)</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/jamur-yang-menguntungkan-dan-merugikan</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/jamur-yang-menguntungkan-dan-merugikan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2021 00:11:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fauna]]></category>
		<category><![CDATA[Flora]]></category>
		<category><![CDATA[Fungi]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=2875</guid>
					<description><![CDATA[Jamur yang Menguntungkan dan Merugikan &#8211; Seperti yang kita ketahui&#160;jamur&#160;tidak termasuk dalam kingdom plantae, melainkan memiliki kingdom sendiri yaitu kingdom&#160;fungi. Secara umum, jamur (fungi) merupakan organisme eukariotik yang tidak memiliki klorofil seperti halnya tumbuhan. Jamur&#160;termasuk organisme yang tidak bisa membuat makanan sendiri atau disebut heterotrof. Dimana jamur bisa mendapatkan makanan dengan cara mengabsorbsi dari lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Jamur yang Menguntungkan dan Merugikan</strong> &#8211; Seperti yang kita ketahui&nbsp;<strong>jamur</strong>&nbsp;tidak termasuk dalam kingdom plantae, melainkan memiliki kingdom sendiri yaitu kingdom&nbsp;<em>fungi</em>.</p>
<p>Secara umum, jamur (<em>fungi</em>) merupakan organisme eukariotik yang tidak memiliki klorofil seperti halnya tumbuhan.</p>
<p><strong>Jamur</strong>&nbsp;termasuk organisme yang tidak bisa membuat makanan sendiri atau disebut heterotrof. Dimana jamur bisa mendapatkan makanan dengan cara mengabsorbsi dari lingkungan atau substratnya.<ins></ins></p>
<p>Cara hidup jamur yaitu menjadi&nbsp;<em>parasit</em>, bersifat&nbsp;<em>saprofit</em>, dan bersimbiosis mutualisme.</p>
<p>Jamur (<em>fungi</em>) hidup pada tempat yang lembab, air laut dan tawar, serta ditempat asam. Kondisi kelembapan yang tinggi diikuti suhu yang rendah membuat jamur mudah berkembang biak menjadi banyak dalam waktu yang singkat.</p>
<p>Jamur (<em>fungi</em>) dapat berkembang biak melalui dua cara, yaitu seksual dan aseksual.</p>
<p>Sementara itu, <a href="https://santuynesia.com/ciri-ciri-jamur" rel="nofollow noopener" target="_blank">ciri-ciri jamur</a> secara umum yang membedakan dengan tumbuhan. Diantaranya, yaitu jamur tidak berklorofil, bersifat&nbsp;<em>heterotrof</em>, organisme&nbsp;<em>eukariotik</em>, bertubuh uniseluler dan multiseluler, dan lain sebagainya.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Jamur yang Menguntungkan dan Merugikan (Lengkap)</h2>
<p>Dalam kehidupan manusia, jamur (<em>fungi</em>) memiliki peranan yang cukup banyak. Baik itu menguntungkan bagi manusia ataupun merugikan. Jamur memiliki bentuk dan ukuran yang bervariatif.</p>
<p>Selain itu, jamur bersel banyak terdiri atas spora dan miselium. Jamur (<em>fungi</em>) dengan sel banyak ini terdiri dari benang-benang halus yang disebut hifa.</p>
<p><strong>Jamur</strong>&nbsp;yang mempunyai manfaat, sering digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contoh jamur (<em>fungi</em>) yang bermanfaat</strong></h3>
<ol class="wp-block-list"><li><em><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Aspergillus_oryzae" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Aspergillus oryzae</a></em>&nbsp;adalah jamur yang bermanfaat untuk mengempukkan adonan roti.</li><li><em>Aspergillus niger</em>&nbsp;adalah jamur yang menghasilkan oksigen dari sari buah, dan juga mampu menjernihkan sari buah.</li><li><em>Higroporus</em>dan&nbsp;<em>Lycoperdon</em>&nbsp;<em>perlatum</em>&nbsp;adalah jamur yang berguna sebagai dekomposer.</li><li><em>Khamir Saccharomyces</em>termasuk jamur yang berfungsi sebagai fermentor industri keju, roti, dan juga minuman bir.</li><li><em>Rhizopus oligosporus</em>, adalah jenis jamur yang mengurai biji kedelai dan membentuk tempe.</li><li><em>Neurospora sitophila</em>&nbsp;adalah jenis jamur yang digunakan untuk fermentesi kedelai menjadi oncom.</li><li><em>Penicillium roqueforti</em>, adalah jamur yang bermanfaat untuk melakukan fermentasi pada susu menjadi keju.</li><li>Jamur kuping<em>&nbsp;(Auricularia auricula),</em>bermanfaat untuk mengurai sisa-sisa tanaman yang telah mati.</li><li><em>Trichoderma&nbsp;sp.&nbsp;</em>adalah jamur yang dapat menghasilkan enzim selulase.</li></ol>
<p>Selain membawa manfaat, ada beberapa jenis jamur yang merugikan bagi mahluk hidup lainya.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>Contoh jamur (fungi) yang merugikan</strong></h3>
<ol class="wp-block-list"><li><em>Pneumonia carinii</em>adalah jamur yang dapat menyebabkan penyakit pneumonia pada paru – paru manusia.</li><li><em>Candida albicans</em>, termasuk jenis jamur yang menyerang organ kelamin seorang wanita, sehingga menyebabkan keputihan.</li><li><em>Claviceps purpurea</em>&nbsp;adalah jenis jamur yang menyerang bagian bunga pada tanaman serealia, seperti halnya gandum. Jika dikonsumsi maka dapat menyebabkan penyakit&nbsp;<em>ergotisme</em>.</li><li><em>Aspergillus fumigatus</em>, adalah jenis jamur yang menyebabkan infeksi pada seseorang yang kekebalan tubuhnya dalam kondisi lemah. Contoh seperti halnya seorang pasien rumah sakit.</li><li><em>Endothia parasitica</em>, adalah jenis jamur yang menyebabkan penyakit hawar. Dimana tanaman yang biasa diserang adalah tanaman chestnut (<em>kastanye</em>).</li><li><em>Puccinia graminis</em>, termasuk jenis jamur yang menyebabkan penyakit karat batang yang sering terjadi pada tanaman serealia. Seperti halnya, tanaman padi dan gandum.</li></ol>
<p>Demikian artikel tentang, contoh jamur yang menguntungkan dan merugikan (lengkap). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/jamur-yang-menguntungkan-dan-merugikan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ciri-ciri Jamur (Fungi) dan Cara Hidupnya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-jamur</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-jamur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 02:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Flora]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=2869</guid>
					<description><![CDATA[Ciri-ciri Jamur (Fungi) &#8211; Jamur&#160;atau yang disebut dengan&#160;fungi&#160;merupakan organisme eukariotik&#160;yang tidak berklorofil. Jamur tidak termasuk tumbuhan, dimana jamur memiliki kingdom sendiri, yaitu kingdom&#160;fungi. Secara umum habitat dari jamur (fungi) pada tempat-tempat yang lembab, air laut, tawar, serta ditempat asam. Dimana fungi ini bersimbiosis dengan ganggang. Berikut ini adalah ciri-ciri umum dari jamur (fungi) : Ciri-ciri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Ciri-ciri Jamur (Fungi)</strong> &#8211; <strong>Jamur</strong>&nbsp;atau yang disebut dengan&nbsp;<em>fungi</em>&nbsp;merupakan organisme <em>eukariotik</em>&nbsp;yang tidak berklorofil. Jamur tidak termasuk tumbuhan, dimana jamur memiliki kingdom sendiri, yaitu kingdom&nbsp;<em>fungi</em>.</p>
<p>Secara umum habitat dari jamur (fungi) pada tempat-tempat yang lembab, air laut, tawar, serta ditempat asam. Dimana fungi ini bersimbiosis dengan ganggang.</p>
<p><strong>Berikut ini adalah ciri-ciri umum dari jamur (<em>fungi</em>) :</strong></p>
<p>Ciri-ciri Jamur (<em>fungi</em>) secara umum.</p>
<ul class="wp-block-list"><li>Tidak mempunyai klorofil</li><li>Organisme&nbsp;<em>eukariotik</em>&nbsp;(mempunyai membran inti)</li><li>Dinding sel terdiri dari zat kitin</li><li>Tubuh fungi ada yang uniseluler dan ada yang multiseluler. Dimana tubuh fungi yang multiseluler tersusun atas benang-benang hifa yang disebut dengan&nbsp;<em>miselium</em>.</li><li>Tidak bisa membuat makanan sendiri (bersifat&nbsp;<em>heterotrof</em>).</li><li>Habitatnya pada tempat lembab dan di darat (<em>terestrial</em>).</li><li>Reproduksi secara seksual dan aseksual.</li></ul>
<p>Jamur atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Fungi" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">fungi</a> tidak dapat membuat makanan sendiri (<em>heterotrof</em>). Untuk itu, jamur memperoleh makanan dengan cara mengabsorbsi makanan dari lingkungan atau substratnya.</p>
<p>Umumnya sebagian besar jamur hidup sebagai&nbsp;<em>parasit</em>, bersifat&nbsp;<em>saprofit</em>,&nbsp;<em>simbiosis</em>&nbsp;<em>mutualisme</em>&nbsp;dan membentuk&nbsp;<em>lichenes</em>.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Ciri-ciri Jamur (Fungi) dan Cara Hidupnya</h2>
<p><strong>Berikut ini adalah cara hidup jamur (<em>fung</em>i) :</strong></p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Saprofit</strong></h3>
<p>Saprofit adalah organisme yang hidup dan makan serta mendapatkan nutrisi dari bahan organik yang sudah mati atau membusuk.</p>
<p>Dengan demikian, dapat dikatakan jamur saprofit memperoleh zat organik dari makhluk hidup yang sudah mati. &nbsp;Tipe jamur saprofit dapat disebut juga dengan jenis jamur dekomposer.</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Parasit</strong></h3>
<p>Parasit adalah organisme yang hidup pada atau dalam makhluk hidup lain dengan menyerap nutrisinya tanpa memberi manfaat padanya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa jamur parasit memperoleh zat organik dari mahluk hidup yang menjadi inangnya.</p>
<p>Sementara itu, untuk tipe jamur ini disebut juga dengan jamur pambawa penyakit (<em>patogen</em>).</p>
<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Simbiosis mutualisme</strong></h3>
<p><em>Simbiosis mutualisme</em>&nbsp;adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis, akan tetapi saling menguntungkan. Dengan demikian, cara hidup jamur ini yaitu mendapatkan nutrisi dari organisme hidup lain, tetapi memberi keuntungan kembali pada pasanganya. Contohnya adalah lumut kerak (<em>lichen</em>).</p>
<p>Sementara itu, jamur (<em>fung</em>i) dapat berkembang biak secara seksual dan aseksual.</p>
<p><strong>Perkembangbiakan jamur (<em>fungi</em>) secara aseksual</strong>&nbsp;dilakukan dengan cara&nbsp;<em>fragmentasi</em>&nbsp;(pembelahan sel) dan pembentukan spora. Pembentukan spora memiliki fungsi untuk menyebarkan spesies dalam jumlah yang besar.</p>
<p>Sementara itu, spora jamur (fungi) dibedakan menjadi dua, yaitu spora seksual dan spora aseksual. Dimana spora seksual membelah dengan cara meiosis, dan spora aseksual dengan mitosis.</p>
<p>Beberapa contoh spora seksual, meliputi basidiospora, oospora, zigospora, dan askospora. Sedangkan spora aseksual, meliputi konidia, zoospora, dan endospora.</p>
<p><strong>Perkembangbiakan jamur (<em>fungi</em>) secara seksual</strong>&nbsp;dilakukan dengan peleburan dua sel inti melalui kontak&nbsp;<em>gametangium</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>konjungasi</em>.</p>
<p>Kontak&nbsp;<em>gametangium</em>&nbsp;tersebut akan menyebabkan terjadinya penyatuan sel dari dua individu atau disebut&nbsp;<em>singami</em>.</p>
<p>Penyatuan sel dari dua individu (<em>singami</em>) tersebut terbagi menjadi tiga tahap, diantaranya plasmogami, kariogami, dan meiosis.</p>
<p>Tahap pertama, plasmogami yaitu terjadinya penyatuan dua protoplas membentuk sel yang mengandung dua inti selama stadium&nbsp;<em>dikariot</em>&nbsp;(pembelahan sel).</p>
<p>Disaat yang bersamaan terjadi juga pembelahan sel inti bersama.</p>
<p>Tahap kedua,&nbsp;<em>kariogami</em>&nbsp;yaitu akan terjadi peleburan sel haploid setelah pembentukan benda buah. Setelah itu, baru terjadilah&nbsp;<em>meiosis</em>.&nbsp;<em>Meiosis</em>&nbsp;merupakan tahapan pembelahan sel dan pengurangan jumlah kromosom menjadi haploid lagi.</p>
<p>Demikian artikel tentang, <a href="https://santuynesia.com/ciri-ciri-jamur" rel="nofollow noopener" target="_blank">ciri-ciri jamur <em>(fungi</em>) dan cara hidupnya</a>. Semoga bermanfaat bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/ciri-ciri-jamur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
