<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Jagung Manis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<atom:link href="https://www.santuynesia.com/blog/tag/jagung-manis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<description>Macul Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Feb 2022 14:46:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
	<url>https://www.santuynesia.com/blog/santuyuploads/2021/09/santuynesia-favicon.png</url>
	<title>Jagung Manis &#8211; Blog SantuyNesia</title>
	<link>https://www.santuynesia.com/blog</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Manfaat Jagung Manis bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-jagung-manis-bagi-kesehatan</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-jagung-manis-bagi-kesehatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4121</guid>
					<description><![CDATA[Manfaat Jagung Manis bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya &#8211; Jagung manis&#160;merupakan salah satu komoditas pertanian yang begitu populer dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikarenakan&#160;jagung manis&#160;memiliki rasa yang berbeda dari jagung biasa yaitu manis dan lezat. Jagung manis&#160;biasa dihidangkan dan dijual dalam bentuk jagung bakar, jagung rebus, bahkan baru-baru ini dibuat&#160;jasuke&#160;(jagung susu keju) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Manfaat Jagung Manis bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya</strong> &#8211; Jagung manis&nbsp;merupakan salah satu komoditas pertanian yang begitu populer dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikarenakan&nbsp;jagung manis&nbsp;memiliki rasa yang berbeda dari jagung biasa yaitu manis dan lezat.</p>
<p>Jagung manis&nbsp;biasa dihidangkan dan dijual dalam bentuk jagung bakar, jagung rebus, bahkan baru-baru ini dibuat&nbsp;<em>jasuke</em>&nbsp;(jagung susu keju) yang rasanya bikin ketagihan setiap penikmatnya.</p>
<p>Dibalik rasanya yang manis dan lezat ternyata&nbsp;jagung manis&nbsp;memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan&nbsp;tubuh kita. Pada kesempatan kali ini, Sedulurtani.com ingin berbagi informasi terkait&nbsp;manfaat jagung manis bagi kesehatan dan kandungan gizinya.</p>
<p>Sebelum Anda mengetahui&nbsp;manfaat jagung manis, akan lebih baik jika anda tahu terlebih dahulu&nbsp;kandungan gizi dari jagung manis atau <a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-jagung-manis" data-type="post" data-id="3994" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">morfologi tanaman jagung</a>.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="komposisi-kimiawi-per-100-g-biji-jagung-manis">Komposisi Kimiawi per 100 g Biji Jagung Manis</h2>
<p>Berikut ini adalah tabel komposisi kimiawi per 100 g biji jagung manis.</p>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Senyawa</strong></td><td><strong>Kadar Nutrisi</strong></td><td><strong>Persen dari Kebutuhan Harian</strong></td></tr><tr><td>Energi (kalori)</td><td>86,00</td><td>4,00</td></tr><tr><td>Karbohidrat (g)</td><td>18,70</td><td>14,00</td></tr><tr><td>Protein (g)</td><td>3,27</td><td>6,00</td></tr><tr><td>Lemak total (g)</td><td>1,35</td><td>7,00</td></tr><tr><td>Serat (g)</td><td>2,00</td><td>5,00</td></tr><tr><td>Folat (µg)</td><td>42,00</td><td>10,50</td></tr><tr><td>Niasin (mg)</td><td>1,770</td><td>11,00</td></tr><tr><td>Asam Pantotenat (mg)</td><td>0,717</td><td>14,00</td></tr><tr><td>Piridoksin (mg)</td><td>0,093</td><td>7,00</td></tr><tr><td>Riboflavin (mg)</td><td>0,055</td><td>4,00</td></tr><tr><td>Tiamin (mg)</td><td>0,155</td><td>13,00</td></tr><tr><td>Vitamin A (IU)</td><td>187,00</td><td>6,00</td></tr><tr><td>Vitamin C (mg)</td><td>6,80</td><td>11,00</td></tr><tr><td>Vitamin E (mg)</td><td>0,07</td><td>&lt; 1,00</td></tr><tr><td>Vitamin K (µg)</td><td>0,30</td><td>2,00</td></tr><tr><td>Natrium (mg)</td><td>15,00</td><td>1,00</td></tr><tr><td>Kalium (mg)</td><td>270,00</td><td>6,00</td></tr><tr><td>Kalsium (mg)</td><td>2,00</td><td>&lt; 1,00</td></tr><tr><td>Besi (mg)</td><td>0,52</td><td>6,50</td></tr><tr><td>Magnesium (mg)</td><td>37,00</td><td>9,00</td></tr><tr><td>Magan (mg)</td><td>0,613</td><td>7,00</td></tr><tr><td>Seng (mg)</td><td>0,46</td><td>4,00</td></tr><tr><td>Tembaga (mg)</td><td>0,054</td><td>6,00</td></tr><tr><td>Selenium (µg)</td><td>0,60</td><td>1,00</td></tr><tr><td>Β-karoten (µg)</td><td>47,00</td><td>–</td></tr><tr><td>α-karoten (µg)</td><td>16,00</td><td>–</td></tr><tr><td>Β-kriptosantin (µg)</td><td>115,00</td><td>–</td></tr><tr><td>Lutein-zaesantin (µg)</td><td>644,00</td><td>–</td></tr></tbody></table><figcaption><em>Sumber.</em>&nbsp;USDA National Nutrient Data Base.</figcaption></figure>
<h2 class="wp-block-heading" id="manfaat-jagung-manis-bagi-kesehatan-dan-kandungan-gizinya">Manfaat Jagung Manis bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya</h2>
<p>Berikut ini adalah manfaat jagung manis bagi kesehatan tubuh kita.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="1-mencegah-diabetes">1. Mencegah Diabetes</h3>
<p>Menurut Profesor dari&nbsp;<em>University of Phillipphines Los Banos</em>, Dr. Artemio Salazar yang dilansir dari Asia journal mengungkapkan hal menarik tentang jagung yang termasuk juga jagung manis. Beliau menyebutkan bahwa jagung bisa menjadi makanan pokok yang baik bagi penderita diabetes.</p>
<p>Hal tersebut dikarenakan jagung memiliki kandungan amilosa yang tinggi daripada beras. Serat jagung manis akan lebih lambat dicerna oleh tubuh manusia, sehingga gula darah dalam tubuh akan lebih terkontrol.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="2-menyehatkan-jantung">2. Menyehatkan Jantung</h3>
<p>Tahukan anda bahwa mengonsumsi&nbsp;jagung manis&nbsp;bermanfaat&nbsp;didalam menyehatkan jantung. Pasalnya&nbsp;jagung manis&nbsp;kaya akan folat atau yang dikenal sebagai Vitamin B9. Dimana Vitamin ini berfungsi untuk menurunkan asam amino dalam pembuluh darah.</p>
<p>Naiknya asam amino tersebut dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah yang kemudian akan menimbulkan masalah pada jantung. Selain itu, jagung manis juga mengandung kolesterol baik yang mampu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.</p>
<p>Oleh karena itu, mengkonsumsi jagung manis secara rutin akan dapat menyehatkan jantung dan juga mengurangi resiko serangan jantung.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="3-mengatasi-anemia">3. Mengatasi Anemia</h3>
<p>Anemia&nbsp;merupakan salah satu penyakit yang secara umum disebabkan karena kekurangan zat besi. Akan tetapi selain kekurangan zat besi dapat juga disebabkan karena kekurangan Vitamin B12, folat, maupun mineral.</p>
<p>Untuk membantu mencegah atau mengatasi anemia disarankan supaya Anda mengonsumsi jagung manis karena mengandung Vitamin B12 dan juga folat yang akan membantu zat besi membentuk sel darah merah dalam tubuh.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-sebagai-antioksidan">4. Sebagai Antioksidan</h4>
<p>Jagung manis merupakan sumber antioksidan&nbsp;<em>fenolik</em>,&nbsp;<em>flavonoid</em>, dan&nbsp;<em>asam ferulat</em>&nbsp;yang baik. Dari beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa&nbsp;<em>asam ferulat</em>&nbsp;berperan penting untuk mencegah kanker, peradangan pada manusia, dan penuaan.</p>
<p>Vitamin C yang dibantu oleh protein yang terkandung pada jagung manis memiliki fungsi dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C juga berfungsi mencegah demam dan juga flu.</p>
<p>Oleh karena itu, sering mengkonsumsi&nbsp;jagung manis&nbsp;dapat menjadi antioksidan bagi tubuh kita supaya tidak mudah terserang penyakit.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="5-bermanfaat-untuk-masa-kehamilan">5. Bermanfaat Untuk Masa Kehamilan</h4>
<p>Pada masa kehamilan wanita begitu membutuhkan kandungan&nbsp;<em>asam folat</em>&nbsp;untuk menjaga kesehatan bayi yang berada didalam kandungan. Bagi anda yang sedang hamil dianjurkan mengonsumsi jagung manis, dimana&nbsp;jagung manis&nbsp;mengandung&nbsp;<em>asam folat</em>&nbsp;yang cukup tinggi.</p>
<p>Selain itu kandungan nutrisi yang terdapat pada&nbsp;jagung manis&nbsp;memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya cacat pada bayi. Ada juga Vitamin B yang terkandung dalam jagung berperan untuk membantu dan mempengaruhi kesehatan sistem syaraf dan tulang belakang bayi.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="6-menyehatkan-tulang-dan-gigi">6. Menyehatkan Tulang dan Gigi</h4>
<p>Jagung manis&nbsp;memiliki kandungan&nbsp;<em>magnesium&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>fospat&nbsp;</em>yang berfungsi untuk menyehatkan tulang. Dimana&nbsp;<em>magnesium</em>&nbsp;memiliki perananan penting bagi tulang yang mana berkontribusi untuk kepadatan dan membangun kembali pertumbuhan tulang.</p>
<p>Selain itu, menurut penelitian dari University of Maryland Medical Center menyebutkan bahwa fospor dalam bentuk fosfat, dapat membangun dan memperkuat gigi dan tulang dengan meningkatkan massa mineralnya.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="7-meredakan-kolesterol">7. Meredakan Kolesterol</h4>
<p>Jika Anda memiliki kolesterol yang tinggi, maka Anda dapat menambahakan&nbsp;jagung manis&nbsp;sebagai menu harian untuk dikonsumsi. Dengan sering mengkonsumsi jagung manis akan mampu menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh Anda.</p>
<p>Jagung manis&nbsp;mengandung Vitamin C, karotenoid, dan bioflafonoid yang dapat membantu tubuh mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="8-pencegah-kanker">8. Pencegah kanker</h4>
<p>Sering mengkonsumsi jagung manis akan membawa dampak baik bagi kesehatan tubuh, seperti halnya mencegah tubuh kita dari terjadinya kanker.</p>
<p>Telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa&nbsp;jagung manis mengandung <em>pytonutriens</em>&nbsp;yang memiliki fungsi sebagai penangkal pertumbuhan sel kanker.</p>
<p>Dalam jagung manis juga terdapat kandungan senyawa&nbsp;<em>fenolik</em>&nbsp;yaitu asma ferolic yang terbukti efektif dalam melawan tumor payudara dan juga hati.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="9-menyehatkan-pencernaan">9. Menyehatkan Pencernaan</h4>
<p>Jagung manis&nbsp;mengandung banyak nutrisi yang salah satunya bermanfaat untuk menjaga dan memelihara kesehatan pencernaan. Jika Anda mau mengkonsumsi secara teratur maka akan membawa dampak positif yang luar biasa bagi keshatan tubuh anda, terutama untuk saluran pencernaan.</p>
<p>Jagung manis&nbsp;memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk mencegah terjadinya wasir ataupun sembelit.</p>
<p>Sekian artikel tentang Manfaat Jagung Manis bagi Kesehatan dan Kandungan Gizinya. Semoga dapat bermanfaat bagi anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/manfaat-jagung-manis-bagi-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Panen Jagung Manis dan Pasca Panen Jagung Manis</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-jagung-manis-dan-pasca-panennya</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-jagung-manis-dan-pasca-panennya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 14:44:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4115</guid>
					<description><![CDATA[Cara Panen Jagung Manis dan Pasca Panennya &#8211; Hasil&#160;panen&#160;melimpah dengan kualitas yang baik dari&#160;jagung manis&#160;akan diperoleh apabila tanaman tersebut dibudidayakan sesuai dengan tekniknya.&#160; Akan tetapi selain dari tindakan budidaya, untuk menjaga kualitas&#160;jagung manis&#160;diperlukan&#160;penanganan cara panen dan pasca panen yang tepat. Penanganan panen dan pasca panen jagung manis&#160;yang tidak tepat akan mengakibatkan penurunan kualitas dari produk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Cara Panen Jagung Manis dan Pasca Panennya</strong> &#8211; Hasil&nbsp;panen&nbsp;melimpah dengan kualitas yang baik dari&nbsp;jagung manis&nbsp;akan diperoleh apabila tanaman tersebut dibudidayakan sesuai dengan tekniknya.&nbsp;</p>
<p>Akan tetapi selain dari tindakan budidaya, untuk menjaga kualitas&nbsp;jagung manis&nbsp;diperlukan&nbsp;penanganan cara panen dan pasca panen yang tepat.</p>
<p>Penanganan panen dan pasca <a href="https://santuynesia.com/cara-budidaya-jagung-manis" target="_blank" data-type="post" data-id="4095" rel="noreferrer noopener nofollow">panen jagung manis</a>&nbsp;yang tidak tepat akan mengakibatkan penurunan kualitas dari produk tersebut. Kualitas dari&nbsp;jagung manis&nbsp;perlu dijaga guna mendapatkan harga jual yang tinggi ketika dipasarkan.</p>
<p>Pada pertemuan kali ini santuynesia.com ingin berbagi informasi terkait&nbsp;Cara Panen  Jagung Manis dan Pasca Panen Jagung Manis.</p>
<p>Panen merupakan kegiatan pemungutan (pemetikan) hasil sawah atau ladang dimana hal tersebut &nbsp;menandai berahirnya kegiatan di ladang. Sedangkan&nbsp;pasca panen&nbsp;adalah tahapan penanganan hasil tanaman pertanian segera setelah pemanenan.</p>
<p>Ada beberapa tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan dalam&nbsp;pemanenan dan pasca panen jagung manis.</p>
<p>Antara lain, penentuan umur dan kriteria panen yang termasuk dalam&nbsp;pemanenan. Kemudian &nbsp;penyortiran, perapian tongkol dan klobot, pengemasan, dan penyimpanan yang termasuk dalam&nbsp;penanganan pasca panen.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="cara-panen-jagung-manis-dan-pasca-panen-jagung-manis">Cara Panen Jagung Manis dan Pasca Panen Jagung Manis</h2>
<p>Berikut ini adalah penjelasan dari tahapan&nbsp;Cara panen dan Pasca Panen Jagung Manis.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="cara-panen-jagung-manis">Cara Panen Jagung Manis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-penentuan-umur-panen">1. Penentuan Umur Panen</h4>
<p>Panen&nbsp;adalah pemungutan (pemetikan) hasil sawah atau ladang, dimana menandai bahwa kegiatan ladang telah berahir. Secara umum umur&nbsp;panen jagung manis&nbsp;yang dibudidayakan pada suhu normal yaitu 60-70 hari setelah tanam.</p>
<p>Sedangkan untuk&nbsp;pemanenan jagung&nbsp;biasa membutuhkan tambahan waktu 30 hari guna pematangan biji.&nbsp;Jagung manis&nbsp;dapat dipanen setelah memasuki fase matang susu, yaitu apabila biji jagung ditekan akan mengeluarkan cairan seperti susu.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-penentuan-kriteria-panen">2. Penentuan Kriteria Panen</h4>
<p>Dalam menentukan kematangan Anda tidak perlu membuka klobot dari jagung manis, akan tetapi cukup saja menggunakan indikator eksternal. Indikator tersebut, antara lain kelobot rapat, tongkol keras, dan rambut-rambut sudah agak mengering.</p>
<p>Pemanenan&nbsp;yang baik dilakukan pada waktu pagi hari ketika suhu udara masih rendah, sehingga dapat mengurangi konversi gula menjadi pati. Dimana hal tersebut akan dapat mengurangi rasa manis pada jagung ketika dikonsumsi.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="pasca-panen-jagung-manis">Pasca Panen Jagung Manis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-penyortiran">1. Penyortiran</h4>
<p>Sortasi pada jagung manis&nbsp;adalah kegiatan memilah-milah jagung berdasarkan mutunya, yaitu memisahkan yang bermutu dengan yang tidak bermutu. Untuk membedakan&nbsp;jagung manis&nbsp;yang bermutu dengan yang tidak bermutu dapat dilakukan dengan mengamati pada bagian luar jagung.</p>
<p>Apabila pada bagian luar dari jagung masih terlihat bagus dalam arti tidak mengalami pembusukan dari segala sisi, berarti jagung dalam kondisi bermutu. Sebaliknya jika terdapat pembusukan berarti mutu jagung manis sudah tidak bagus lagi (tidak bermutu).</p>
<p>Selain itu pisahkan jagung manis yang berukuran kecil dengan jagung manis yang berukuran besar.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-perapian-tongkol-dan-klobot">2. Perapian tongkol dan klobot</h4>
<p>Perapian tongkol jagung manis dapat Anda lakukan menggunakan alat yaitu pisau ataupun gunting khusus dengan cara memotong bagian ujung tongkol.</p>
<p>Selain itu Anda juga perlu membuang klobot dari jagung manis. Akan tetapi klobot tersebut tidak dibuang secara menyeluruh, melainkan hanya bagian luarnya saja paling tidak sebanyak 2 lapis. Kemudian rapikan supaya tamapak menarik.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-pengemasan">3. Pengemasan</h4>
<p>Secara umum&nbsp;<a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-jagung-manis" target="_blank" data-type="post" data-id="3994" rel="noreferrer noopener nofollow">jagung manis</a>&nbsp;biasa dikemas pada plastik berukuran besar dengan kapasitas 1 kg jagung manis atau sekitar 5-7 tongkol. Selain itu, pengemasan juga dapat dilakukan pada karung goni, karung plastik, ataupun keranjang. Semua itu disesuaikan dengan tujuan pemasaran.</p>
<p>Apabila sasaran pemasaran seperti swalayan, maka pengemasan dapat dilakukan menggunakan plastik transparan. Dimana plastik transparan selain ringkas dan menarik juga memiliki fungsi menjaga kelembaban, mencegah kontaminasi, mencegah kehilangan air, dan mencegah kerusakan mekanis.</p>
<h5 class="wp-block-heading" id="d-penyimpanan"><strong>d. Penyimpanan</strong></h5>
<p>Penyimpanan jagung manis&nbsp;dapat dilakukan pada mesin pendingin untuk mengurangi proses pembusukan. Suhu penyimpanan yang rendah dapat mengurangi konversi gula menjadi pati, sehingga rasa manis akan tetap bertahan (tidak hilang).</p>
<p>Suhu penyimpanan yang baik untuk jagung manis antara 2-4<sup>o</sup>C. Sedangkan untuk menjaga mutu selama pengangkutan dan pemasaran, sebaiknya tongkol jagung manis dikemas dalam kemasan plastik. Plastik yang digunakan yaitu plastik&nbsp;<em>cling warp</em>.</p>
<p>Sekian artikel tentang&nbsp;cara panen jagung manis dan pasca panennya.&nbsp;Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang mencari referensi terkait cara panen dan pasca panen jagung manis</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/cara-panen-jagung-manis-dan-pasca-panennya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-jagung-manis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-jagung-manis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hama]]></category>
		<category><![CDATA[Hama Jagung Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=4110</guid>
					<description><![CDATA[Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya &#8211; Budidaya jagung manis merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan bagi petani. Pasalnya varietas jagung yang menghasilkan rasa manis ini banyak digemari oleh masyarakat. Selain direbus atau dibakar, jagung manis dapat dijadikan menjadi berbagai olahan baik sayuran maupun cemilan. Penjualan jagung manis dipasaran tergolong lebih cepat laku jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya</strong> <strong> &#8211; </strong><a href="https://santuynesia.com/cara-budidaya-jagung-manis" target="_blank" data-type="post" data-id="4095" rel="noreferrer noopener nofollow">Budidaya jagung manis</a> merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan bagi petani. Pasalnya varietas jagung yang menghasilkan rasa manis ini banyak digemari oleh masyarakat.</p>
<p>Selain direbus atau dibakar, jagung manis dapat dijadikan menjadi berbagai olahan baik sayuran maupun cemilan.</p>
<p>Penjualan jagung manis dipasaran tergolong lebih cepat laku jika dibandingkan dengan jagung biasa. Selain itu harga jual jagung manis pun lebih tinggi dibandingkan jagung biasa.<ins></ins></p>
<p>Akan tetapi dibalik kelebihan tersebut, budidaya jagung manis terbilang agak sulit karena jagung manis lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Kehadiran hama dan penyakit dalam budidaya jagung manis menjadi acaman yang serius bagi petani.</p>
<p>Oleh karena itu, banyak petani jagung manis harus belajar lebih terkait Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya. Pada pertemuan kali ini santuynesia.com ingin berbagi informasi terkait hama dan penyakit dari jagung manis.</p>
<h2 class="wp-block-heading" id="hama-dan-penyakit-jagung-manis-beserta-pengendalianya">Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya</h2>
<p>Berikut ini adalah hama dan penyakit jagung manis beserta pengendalianya yang perlu Anda ketahui.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="hama-jagung-manis">Hama Jagung Manis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-hama-ulat-tongkol-heliothis-armigera">1. Hama Ulat Tongkol (<em>Heliothis armigera</em>)</h4>
<p><a href="https://santuynesia.com/morfologi-tanaman-jagung-manis" target="_blank" data-type="post" data-id="3994" rel="noreferrer noopener nofollow">Tanaman jagung manis</a> yang terserang hama ulat tongkol ini dicirikan dengan adanya bekas gigitan pada biji, dan pada bagian tongkol juga terdapat lubang bekas gigitan. Ulat ini masuk kedalam tongkol melalui klobot dengan cara melubanginya, kemudian memakan biji dan bagian yang dilaluinya.</p>
<p>Cara pengendalian hama ulat tongkol, yaitu dengan cara menyemprotkan Furada 3G, atau insektisida yang sesuai dan dengan dosis yang sesuai pula.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-hama-ulat-tanah-agrotis-epsilon">2. Hama Ulat Tanah (<em>Agrotis epsilon</em>)</h4>
<p>Hama ulat tanah (<em>Agrotis epsilon</em>) memiliki warna hitam dan kecoklatan, dan sering ditemui di dataran tinggi maupun dataran rendah. Ulat grayak ini biasa bersembunyi pada bagian celah-celah tanah sekitar pangkal tanaman.</p>
<p>Hama ulat tanah menyerang tanaman jagung yang masih muda dengan cara memakan batang, sehingga batang akan putus dan mati. Hama ulat tanah ini biasa menyerang tanaman pada waktu malam hari, sedangkan pada waktu siang bersembunyi.</p>
<p>Pengendalian hama ulat tanah ini dapat dilakukan dengan cara rotasi tanam, pengolahan tanah yang tepat, dan menjaga kebersihan lahan (<em>sanitasi</em>). Selain itu juga semprotkan insektisida curacron, lannet, atau prevaton. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada waktu malam hari.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-hama-penggerek-batang-ostrina-fumacalis">3. Hama Penggerek Batang (<em>Ostrina fumacalis</em>)</h4>
<p>Hama penggerek batang menyerang tanaman jagung manis pada semua fase pertumbuhan, baik fase <em>vegetatif </em>maupun<em> fase generatif.</em></p>
<p>Hama penggerek batang merupakan larva dari telur ngengat yang menetas, dan biasanya telurnya diletakan pada permukaan daun bagian bawah.</p>
<p>Kemudian setelah telur menetas, maka akan menyerang seluruh bagian tanaman. Dimana serangan tersbut mengakibatkan kerusakan pada bunga jantan, daun berlubang, dan batang berlubang.</p>
<p>Cara pengendalianya, yaitu lakukan rotasi tanam. Dapat juga memanfaatkan musuh alami seperti <em>bacillus thuringiensis</em>, predator <em>euborellia annulata</em>, dan <em>Trichogramma</em> spp.</p>
<p>Selain itu dapat menyemprotkan insektisida berbahan aktif&nbsp;<em>karbofuran, triazofos, diklhrofos,&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>monokrotofos.</em></p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-hama-lalat-bibit-atherigona-sp">4. Hama Lalat bibit (<em>Atherigona sp</em>.)</h4>
<p>Larva dari lalat bibit menyerang dari daun-daun atau pucuk-pucuk yang masih muda dengan cara mengigitnya, dan pada akhirnya tanaman akan mati.</p>
<p>Hama ini akan berkembang biak dengan pesat pada waktu musim hujan, sehingga tingkat serangan paling parah ketika musim hujan.</p>
<p>Tanaman yang terserang hama ini menjadi kuning, dan kerdil lalu akan mati. Cara pengendalian hama ini, yaitu menjaga kebersihan lahan (sanitasi),  dan melakukan rotasi tanam.</p>
<p>Selain itu dapat dilakukan perlakuan benih dengan cara mencampurkan benih dengan nematisida seperti&nbsp;<em>furadan, curater, petrofur,&nbsp;</em>atau&nbsp;<em>pentakur</em>. Setelah tanaman berumur 1 minggu semprotkan&nbsp;<em>curacron, regent,&nbsp;</em>atau<em>&nbsp;prevaton.</em></p>
<h4 class="wp-block-heading" id="5-hama-belalang-oxya-sp">5. Hama Belalang (<em>Oxya sp</em>.)</h4>
<p>Hama belalang menyerang tanaman jagung manis dengan cara memakan tanaman yang masih muda, bahkan dapat memakan daun hingga habis.</p>
<p>Hama belalang yang menyerang tanaman jagung manis ini banyak dijumpai pada dataran rendah, sawah, maupun lahan yang dekat dengan padang rumput yang cukup luas.</p>
<p>Cara pengendalian hama belalang tersebut, yaitu dapat mengaplikasikan biopestisida yang berbahan aktif&nbsp;<em>Metharizium anisopliae</em>. Selain itu dapat menggunakan&nbsp;<em>curacron, regent,prevaton, atau lannet.&nbsp;&nbsp;</em></p>
<h3 class="wp-block-heading" id="penyakit-jagung-manis">Penyakit Jagung Manis</h3>
<h4 class="wp-block-heading" id="1-penyakit-hawar-daun-helminthosporium-turcicum">1. Penyakit Hawar Daun (<em>Helminthosporium turcicum</em>)</h4>
<p>Penyakit hawar daun ditandai dengan munculnya bercak kecil berbentuk oval dengan warna hijau tua dan hijau kelabu.</p>
<p>Kemudian semakin lama bercak akan memanjang dengan warna coklat. Panjang bercak tersebut dapat mencapai 5-10 cm dan dengan lebar 1-2 cm.</p>
<p>Tanaman jagung manis yang terserang penyakit ini secara berat, maka akan tampak seperti terbakar kemudian mengering dan mati.</p>
<p>Cara pengendalian penyakit hawar daun, yaitu menggunakan benih yang tahan (resisten) terhadap hawar daun.</p>
<p>Mencabut dan memusnahkan seluruh bagian tanaman yang terserang hawar daun. Kemudian Semprotkan fungisida berbahan aktif&nbsp;<em>mankozeb</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>dithiocarbamate</em>&nbsp;sesuai dosis yang dianjurkan.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="2-hawar-daun-helminthosporium-carbonun">2. Hawar daun (<em>Helminthosporium carbonun</em>)</h4>
<p>Serangan penyakit hawar daun (<em>H.carbonum</em>) dicirikan adanya bercak coklat muda atau coklat kekuningan, dan bersudut. Bercak tersebut akan ikut memanjang seiring tumbuh dan memanjangnya daun jagung manis. Panjang bercak dapat mencapai 2,5 cm dengan lebar antara 0,3-0,6 cm.</p>
<p>Serangan berat dapat menyebabkan jaringan tanaman mati kemudian pada akhirnya tanaman pun juga akan mati. Penyebab penyakit ini adalah cendawan&nbsp;<em>Dreschslera zeicola</em>.</p>
<p>Cara pengendalian penyakit hawar daun ini, yaitu dengan menyemprotkan fungisida atau dengan menggunkan tiram dan karboxin.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="3-penyakit-bulai-sclerospora-maydis">3. Penyakit Bulai (<em>Sclerospora maydis</em>)</h4>
<p>Serangan penyakit bulai pada jagung manis ini ditandai dengan daun yang terserang berwarna kuning keputih-putihan sejajar dengan urat daun dan kaku. Bahkan penyakit ini menyerang bagian tongkol jagung dan sepanjang musim tanam.</p>
<p>Cara pengendalian penyakit ini, yaitu dengan cara perlakuan benih dengan memberikan Ridomil 35 SD supaya tidak tumbuh jamur pada biji jagung.</p>
<p>Atau dapat menggunakan benih yang resisten terhadap penyakit bulai tersebut. Memusnahkan tanaman yang telah terinfeksi dengan cara mencabut dan membakarnya, dan lakukan rotasi tanam.</p>
<h4 class="wp-block-heading" id="4-busuk-batang">4. Busuk batang</h4>
<p>Penyakit busuk batang disebabkan oleh bakteri <em>Colletotricum graminearum, Cephalosporium maydi, Cephalosporium acremonium, diplodia maydis, gibberella zeae, Fussarium moniliformi, dan  Macrophomina phaseolina.</em></p>
<p>Penyakit busuk batang biasa menyerang apabila terjadi banjir ataupun melakukan penyiraman secara berlebihan. Penyakit ini apabila tidak segera ditangani maka akan menyebabkan tanaman menjadi mati.</p>
<p>Cara pengendalianya penyakit busuk batang, yaitu rotasi tanam (pergiliran tanaman), mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung nitrogen. Selain itu, mengkondisikan drainase dengan baik dan menggunakan benih yang tahan (resisten) terhadap penyakit busuk batang.</p>
<p>Demikian artikel tentang, Hama dan Penyakit Jagung Manis Beserta Pengendalianya. Semoga dapat bermanfaat bagi anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/hama-dan-penyakit-jagung-manis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jagung Manis</title>
		<link>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-jagung-manis</link>
					<comments>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-jagung-manis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2022 12:58:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Klasifikasi Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi]]></category>
		<category><![CDATA[Morfologi Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://santuynesia.com/?p=3994</guid>
					<description><![CDATA[Morfologi Tanaman Jagung Manis &#8211; Jagung adalah tanaman monokotil perdu, yang sifatnya semusim dan menghasilkan biji.Klasifikasi Jagung Manis Tanaman jagung bersifat monoecious (berumah satu) dengan bunga jantan berupa malai dan bunga betina berupa tongkol. Letak bunga tersebut pada bagian yang berbeda akan tetapi masih pada tanaman yang sama. Asal-usul tanaman jagung diperkirakan dari kawasan America tropis. Dimana jagung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Morfologi Tanaman Jagung Manis</strong> &#8211; Jagung adalah tanaman monokotil perdu, yang sifatnya semusim dan menghasilkan biji.Klasifikasi Jagung Manis</p>
<p>Tanaman jagung bersifat monoecious (berumah satu) dengan bunga jantan berupa malai dan bunga betina berupa tongkol. Letak bunga tersebut pada bagian yang berbeda akan tetapi masih pada tanaman yang sama.</p>
<p>Asal-usul tanaman jagung diperkirakan dari kawasan America tropis. Dimana jagung juga merupakan makanan pokok masyarakat Meksiko, Amerika tengah, dan negara-negara Amerika Selatan sejak jaman Columbus.</p>
<p>Selain itu, hal ini didukung dengan ditemukanya fosil jagung pada beberapa gua di lembah Tehuacan, Meksiko, yang diperkirakan fosil tersebut telah berumur sekitar 5.400-7200 tahun.</p>
<p>Pada dasarnya morfologi tanaman jagung ini tidak begitu berbeda antara jagung biasa (pangan) dengan jagung manis.</p>
<p>Hanya saja pada jenis jagung manis memiliki rasa yang lebih manis dibangdingkan dengan jagung pangan karena adanya pengaruh dari tiga gen. Antara lain, Su-1 (<em>Sugary</em>), bt-2 (<em>rapuh</em>), dan sh2 (<em>Shrunken</em>).</p>
<p>Dimana gen-gen tersebut bertanggung jawab didalam pengubahan gula pada akhir&nbsp;<em>endosperma</em>, dan jumlah plasma yang dihasilkan akan lebih banyak daripada jagung biasa (pangan).<ins></ins></p>
<p>Supaya anda lebih tahu secara jelas terkait tanaman jagung manis, maka pada kesempatan kali ini kita ingin berbagi informasi terkait tanaman jagung manis.</p>
<h2 class="wp-block-heading">Klasifikasi Tanaman Jagung Manis</h2>
<p>Informasi tersebut, yaitu tentang klasifikasi dan morfologi tanaman jagung manis. Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologinya.</p>
<p><strong>Klasifikasi tanaman jagung manis</strong></p>
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>Kerajaan</td><td>Plantae</td></tr><tr><td>Divisi</td><td>Angiosperma</td></tr><tr><td>Subdevisi</td><td>Eudicots</td></tr><tr><td>Kelas</td><td>Commelinids</td></tr><tr><td>Ordo</td><td>Poales</td></tr><tr><td>Famili</td><td>Poaceae</td></tr><tr><td>Genus</td><td>Zea</td></tr><tr><td>Spesies</td><td><em>Zea mays convar. Saccharata var rugosa</em></td></tr></tbody></table><figcaption>Klasifikasi jagung manis</figcaption></figure>
<h2 class="wp-block-heading">Morfologi Tanaman Jagung Manis</h2>
<p>Setelah anda tahu klasifikasi dari tanaman jagung manis, selanjutnya yaitu morfologinya. Adapun morfologi dari tanaman jagung manis, antara lain morfologi akar, daun, batang, bunga, tongkol, dan biji. Berikut ini adalah morfologi dari jagung manis.</p>
<h3 class="wp-block-heading">1. Morfologi Akar</h3>
<p>Tanaman jagung manis memiliki tipe perakaran tiga macam, antara lain akar seminal, akar adventif, dan akar penyangga. Akar seminal merupakan akar yang berkembang dari rudikula dan embrio.</p>
<p>Selanjutnya akar adventif adalah akar yang berkembang dari buku diujung mesokotil, kemudian berkembang lagi ke setiap buku secara berurutan dan terus ke atas hingga sampai 7-10 buku semuanya dibawah permukaan tanah.</p>
<p>Akar penyangga pada dasarnya adalah akar adventif yang muncul pada dua atau tiga buku di atas permukaan tanah. Akar ini berfungsi untuk menyangga tanaman supaya tidak mudah rebah dan juga membantu dalam penyerapan hara dan air.</p>
<h3 class="wp-block-heading">2. Morfologi Daun</h3>
<p>Tanaman jagung manis memiliki kedudukan daun distik, yaitu terbagi menjadi dua baris tunggal yang keluar dan berkedudukan berselang-seling. Daun tanaman jagung terdiri dari helaian daun, pelepah daun, dan juga <em>ligula</em>.</p>
<p>Adapun bentuk dari ujung daun jagung juga berbeda, yaitu runcing, runcing agak bulat, bulat, bulat agak tumpul, dan tumpul. Jumlah daun sama dengan jumlah buku batang yang umumnya berkisar antara 10-18 helaian daun.</p>
<p>Daun akan terbuka secara sempurna membutuhkan waktu rata-rata sekitar 3-4 hari per helaian daun.</p>
<p>Sedangkan&nbsp;<em>ligula</em>&nbsp;adalah bagian daun yang terletak antara helaian daun dan pelepah daun yang berfungsi untuk mencegah masuknya air ke dalam celah antara batang dan pelepah daun.</p>
<h3 class="wp-block-heading">3. Morfologi Batang</h3>
<p>Batang jagung manis terdiri dari beberapa bagian utama, antara lain yaitu kulit, jaringan pembuluh, dan pusat batang.</p>
<p>Batang tanaman jagung manis tidak bercabang, dengan ruas-ruas dan buku ruas. Pada ruas bagian atas batang berbentuk silindiris, sedangkan pada bagian bawah batang berbentuk pipih.</p>
<p>Pada bagian buku ruas terdapat tunas yang kemudian akan berkembang menjadi tongkol. Dan pada dua bagian tunas teratas akan berkembang menjadi tongkol yang produktif.</p>
<h3 class="wp-block-heading">4. Morfologi Bunga</h3>
<p>Tanaman jagung memiliki bunga jantan (berupa malai atau <em>tassel</em>) dan bunga betina (berupa tongkol atau <em>pistillate</em>) yang terletak pada bagian berbeda tetapi masih pada tanaman yang sama.</p>
<p>Bunga betina jagung manis yaitu muncul dari tajuk <em>axillari apices,</em> yaitu diantara batang dan pelepah daun bagian tenggah. Sedangkan bunga jantan berkembang dari titik tumbuh ujung tanaman berupa karang bunga.</p>
<p>Penyerbukan pada jagung terjadi apabila serbuk sari dari bunga jantan menempel pada rambut tongkol. Tanaman jagung merupakan jenis tanaman bersari silang, yaitu serbuk sari berasal dari tanaman lainnya.</p>
<h3 class="wp-block-heading">5. Morfologi Tongkol dan Biji</h3>
<p>Tongkol merupakan pekembangan bunga jagung yang tumbuh dari buku, diatara batang dan pelepah. Setiap tanaman jagung akan dapat menghasilkan satu atau dua tongkol tergantung dari varietasnya.</p>
<p>Akan tetapi pada umumnya satu tanaman hanya bisa menghasilkan satu tongkol produktif, meskipun ada juga yang dapat menghasilkan dua tongkol.</p>
<p>Tanaman jagung yang menghasilkan tongkol dua, secara umum pada bagian atas akan terbentuk lebih dahulu jika dibandingkan dengan tongkol bagian bawah.</p>
<p>Biji jagung manis memiliki jumlah yang banyak dan menempel pada bagian tongkol. Sedangkan pada buah jagung manis terdapat rambu-rambut yang memanjang hingga keluar dari pembungkus jagung atau biasa disebut dengan klobot.</p>
<p>Demikian artikel tentang Klasifikasi dan <a href="/tag/morfologi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Morfologi </a>Lengkap Tanaman Jagung Manis. Semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang mencari informasi terkait klasifikasi dan morfologi tanaman jagung manis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.santuynesia.com/blog/morfologi-tanaman-jagung-manis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
